Ridwan Kamil Pimpin Deklarasi Bandung untuk NKRI

Ririn Indriani

Minggu, 30 Oktober 2016 | 10:48 WIB
Ridwan Kamil Pimpin Deklarasi Bandung untuk NKRI
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. [suara.com/Ismail]

Suara.com - Wali Kota Bandung M Ridwan Kamil memimpin acara Deklarasi Bandung Untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang diadakan oleh Perkumpulan Bandung Untuk NKRI, di Stadion Siliwangi Bandung, Minggu (30/10/2016).

Lelaki yang akrab disapa Kang Emil ini juga menyampaikan orasi kebangsaan dan memimpin pembacaan teks Deklarasi Bandung Untuk NKRI didampingi oleh lima tokoh lintas agama.

Dalam orasinya Emil mengatakan kehadiran manusia yang membawa badan dan melangkahkan kakinya di muka bumi ini ialah untuk menyatakan hati dan menguatkan niat tentang ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kecintaan kepada nusantara dan kesetiaan kepada NKRI serta Pancasila.

"Mari kita ikrarkan kesetiaan kita kepada Indonesia yang tanahnya menjadi tempat naungan kita, yang udaranya kita hirup karena sesungguhnya cinta kita adalah cinta kepada sang Maha Pencipta, cinta kepada alam dan Tanah Air," kata dia seperti dikutip dari Antara.

Menurut Emil, yang menjadi musuh utama manusia saat ini adalah diri sendiri kita sehingga ia mengajak seluruh warga yang hadir di acara tersebut untuk melawan kebodohan dan kesombongan dalam diri masing-masing dengan kecintaan dan ketaatan kepada Tuhan dan alam.

"Jadilah manusia Indonesia yang memberi bukan memaki-maki, jadilah manusia Indonesia yang tangannya di atas bukan di bawah. Apa pun baju, profesi, agama serta status kita hari ini, kita harus membela NKRI," ujarnya.

Sementara itu Ketua Umum Bandung Untuk NKRI Priana Wirasaputra mengatakan Deklarasi Bandung Untuk NKRI adalah sebuah kegiatan pernyataan bersama yang dilakukan oleh puluhan ribu warga Kota Bandung dari berbagai lapisan dan sebagai pengingat akan pentingnya arti dari nilai-nilai Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika, perdamaian, kerukunan hidup dan nasionalisme.

"Kegiatan ini kumpulan dari orang-orang yang mempunyai harapan dan semangat mengenai wilayah Bandung yang damai bersatu demi NKRI. Deklarasi berisi nilai-nilai dari pilar kebangsaan kita," kata dia.

Priana menuturkan ada berbagai alasan mengapa perlu diadakan kegiatan tersebut karena saat ini muncul sejumlah masalah dalam kehidupan berbangsa dan bernergara dan mulai lunturnya nilai-nilai kebangsaan, kerukunan, nasionalisme dalam pelaksanaan pembangunan.

"Beberapa peristiwa dan fakta menunjukkan adanya sikap intoleransi, radikalisme, separatisme dan pelaksanaan kehendak yang inkonstitusional dari sebagian kelompok masyarakat," katanya.

Berikut isi teks Deklarasi Bandung Untuk NKRI.
Dengan nama Tuhan Yang Maha Esa, kami warga Kota Bandung berjanji:

  1. Menjunjung Tinggi Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI
  2. Menghormati dan Menghargai Perbedaan Suku, Agama, Ras, serta Golongan yang sesuai perintahnya.
  3. Membela Kebenaran, Keadilan dan Perdamaian 
  4. Gotong Royong Berperan Aktif Memakmurkan Negeri 
  5. Memuliakan Keluarga sebagai Fondasi Utama Menghasilkan Generasi yang kuat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perkuat Industri Kreatif, JCI Indonesia Sinergi dengan Pemerintah

Perkuat Industri Kreatif, JCI Indonesia Sinergi dengan Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 15:55 WIB

Ridwan Kamil Bela Ahok Soal Penggusuran

Ridwan Kamil Bela Ahok Soal Penggusuran

News | Rabu, 28 September 2016 | 05:05 WIB

Alasan Ketua KPAI Kritik Foto Ridwan Kamil dengan Ariel NOAH

Alasan Ketua KPAI Kritik Foto Ridwan Kamil dengan Ariel NOAH

Entertainment | Rabu, 21 September 2016 | 07:25 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×