Digagas, Upaya Pendidikan Karakter Generasi Muda Melalui Kesenian

Arsito Hidayatullah

Senin, 31 Oktober 2016 | 00:33 WIB
Digagas, Upaya Pendidikan Karakter Generasi Muda Melalui Kesenian
Ilustrasi kegiatan belajar-mengajar di sekolah. [Antara]

Suara.com - Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid, memunculkan gagasan mengenai pendidikan karakter peserta didik di sekolah melalui kesenian.

"Sekolah saat ini sepi kesenian. Kesediaan pendidikan karakter melalui kesenian perlu dikembalikan, dan ini merupakan agenda yang perlu dikerjakan bersama-sama," kata Hilmar dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober yang mengangkat tema mengenai lagu kebangsaan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Minggu.

Salah satu indikator sekolah-sekolah minim pendidikan kesenian adalah keterbatasan jumlah guru kesenian yang disebabkan karena proses untuk menjadi guru kesenian yang tidak mudah.

"Setelah lulus sarjana di institut seni, masih membutuhkan dua tahun untuk mendapatkan akta mengajar. Keadaan tersebut masih membuat upaya untuk meningkatkan pendidikan kesenian menjadi terbatas," kata Hilmar.

Dia memandang kendala keterbatasan guru kesenian tersebut dapat diatasi dengan meringkas aturan-aturan yang terlalu kompleks terkait pengadaan tenaga pendidikan kesenian.

Kemendikbud berencana akan mengubahnya menjadi lebih mudah, seperti menggunakan model sertifikasi, sehingga calon tenaga pengajar bisa memberikan pelatihan dan pelajaran kesenian walaupun latar belakangnya bukan berasal dari pendidikan seni.

"Kami berharap proses sertifikasi itu ada, nanti akan ada kelas tutorial bagi mereka bagaimana cara mengajarkan musik di sekolah," ucap Hilmar.

Pendidikan karakter peserta didik di sekolah melalui kesenian tersebut juga belum menyentuh ke detail apakah akan diaplikasikan terutama sebagai kegiatan ekstrakurikuler atau kokurikuler karena masih memerlukan riset lanjut guna mengetahui kaitan antara kesenian dan mata pelajaran lain.

"Lagipula tidak semua sekolah memiliki fasilitas yang memadai, maka sebagai langkah awal kami akan memanfaatkan tempat publik, seperti taman budaya, pusat kesenian, dan museum, untuk keperluan ini," kata Hilmar. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Darurat Sekolah Rusak

Indonesia Darurat Sekolah Rusak

Press Release | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 07:32 WIB

Siswa Bakal Wajib Menyanyikan "Indonesia Raya" di Awal Pelajaran

Siswa Bakal Wajib Menyanyikan "Indonesia Raya" di Awal Pelajaran

News | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 06:51 WIB

Distribusi Kartu Indonesia Pintar Hampir Tuntas

Distribusi Kartu Indonesia Pintar Hampir Tuntas

News | Kamis, 29 September 2016 | 23:58 WIB

Tak Terima Anak Dapat Teguran, Orang Tua Murid Pukuli Guru

Tak Terima Anak Dapat Teguran, Orang Tua Murid Pukuli Guru

News | Rabu, 10 Agustus 2016 | 19:34 WIB

Terkini

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:19 WIB

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 06:00 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

×