Antisipasi Longsor, Alat Berat Disiagakan di Lintas Riau-Sumbar

Ardi Mandiri

Minggu, 27 November 2016 | 06:54 WIB
Antisipasi Longsor, Alat Berat Disiagakan di Lintas Riau-Sumbar
Ilustrasi longsor (Antara)

Suara.com - Alat berat disiagakan pada sejumlah titik di Rantau Berangin, Kampar yang merupakan penghubung Riau-Sumatera Barat untuk mengantisipasi longsor menyusul hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi di wilayah tersebut, Sabtu.

"Alat berat berupa ekskavator, buldoser dan dump truck dari instansi terkait sudah berada di sana. Begitu juga personel kami terus menggelar patroli di sejumlah titik rawan longsor," kata Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi, di Pekanbaru, Sabtu malam.

Dusun Rantau Berangin, Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar merupakan jalur utama yang menghubungkan Provinsi Riau dengan Sumatera Barat.

Lokasi tersebut dikenal rawan bencana longsor, mengingat kontur jalan berbatasan dengan tebing curam.

Menurut Edy, daerah rawan longsor yang harus diwaspadai di wilayah tersebut adalah Km 77 hingga Km 82. Saat ini, menurutnya lagi, sejumlah personel Polsek Bangkinang Barat telah berada di wilayah tersebut untuk memantau kondisi terakhir serta mengatur arus lalu lintas.

"Laporan terakhir kondisi di sana masih normal. Hujan juga sudah mulai reda, namun personel masih tetap bertugas untuk patroli dan pantauan," ujarnya.

Hujan dengan intesitas sedang hingga tinggi terjadi merata di Provinsi Riau pada Sabtu sore hingga malam. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan longsor terutama pada jalur lintas Riau-Sumbar.

Sebelumnya pada medio November 2016 silam, longsor sempat terjadi di wilayah saat ini sedang dipantau.

Saat itu longsor terjadi pada tiga titik dan sempat menyebabkan jalur tersebut putus selama beberapa jam.

Ketiga lokasi yang mengalami longsor tersebut adalah Km 77 Dusun Rantau Berangin, Desa Merangin, Kuok.

Material longsor berupa tanah bercampur batu serta kabel listrik PLN sempat menutupi badan jalan.

Selain Km 77, longsor juga terjadi di Km 80. Material longsor berupa bongkahan batu cadas menutupi sebagian badan jalan. Arus lalu lintas sedikit tersendat karena dilakukan dengan sistem buka tutup.

Sedangkan pada titik ketiga, Km 82, merupakan jalur yang paling parah terdampak longsor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Banyumas Dilanda Banjir dan Longsor

Banyumas Dilanda Banjir dan Longsor

News | Sabtu, 26 November 2016 | 12:24 WIB

Longsor Tutup Jalan Menuju Wisata Geopark Ciletuh

Longsor Tutup Jalan Menuju Wisata Geopark Ciletuh

News | Sabtu, 05 November 2016 | 02:28 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×