Pengamat: Amerika Serikat Kehabisan Cara Menekan Iran

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:46 WIB
Pengamat: Amerika Serikat Kehabisan Cara Menekan Iran
Perang besar kembali mengancam setelah mantan pejabat keamanan Amerika Serikat mengungkap kemampuan rudal Iran yang disebut jauh lebih berbahaya dari perkiraan. [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Iran sengaja memperpanjang perang untuk memperbesar beban ekonomi dan politik Amerika Serikat.
  • Pengamat menilai AS kehabisan cara untuk memaksa Iran tunduk dalam situasi kebuntuan.
  • Menlu Iran menyebut manuver militer AS gagal akibat ketidakakuratan data intelijen.

Suara.com - Iran sengaja menerapkan strategi mengulur waktu perang demi memperbesar dampak kerugian ekonomi dan politik bagi Amerika Serikat. Langkah ekstrem ini diambil Teheran setelah menilai konflik berkepanjangan tidak lagi mengancam keberlangsungan rezim pemerintahannya.

Senior Associate Fellow dari Royal United Services Institute (RUSI), Michael Stephens, mengungkapkan bahwa Iran kini merasa lebih percaya diri menghadapi gempuran Washington. Keyakinan tersebut muncul usai menghitung kecilnya kemungkinan Gedung Putih menerjunkan pasukan darat secara langsung.

"Ketakutan terhadap ancaman eksistensial itu kini telah lenyap," ujar Stephens kepada Al Jazeera. Menurutnya, Teheran berniat menaikkan tensi konflik untuk memberikan tekanan yang jauh lebih tajam kepada Presiden Donald Trump.

Iran menolak membuka Selat Hormuz sebelum Amerika Serikat mencabut blokade dan menghentikan perang. (Mehrnews)
Iran menolak membuka Selat Hormuz sebelum Amerika Serikat mencabut blokade dan menghentikan perang. (Mehrnews)

"Cara terbaik untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan menyeret konflik ini bertahan lebih lama," kata Stephens menambahkan.

Pandangan ini sekaligus mematahkan spekulasi Barat yang sempat memprediksi kejatuhan cepat pemerintahan Iran. Skenario keruntuhan itu awalnya diprediksi terjadi akibat gelombang aksi demonstrasi dan pembangkangan sipil yang marak pada Desember hingga Januari lalu.

Mengapa Amerika Serikat Kehabisan Cara Menekan Iran?

Perhitungan politik berubah drastis setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel diluncurkan pada 28 Februari. Eskalasi militer tersebut justru memperkokoh posisi domestik pemerintah Iran di tengah tekanan ekonomi.

"Hal itu tampaknya tidak terjadi sekarang, dan saya tidak yakin Amerika Serikat memiliki instrumen tersisa untuk memaksa rezim Iran menuruti kemauan mereka," tutur Stephens.

Pihak pengamat menilai masyarakat dan pemerintah Iran sanggup bertahan dalam kondisi kebuntuan geopolitik saat ini. Meskipun tekanan militer menimbulkan dampak ekonomi yang parah, kondisi tersebut belum cukup kuat untuk memicu keruntuhan rezim.

baca juga

"Masyarakat Iran bisa hidup dalam kebuntuan ini untuk saat ini — keadaan ini memang menyakitkan bagi mereka, tetapi tidak bersifat mengancam eksistensi, dan saya kira itulah dilema utama yang dihadapi Amerika Serikat sekarang," jelas Stephens.

Sementara itu, pihak Teheran menilai kegagalan strategi Washington bersumber dari ketidakakuratan data intelijen militer mereka sendiri. Amerika Serikat dinilai kerap mengambil keputusan krusial berdasarkan informasi yang keliru sejak awal peperangan.

Bagaimana Kesalahan Intelijen Memperburuk Posisi AS?

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengkritik keras serangkaian manuver militer yang dilancarkan Washington di kawasan Selat Hormuz. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk kesalahan kalkulasi yang jauh lebih berbahaya dari sekadar propaganda media.

Melalui unggahan di platform X, Araghchi menegaskan ketidaktepatan data intelijen menjadi pemicu utama kegagalan strategi Amerika Serikat.

"Amerika Serikat telah lama salah kalkulasi akibat kegagalan intelijen," tulis Araghchi saat mengomentari invasi awal AS ke Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jenderal Iran: Atas Izin Allah, Kami Akan Lebih Agresif dalam Perang di Masa Depan

Jenderal Iran: Atas Izin Allah, Kami Akan Lebih Agresif dalam Perang di Masa Depan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:24 WIB

Negosiasi Iran dan AS Buntu, Blokade Selat Hormuz Picu Kenaikan Harga Minyak

Negosiasi Iran dan AS Buntu, Blokade Selat Hormuz Picu Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Helikopter Apache AS Jatuh Menewaskan 2 Awak

Helikopter Apache AS Jatuh Menewaskan 2 Awak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:16 WIB

Terkini

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

Rajin Tarawih Selama Ramadan, Cerita 10 Warga Akhirnya Berkesempatan Umrah ke Tanah Suci

Rajin Tarawih Selama Ramadan, Cerita 10 Warga Akhirnya Berkesempatan Umrah ke Tanah Suci

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 22:34 WIB

Ketika Olahraga Jadi Ruang Mahasiswa Mengasah Skill dan Kekompakan

Ketika Olahraga Jadi Ruang Mahasiswa Mengasah Skill dan Kekompakan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 22:27 WIB

×