Eks Mensesneg: Pengungkapan Fakta Baru Kasus Munir Belum Tertutup

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Selasa, 25 Oktober 2016 | 18:27 WIB
Eks Mensesneg: Pengungkapan Fakta Baru Kasus Munir Belum Tertutup
Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Mantan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi ‎‎mengatakan, tidak ditemukan keterlibatan Mantan Kepala Badan Intelijen Negara AM Hendropriyono‎ dalam kasus kematian aktivis HAM Munir Said Thalib.‎ Sudi mengatakan hal itu berdasarkan rekomendasi tim pencari fakta kasus kematian Munir.

"Terhadap rekomendasi tim pencari fakta (TPF)‎ yang menyebutkan kemungkinan keterlibatan Saudara AM Hendropriyono, dari hasil penyelidikan dan penyidikan terhadap para saksi dan para terdakwa yang telah dijatuhi hukuman serta barang bukti saat itu, waktu itu tidak diketemukan keterkaitannya dengan Saudara AM Hendropriyono," ujar ‎kata Sudi dalam konfrensi pers di Kediaman Susilo Bambang Yudhoyono, Cikeas, Bogor, Selasa (25/10/2016).

Dia juga membantah pemerintahan SBY pernah menghentikan proses penegakan hukum kasus Munir. Malahan dia menegaskan, proses penegakan hukum kasus ini terus berlangsung sampai keputusan terhadap terdakwa memiliki kekuatan hukum tetap.

"Pada prinsipnya semua temuan TPF itu telah ditindaklanjuti, baik selama TPF bekerja maupun TPF tersebut merampungkan tugasnya," tutur mantan sekretaris kabinet ini.

Sudi menambahkan, bila putusan pengadilan tidak memuaskan, dan tidak sesuai dengan harapan, maka terbuka peluang untuk membuka kasus ini kembali.

"Hal ini tidak berarti bahwa pintu untuk mencari kebenaran dan keadilan sejati atas kematian Munir tertutup bagi siapa pun, kalau memang masih ada ‎kebenaran yang belum terkuak," tuturnya.

Terpisah, Mantan Ketua TPF kasus Munir Marsudi Hanafi menegaskan, hasil rekomendasi TPF di era Pemerintahan SBY menyatakan tidak ditemukan keterlibatan Hendropriyono dalam kasus kematian Munir.‎

Dia pun mempersilakan siapa pun yang memiliki bukti baru untuk membuka kasus ini kembali, termasuk adanya keterlibatan Hendropriyono.

"Waktu itu, ingat, ada kata waktu itu. Kalau sekarang ada silakan saja, coba baca kalimatnya, waktu itu saat itu, kalau saat sekarang ada ya kenapa tidak," tutur Marsudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SBY Sebut Kematian Munir Mencoreng Demokrasi Kala Itu

SBY Sebut Kematian Munir Mencoreng Demokrasi Kala Itu

News | Selasa, 25 Oktober 2016 | 16:02 WIB

Ketua MPR Berpesan Kasus Munir Tak Usah Gaduh, Dikerjakan Saja

Ketua MPR Berpesan Kasus Munir Tak Usah Gaduh, Dikerjakan Saja

News | Selasa, 25 Oktober 2016 | 15:32 WIB

SBY Dorong Jokowi Tuntaskan Kasus Hukum Kematian Munir

SBY Dorong Jokowi Tuntaskan Kasus Hukum Kematian Munir

News | Selasa, 25 Oktober 2016 | 15:21 WIB

Namanya Disinggung Terus, SBY Segera Buka-bukaan Kasus Munir

Namanya Disinggung Terus, SBY Segera Buka-bukaan Kasus Munir

News | Senin, 24 Oktober 2016 | 14:57 WIB

Demokrat Klaim Hilangnya Dokumen TPF Munir Bukan karena SBY

Demokrat Klaim Hilangnya Dokumen TPF Munir Bukan karena SBY

News | Senin, 24 Oktober 2016 | 12:00 WIB

SBY Janji Jelaskan Hilangnya Dokumen Kasus Munir Pekan Ini

SBY Janji Jelaskan Hilangnya Dokumen Kasus Munir Pekan Ini

News | Senin, 24 Oktober 2016 | 10:16 WIB

Suciwati Siap Pidanakan Jokowi Terkait Kasus Pembunuhan Munir

Suciwati Siap Pidanakan Jokowi Terkait Kasus Pembunuhan Munir

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 15:07 WIB

Suciwati Sindir Jokowi Jangan Lempar Tanggung Jawab ke SBY

Suciwati Sindir Jokowi Jangan Lempar Tanggung Jawab ke SBY

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 14:31 WIB

Suciwati Anggap Jokowi Ambil Bagian dalam Pembunuhan Munir

Suciwati Anggap Jokowi Ambil Bagian dalam Pembunuhan Munir

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 13:49 WIB

Istri Munir Tuding Presiden Jokowi Tidak Bertanggung Jawab

Istri Munir Tuding Presiden Jokowi Tidak Bertanggung Jawab

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 12:38 WIB

Terkini

Pertamina Catat Capaian Dekarbonisasi 118% di Semester I 2026 dari Target Tahunan

Pertamina Catat Capaian Dekarbonisasi 118% di Semester I 2026 dari Target Tahunan

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 11:46 WIB

Bedak Tabur yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Rekomendasinya yang Awet Menahan Minyak

Bedak Tabur yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Rekomendasinya yang Awet Menahan Minyak

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 11:45 WIB

Usai Geledah Ruang Kerja, KPK Buka Peluang Periksa 2 Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus Suap HGB di Bogor

Usai Geledah Ruang Kerja, KPK Buka Peluang Periksa 2 Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus Suap HGB di Bogor

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:44 WIB

Health Capital Theory: Saat Gen Z Berhenti Menilai Status Sosial dari Nongkrong di Kafe

Health Capital Theory: Saat Gen Z Berhenti Menilai Status Sosial dari Nongkrong di Kafe

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:42 WIB

Timnas Indonesia Masih Tunggu 3 Pemain Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Siapa Saja?

Timnas Indonesia Masih Tunggu 3 Pemain Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Siapa Saja?

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 11:42 WIB

Romy Bareno, Putra Karni Ilyas, Dapat Kursi Komisaris InJourney Airports

Romy Bareno, Putra Karni Ilyas, Dapat Kursi Komisaris InJourney Airports

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 11:42 WIB

Saat Sampah Plastik Kemasan Diubah Jadi Infrastruktur Wisata, Bagaimana Caranya?

Saat Sampah Plastik Kemasan Diubah Jadi Infrastruktur Wisata, Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 11:41 WIB

Kabel Prasarana KA Dicuri dan Dirusak, KAI Ungkap Risiko bagi Keselamatan Penumpang

Kabel Prasarana KA Dicuri dan Dirusak, KAI Ungkap Risiko bagi Keselamatan Penumpang

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:39 WIB

Pertamina Bawa 7 UMK Tembus Pasar Global Lewat CAEXPO 2026

Pertamina Bawa 7 UMK Tembus Pasar Global Lewat CAEXPO 2026

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 11:39 WIB

Spesifikasi Kapal China First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

Spesifikasi Kapal China First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:33 WIB

×