Pemerintah AS Jamin Pemilu Presiden Berlangsung Aman

Adhitya Himawan

Selasa, 08 November 2016 | 09:47 WIB
Pemerintah AS Jamin Pemilu Presiden Berlangsung Aman
Presiden AS Barack Obama dalam kampanye Hillary Clinton di North Carolina, Amerika Serikat. [Antara/Reuters]

Direktur Pelaksana Urusan Hubungan Masyasakat Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Richard Buangan mengatakan Pemerintah AS memastikan pelaksanaan pemilihan umum presiden pada 8 November 2016 (waktu setempat) berjalan dengan lancar dan aman.

"Selalu ada kecemasan mengenai keamanan. Tetapi kami melihat tidak ada masalah, tidak ada yang spesifik. Dan ada regulasi yang memastikan bahwa pemilu akan aman," kata Richard Buangan di New York, AS, Senin (7/11/2016).

Dia mengatakan bahwa otoritas keamanan di setiap negara bagian Amerika Serikat akan melakukan segala hal yang diperlukan untuk memastikan kegiatan di tempat-tempat pemungutan suara dapat dilaksanakan dengan aman.

"Setiap kemungkinan ancaman keamanan akan kami tangani dengan sangat serius," ujar Richard.

Dia juga menyebutkan bahwa Pemerintah Amerika Serikat tidak memberlakukan hari libur nasional untuk pemilihan umum presiden AS, yang akan berlangsung pada 8 November 2016.

"Pemilihan Umum Amerika Serikat hanya tinggal menunggu satu hari lagi, tetapi tidak ada libur untuk itu," kata dia.

Walaupun demikian, Pemerintah AS memastikan akan ada kelonggaran waktu bagi para warga AS yang akan memberikan suaranya pada 8 November.

"Walau tidak ada libur, kantor-kantor akan mengizinkan karyawannya datang terlambat atau pulang lebih cepat," ucap Richard.

"Ini dilakukan agar pemilih punya waktu untuk menggunakan hak pilihnya," lanjut dia.

Pelaksanaan pemungutan suara untuk pemilu presiden AS 2016 akan dilakukan secara umum pada hari ini, Selasa (8/11/2016).

Namun, warga AS dapat menggunakan hak pilihnya lebih awal (early voting) sesuai dengan jadwal yang ditetapkan di masing-masing negara bagian di mana mereka tinggal.

"Early voting" juga biasanya ditujukan bagi para warga AS yang sedang berada di luar negeri. Mereka bisa datang ke Kedutaan Besar Amerika Serikat di negara mereka berada untuk menggunakan hak pilihnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tidak Ada Hari Libur Nasional Meski AS Gelar Pemilu

Tidak Ada Hari Libur Nasional Meski AS Gelar Pemilu

News | Selasa, 08 November 2016 | 09:42 WIB

FBI Stop Investigasi Hillary Clinton, Harga Minyak Dunia Naik

FBI Stop Investigasi Hillary Clinton, Harga Minyak Dunia Naik

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 07:03 WIB

FBI Berhenti Selidiki Hillary Clinton, Saham Wall Street Melonjak

FBI Berhenti Selidiki Hillary Clinton, Saham Wall Street Melonjak

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 06:57 WIB

Hillary Clinton Bebas dari Investigasi FBI, Dolar AS Menguat

Hillary Clinton Bebas dari Investigasi FBI, Dolar AS Menguat

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 06:54 WIB

Hari Ini Amerika Serikat Gelar Pemilihan Presiden AS

Hari Ini Amerika Serikat Gelar Pemilihan Presiden AS

News | Selasa, 08 November 2016 | 06:25 WIB

Wimar: Kemenangan Hillary Lebih Baik bagi Indonesia

Wimar: Kemenangan Hillary Lebih Baik bagi Indonesia

News | Selasa, 08 November 2016 | 02:56 WIB

Trump Jadi Presiden AS, Ini Sektor Finansial yang Untung dan Rugi

Trump Jadi Presiden AS, Ini Sektor Finansial yang Untung dan Rugi

Bisnis | Senin, 07 November 2016 | 12:43 WIB

Hillary Clinton Diprediksi Menang dalam Pilpres AS 2016

Hillary Clinton Diprediksi Menang dalam Pilpres AS 2016

News | Senin, 07 November 2016 | 06:17 WIB

Gara-gara Skandal Email, Polling Hillary Anjlok, Trump Melejit

Gara-gara Skandal Email, Polling Hillary Anjlok, Trump Melejit

News | Rabu, 02 November 2016 | 17:57 WIB

Hillary Nikmati Keunggulan Kuat Hasil Pemungutan Suara Awal

Hillary Nikmati Keunggulan Kuat Hasil Pemungutan Suara Awal

News | Senin, 31 Oktober 2016 | 03:18 WIB

Terkini

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

Evakuasi Berjam-jam Pakai Alat Berat, Balita di Tebet Tewas Terperosok Lubang Proyek 4 Meter

News | Senin, 29 Juni 2026 | 08:09 WIB

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:39 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:30 WIB

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:20 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:00 WIB

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

News | Senin, 29 Juni 2026 | 05:10 WIB

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:19 WIB

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:07 WIB

×