Bawaslu Panggil TV Swasta yang Tayangkan Iklan Ahok-Djarot

Pebriansyah Ariefana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Rabu, 09 November 2016 | 11:29 WIB
Bawaslu Panggil TV Swasta yang Tayangkan Iklan Ahok-Djarot
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) usai diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penodaan agama di Mabes Polri, Jakarta, Senin (7/11). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta (Bawaslu) masih menindaklanjuti laporan atas iklan kampanye calon Gubernur DKI Jakarta petahana Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat di salah satu stasiun televisi swasta.

"Masih proses semuanya, kita belum putuskan. Jadi kita belum bisa komentar," ujar Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti kepada Suara.com, Rabu (9/11/2016).

Meski begitu, Mimah enggan menjelaskan siapa oknum yang melaporkan adanya iklan kampanye di media massa.

"Sudah ada (pihak pelapor) dalam proses penanganan pelanggaran. Identitasnya dirahasiakan, tapi kalau pelapor boleh (izinin) kita kasih," tuturnya.

Lebih lanjut, Bawaslu DKI telah melakukan pemanggilan kepada saksi-saksi di salah satu stasiun televisi swasta dan akan memanggil keterangan dari saksi-saksi ahli.

"Sudah , TVOne sudah dipanggil. Kita masih memanggil saksi ahli keterangan dari saksi ahli," jelas Mimah.

Seperti diketahui, beredar iklan kampanye Pilkada DKI yang menayangkan pengurus PPP kubu Djan Faridz tentang MoU dengan pasangan Ahok-Djarot pada 3 dan 4 November 2016 di salah satu stasiun tv swasta. Iklan tersebut juga berisi tentang ajakan agar umat Islam memilih calon petahana di Pilkada DKI 2017.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasan Timses Yakin Ahok Tak Bakal Jadi Tersangka

Ini Alasan Timses Yakin Ahok Tak Bakal Jadi Tersangka

News | Rabu, 09 November 2016 | 11:13 WIB

Soal Bantahan Buni Yani, Ahok: Ditranskripnya Dia Nipu

Soal Bantahan Buni Yani, Ahok: Ditranskripnya Dia Nipu

News | Rabu, 09 November 2016 | 05:32 WIB

Anies Ungkap Kekurangan KJP,  Ahok Menjawab

Anies Ungkap Kekurangan KJP, Ahok Menjawab

News | Selasa, 08 November 2016 | 20:05 WIB

Muhammadiyah Ingin Kasus Ahok Segera Berakhir dan Ada Kata Putus

Muhammadiyah Ingin Kasus Ahok Segera Berakhir dan Ada Kata Putus

News | Selasa, 08 November 2016 | 19:46 WIB

Dewan Pembina Partai Golkar Sebut Dukungan ke Ahok Bisa Ditarik

Dewan Pembina Partai Golkar Sebut Dukungan ke Ahok Bisa Ditarik

News | Selasa, 08 November 2016 | 19:39 WIB

Kader HMI yang Ditangkap Polisi Didampingi Hampir 200 Pengacara

Kader HMI yang Ditangkap Polisi Didampingi Hampir 200 Pengacara

News | Selasa, 08 November 2016 | 19:26 WIB

Polisi: Kemungkinan Gelar Perkara Ahok Secara Terbuka Terbatas

Polisi: Kemungkinan Gelar Perkara Ahok Secara Terbuka Terbatas

News | Selasa, 08 November 2016 | 19:14 WIB

Ahok Tak Merasa Terancam, yang Menolaknya Berarti Tantang UU

Ahok Tak Merasa Terancam, yang Menolaknya Berarti Tantang UU

News | Selasa, 08 November 2016 | 18:34 WIB

Aburizal: Tangani Kasus Ahok Secara Tegas Tanpa Pandang Jabatan

Aburizal: Tangani Kasus Ahok Secara Tegas Tanpa Pandang Jabatan

News | Selasa, 08 November 2016 | 18:08 WIB

Buni Yani Segera Diperiksa Soal Ahok, Setelah Itu Gelar Perkara

Buni Yani Segera Diperiksa Soal Ahok, Setelah Itu Gelar Perkara

News | Selasa, 08 November 2016 | 17:50 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:00 WIB

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:27 WIB