Puluhan Ribu Orang Tuntut Presiden Park Geun-hey Mundur

Yazir Farouk

Minggu, 06 November 2016 | 04:02 WIB
Puluhan Ribu Orang Tuntut Presiden Park Geun-hey Mundur
Aksi unjuk rasa warga Korsel menuntut Presiden Park Geun-hye mundur [AFP]

Suara.com - Puluhan ribu warga Korea Selatan turun ke jalan di Seoul pada Sabtu (5/11/2016). Mereka menuntut Presiden Park Geun-hey agar mundur dari jabatan setelah tersandung skandal menjajakan pengaruhnya.

Para demonstran berarak-arakan dengan membawa lilin menyala. Unjuk rasa ini diklaim menjadi aksi terbesar sejak gerakan menentang impor daging dari Amerika Serikat pada 2008.

Untuk menghadang pengunjuk rasa, polisi telah mengirim 17.600 petugas dan 220 unit, termasuk bus dan kendaraan. Polisi juga memasang kawat penghalang di jalanan yang mengarah ke Wisma Biru, rumah kepresidenan.

Park Geun-hye diminta mundur karena dianggap menyalahgunakan pemerintahannya. Dia diketahui sering meminta saran kepada seorang teman lamanya untuk urusan negara.

Meskipun telah meminta maaf, publik Korsel masih geram. Park juga berjanji akan bekerjasama dengan jaksa terkait kasus ini. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Langka, Presiden Korsel Minta Maaf Gara-gara Minta Saran Teman

Langka, Presiden Korsel Minta Maaf Gara-gara Minta Saran Teman

News | Rabu, 26 Oktober 2016 | 01:31 WIB

Dampak Musibah Feri Sewol, Presiden Korea Copot Tujuh Menteri

Dampak Musibah Feri Sewol, Presiden Korea Copot Tujuh Menteri

News | Jum'at, 13 Juni 2014 | 11:12 WIB

Korut Sebut Presiden Korsel "Pelacur Licik" dan Obama "Mucikari Berkuasa"

Korut Sebut Presiden Korsel "Pelacur Licik" dan Obama "Mucikari Berkuasa"

News | Senin, 28 April 2014 | 17:42 WIB

Presiden Korsel: Kapten Feri Sewol Bunuh Ratusan Penumpangnya

Presiden Korsel: Kapten Feri Sewol Bunuh Ratusan Penumpangnya

News | Senin, 21 April 2014 | 12:46 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×