Ridwan Kamil: Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Tunggu Harga PLN

Arsito Hidayatullah

Rabu, 02 November 2016 | 05:08 WIB
Ridwan Kamil: Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Tunggu Harga PLN
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. [suara.com/Ismail]

Suara.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyebutkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di daerah itu masih menunggu kepastian harga jual listrik kepada PT PLN.

"Ternyata masalahnya ada di harga PLN yang belum pasti. Investor sudah mau dengan teknologi yang macam-macam, tidak minta duit ke Pemkot asal harga PLN bagus. Harga yang diminta sekitar Rp17 sen per Kwh, tapi PLN mintanya Rp10 sen. Kan enggak nyambung," kata Ridwan Kamil setelah rapat kabinet terbatas dengan topik Perkembangan Pembangunan Proyek Listrik 35.000 MW yang digelar di Kantor Presiden Jakarta, Selasa.

Oleh karena itu, pihaknya yang sejatinya sedang mengembangkan proyek percontohan PLTSa saat ini masih dalam posisi menunggu. Jika nantinya PLN tetap menentukan harga pada Rp10 sen per Kwh maka sisanya akan ditanggung oleh Pemkot Bandung melalui APBD.

"Dan itu membebani kita cukup besar. Tapi kalau PLN bisa Rp17 sen maka Pemkot enggak usah bayar 'tiping fee-'nya itu. Jadi sekarang masalahnya hanya itu saja," katanya.

Investor menetapkan harga Rp17 sen dengan catatan tidak meminta "tiping fee" kepada Pemkot Bandung.

"Saya tiap tahun biaya sampah Rp100 miliar. Dengan dibeli PLN Rp17 sen berarti saya tidak harus keluar Rp100 miliar kan. Bisa saya pakai untuk pendidikan, kesehatan dan lain-lain," katanya.

Menurut dia, jika PLN sudah menetapkan harga jual tersebut maka proyek itu bisa berjalan dengan lancar, karena sejatinya semua kota yang menjadi proyek percontohan PLTSa sudah siap termasuk Bandung.

"Kita saja didatangi oleh 40 investor, Semarang 40 investor, Makassar 60 investor. Jadi memang banyak yang minat bisnis sampah ini," katanya.

Investor tersebut datang dari berbagai negara di antaranya Eropa, Amerika, Cina, hingga negara di Asia lainnya.

Ridwan menambahkan dalam pertemuan tersebut diarahkan bagi PLN untuk kembali menghitung bersama Kementerian ESDM terkait penetapan harga jual listrik.

"Presiden minta yang wajar, jadi di antara Rp10-17 sen per Kwh," katanya.

Ridwan menegaskan pihaknya siap menerima skenario yang nantinya diputuskan terkait harga jual listrik tersebut. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ridwan Kamil Pimpin Deklarasi Bandung untuk NKRI

Ridwan Kamil Pimpin Deklarasi Bandung untuk NKRI

News | Minggu, 30 Oktober 2016 | 10:48 WIB

Kementerian PUPR Ajukan Policy Brief untuk Percepat Bangun PLTSA

Kementerian PUPR Ajukan Policy Brief untuk Percepat Bangun PLTSA

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 16:39 WIB

Ridwan Kamil Bela Ahok Soal Penggusuran

Ridwan Kamil Bela Ahok Soal Penggusuran

News | Rabu, 28 September 2016 | 05:05 WIB

Kang Emil Guyon, Cabut KTP Warga yang Ogah Nonton "Warkop Reborn"

Kang Emil Guyon, Cabut KTP Warga yang Ogah Nonton "Warkop Reborn"

Entertainment | Selasa, 06 September 2016 | 11:54 WIB

Terkini

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:32 WIB

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:26 WIB

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB