Penghapusan Sementara UN Dinilai Tergesa-gesa

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Senin, 28 November 2016 | 15:42 WIB
Penghapusan Sementara UN Dinilai Tergesa-gesa
Menko PMK Puan Maharani memimpin rapat kordinasi bersama Gubernur BI Agus Martowardojo, Ketua OJK Muliaman D Haddad, Menteri Agama Lukman Hakim, Menteri Kominfo Rudi Antara dan Mendikbud Muhadjir Effendy. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir mengajukan kepada Presiden untuk penghentian ‎sementara Ujian Nasional pada 2017.

Ketua Komisi X DPR Teuku Riefky Harsya berangapan, pemerintah tergesa-gesa dalam mengambil kebijakan tersebut. Apalagi, belum dikomunikasikan dengan pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan.

"Proses penetapan kebijakan moratorium UN terkesan tiba-tiba dan tergesa-gesa tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan Komisi X DPR RI. Dengan kebijakan ini, para pemangku kepentingan dari 34 Provinsi dan 516 Kab/Kota menanyakan langsung ke Komisi X DPR RI," kata Riefky dalam pernyataannya, Senin (28/11/2016).

Dia menerangkan, salah satu pertimbangan moratorium UN yang disampaikan Mendikbud adalah agar orang tua tidak perlu stress tahunan karena adanya UN. Padahal, bila disimak secara mendalam, pemangku kepentingan pendidikan mengalami stress bulanan karena adanya kebijakan Mendikbud.

"Sejak dilantik tanggal 27 Juli 2016, paling tidak, selama empat bulan ini ada lima kebijakan Mendikbud yang membuat stress bulanan yaitu full day school, sertifikasi guru akan diganti dengan program baru yang disebut dengan resonansi finansial, merevitalisasi komite sekolah dengan wajah baru dengan nama Badan Gotong Royong Sekolah, ingin merombak K13, dan yang terakhir moratorium UN. Jadi, bukan lagi stress tahunan tetapi stress bulanan," tutur Politikus Demokrat itu.

Karenanya, Komisi X DPR RI akan mengundang Mendikbud pada hari Kamis (1/12/2016) untuk meminta penjelasan secara langsung terkait dengan rencana moratorium UN. Dalam rapat itu, Komisi X ingin mendapatkan penjelasan secara komprehensif mulai dari apakah moratorium UN sudah didahului kajian dari sisi filosofis, yuridis, dan sosiologis dan bagaimana hasil kajiannya.‎

"Apakah proses pengambilan kebijakan moratorium UN sudah melibatkan para pemangku kepentingan, bagaimana rencana realokasi anggaran UN tahun 2017, bagaimana langkah mendatang terhadap evaluasi peserta didik dan satuan pendidikan secara berkala, menyeluruh, transparan, dan sistemik untuk menilai pencapaian standar nasional pendidikan," tuturnya.

Dia menambahkan, Komisi X DPR RI akan menyerap aspirasi pada saat masa reses bulan Desember 2016 baik secara kunker Komisi maupun kunker perorangan terkait masalah ini.

"‎Kebijakan moratorium UN ini merupakan isu penting karena melibatkan banyak pihak yaitu 34 Provinsi, 516 kabupaten/kota, melibatkan 7.662.145 peserta didik (belum peserta didik di bawah naungan Kemenag), dan alokasi anggaran yang sudah anggarkan mendekati Rp500 miliar," tuturnya.
‎
Di sisi lain, Riefky meminta Pemerintah untuk tidak menambah kegaduhan dengan tidak mengeluarkan kebijakan pendidikan yang menjadi gaduh pendidikan. Apalagi, belakangan ini kondisi politik di negeri ini sedang menghangat.‎

"Alangkah baiknya kebijakan pendidikan nasional yang akan diputuskan sudah melalui proses yang matang, dan diputuskan pada saat situasi dan kondisi yang sebagain besar pemangku kepentingan sudah memahaminya," ujar dia.‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Senada dengan Jokowi, JK Sebut Wacana Penghapusan UN Belum Final

Senada dengan Jokowi, JK Sebut Wacana Penghapusan UN Belum Final

News | Sabtu, 26 November 2016 | 20:41 WIB

Mendikbud Kaji Ulang Keberadaan Ujian Nasional

Mendikbud Kaji Ulang Keberadaan Ujian Nasional

News | Rabu, 19 Oktober 2016 | 00:01 WIB

Pelaksanaan Ujian Nasional Tingkat SD

Pelaksanaan Ujian Nasional Tingkat SD

Foto | Senin, 16 Mei 2016 | 14:46 WIB

Ahok Tegaskan Bahwa Sekolah Bukan Untuk Bikin Orang Jadi Kaya

Ahok Tegaskan Bahwa Sekolah Bukan Untuk Bikin Orang Jadi Kaya

News | Senin, 16 Mei 2016 | 10:45 WIB

Ahok Pesan ke Siswa SD Petojo Harus Kenal Tuhan Sejak Kecil

Ahok Pesan ke Siswa SD Petojo Harus Kenal Tuhan Sejak Kecil

News | Senin, 16 Mei 2016 | 10:36 WIB

Ahok Tinjau Ujian Nasional di Madrasah Petojo Utara

Ahok Tinjau Ujian Nasional di Madrasah Petojo Utara

News | Senin, 16 Mei 2016 | 09:25 WIB

Tak Punya Siswa, Satu SD di Barito Utara Tak Laksanakan UN

Tak Punya Siswa, Satu SD di Barito Utara Tak Laksanakan UN

News | Sabtu, 14 Mei 2016 | 14:16 WIB

Komisi X DPR Ingin UN Tahun Ini Penuh Kejujuran

Komisi X DPR Ingin UN Tahun Ini Penuh Kejujuran

DPR | Senin, 09 Mei 2016 | 17:54 WIB

Ahok Pastikan Tak Meluluskan Siswa Pelaku Bullying di Sekolah

Ahok Pastikan Tak Meluluskan Siswa Pelaku Bullying di Sekolah

News | Senin, 09 Mei 2016 | 10:15 WIB

Gubernur Ahok Minta UN Tahun Depan Tak Lagi Gunakan Kertas

Gubernur Ahok Minta UN Tahun Depan Tak Lagi Gunakan Kertas

News | Senin, 09 Mei 2016 | 08:38 WIB

Terkini

Transaksi LCT Indonesia Tembus 42,07 Miliar Dolar AS pada Semester I 2026

Transaksi LCT Indonesia Tembus 42,07 Miliar Dolar AS pada Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:49 WIB

Urutan Zodiak Paling Dingin dan Tidak Punya Perasaan, Sikapnya Bikin Salah Paham

Urutan Zodiak Paling Dingin dan Tidak Punya Perasaan, Sikapnya Bikin Salah Paham

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:47 WIB

7 Efek Samping Mengoleskan Cuka Apel Langsung ke Flek Hitam, Jangan Sembarangan

7 Efek Samping Mengoleskan Cuka Apel Langsung ke Flek Hitam, Jangan Sembarangan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:46 WIB

Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari

Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 07:45 WIB

Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur

Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur

Bali | Selasa, 29 September 2026 | 07:43 WIB

Bikin Karyawati RS Tersungkur, Sejoli di Tulang Bawang Diringkus Saat Asyik Makan

Bikin Karyawati RS Tersungkur, Sejoli di Tulang Bawang Diringkus Saat Asyik Makan

Lampung | Selasa, 29 September 2026 | 07:43 WIB

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Malang | Selasa, 29 September 2026 | 07:34 WIB

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:31 WIB

5 Pilihan Motor Matic Paling Irit 2026, Ada yang Tembus 60 Km per Liter

5 Pilihan Motor Matic Paling Irit 2026, Ada yang Tembus 60 Km per Liter

Otomotif | Selasa, 29 September 2026 | 07:27 WIB

Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Masuk 6 Terburuk di Dunia

Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Masuk 6 Terburuk di Dunia

News | Selasa, 29 September 2026 | 07:17 WIB

×