183 Pemicu Bom Hilang, Kemenko Polhukam Datangi Gudang PT Adaro

Suwarjono

Minggu, 23 Oktober 2016 | 11:47 WIB
183 Pemicu Bom Hilang, Kemenko Polhukam Datangi Gudang PT Adaro
Ilusrasi bom (shutterstock)

Suara.com - Perwakilan Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopohukam) melakukan klarifikasi ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) pencurian detonator atau alat pemicu bom di gudang bahan peledak milik PT Adaro Indonesia.

Hal ini disampaikan Kasatreskrim Polres Tabalong AKP Wisnu Hadi di Tanjung, Minggu (23/10/2014) terkait kedatangan tim dari Kemenpolhukam untuk memperjelas kejadian hilangnya 183 detonator di wilayah operasional PT Adaro Indonesia.

Tim dari Kementerian Polhukam hanya melakukan klarifikasi di lokasi pencurian detonator dan penyelidikan kasus ini terus dilakukan untuk mengungkap pelakunya.

Sebelumnya kedatangan tim dari Kemenpolhukam diantaranya Brigjen Wakin Mardiwiyono disambut langsung oleh Kapolres Tabalong AKBP ZUhdi Batubara, Wakapolres Kompol Henri Novika Chandra serta sejumlah kepala satuan lainnya.

Terkait kasus ini Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Selatan Brigjend Polisi Erwin Triwanto kepada Antara mengatakan detonator milik PT Adaro yang hilang hanya bisa digunakan dengan alat khusus.

Tentunya untuk menggunakan alat pemicu bom ini harus melibatkan tim ahli peledakan dan alat khusus yang dimaksud hanya dimiliki PT Dahana selaku kontraktor alat peledak di PT Adaro Indonesia.

Sementara itu terkait pengungkapan kasus pencurian 183 detonator yang terjadi pada 5 Oktober 2016 ini Polres Tabalong sudah memeriksa sekitar 21 saksi mulai dari kalangan pekerja di bagian gudang bahan peledak, satuan pengamanan yang terlibat hingga pihak kontraktor pengadaan alat pemicu bom ini. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Diminta Usut Teror Bom di Rumah Politisi Golkar di Papua

Polisi Diminta Usut Teror Bom di Rumah Politisi Golkar di Papua

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 11:59 WIB

Rumah Plt Sekretaris Golkar Papua Diteror Bom, Kaca Mobil Pecah

Rumah Plt Sekretaris Golkar Papua Diteror Bom, Kaca Mobil Pecah

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 07:03 WIB

183 Detonator Bom Hilang, Polisi Tingkatkan Kewaspadaan

183 Detonator Bom Hilang, Polisi Tingkatkan Kewaspadaan

News | Selasa, 11 Oktober 2016 | 07:56 WIB

Belasan Bom Rakitan Ditemukan Warga

Belasan Bom Rakitan Ditemukan Warga

News | Senin, 03 Oktober 2016 | 00:43 WIB

Kru AirAsia Panik, Alat Bantu Seks Dikira Bom

Kru AirAsia Panik, Alat Bantu Seks Dikira Bom

News | Sabtu, 01 Oktober 2016 | 11:08 WIB

Puluhan Ribu Detonator Tujuan Sulsel Disita Polisi

Puluhan Ribu Detonator Tujuan Sulsel Disita Polisi

News | Minggu, 25 Mei 2014 | 11:29 WIB

Terkini

Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako

Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:45 WIB

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:04 WIB

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB

Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap

Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:30 WIB

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:12 WIB

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:17 WIB

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:08 WIB

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:07 WIB

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:57 WIB

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:47 WIB