Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 20:06 WIB
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
Mensesneg Prasetyo Hadi dan Menlu Sugiono di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026). (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo siap menarik Indonesia dari Board of Peace jika tidak sejalan tujuan utama perdamaian Palestina.
  • MUI menyampaikan skeptis terhadap Dewan Perdamaian karena Israel belum mengakui negara Palestina dan masih menyerang Gaza.
  • Prabowo menyatakan opsi abstain hingga siap keluar dari BoP jika tidak mampu membawa perubahan substantif.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto siap memutuskan Indonesia keluar dari Board of Peace (BoP) bila Dewan Perdamaian tersebut tidak sejalan dengan tujuan Indonesia bergabung, yakni perdamaian dan kemerdekaan Palestina.

Pernyataan Prabowo tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis usai pertemuan dengan Prabowo bersama organidasi masyarakat (ormas) Islam, tokoh Islam dan ulama di Istana. Salah satu pembahasannya, yakni mengenai penjelasan soal keputusan gabung Dewan Perdamaian.

Cholil mengatakan, dalam pertemuan tersebut, ia menyampaikan langsung kepada Prabowo mengenai rasa skeptisnya terhadap keberadaan Dewan Perdamaian. Ada empat poin yang menjadi keraguan Cholil sebagai perwakilan MUI.

"Kami skeptis, karena apa? Karena sampai sekarang Netanyahu tidak mengakui negara Palestina," kata Cholil usai pertemuan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2/206).

Kemudian, MUI juga menyoroti masih adanya serangan dari Israel terhadap Gaza.

"Ketiga kita ingin pasukan perdamaian kita jangan menjadi pasukan yang melawan Hamas, melawan terhadap perlawanan rakyat Palestina untuk merdeka," kata Cholil.

Terakhir, MUI menegaskan jangan sampai ada perdamaian semu di Palestina.

"Keempat kita tidak hanya ingin damai semu sementara mereka terjajah. Kita ingin damai dan merdeka," kata Cholil.

Menanggapi keraguan dari MUI, Prabowo memberikan pernyataan mengenai opsi keluar dari Dewan Perdamaian yang akan diambil Indonesia bila memang tidak sejalan.

baca juga

"Beliau memberi respons kami masuk di BoP itu bisa tidak ikut ketika itu tidak sesuai dengan pendapat kita. Kedua kalau menang tidak bisa melakukan perubahan, beliau siap keluar dari BoP. Itu yang saya tangkap begitu," ujar Cholil.

Cholil memastikan bahwa pernyataan mengenai opsi kedua dari BoP itu secara lugas disampaikan oleh Prabowo.

"Iya, beliau merespons yang saya sampaikan, saya bilang jangan sampai kita melegitimasi terhadap penjajahan itu dan kita hanyalah jadi pelengkap. Kata Pak Presiden ketika itu kebijakan kemudian langkah yang tidak sesuai kami akan abstain dan absen, kemudian ketika memang itu tidak cocok dan tidak bisa melakukan apa-apa, beliau siap keluar dari BoP itu," beber Cholil.

Respons Menlu Sugiono

Terpisah, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan pernyataan Prabowo, sebagaimana yang disampaikan Cholil. Dia menegaskan apa yang diinginkan Indonesia lewat bergabung di Dewan Perdamaian, yakni situasi damai dan kemerdekaan di Palestina.

"Ya kalau memang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan, pertama situasi damai di Gaza sekarang pada khususnya Kemudian situasi damai di Palestina pada umumnya dan akhirnya nanti adalah kemerdekaan dan kedaulatan Palestina. Saya kira itu trajectory yang kita ingin capai, yang kita lihat, saya kira koridor-koridornya ada di situ," tutur Sugiono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandji Pragiwaksono dan MUI Nobar Mens Rea: Dialog Menyenangkan, Penuh Tawa

Pandji Pragiwaksono dan MUI Nobar Mens Rea: Dialog Menyenangkan, Penuh Tawa

Entertainment | Selasa, 03 Februari 2026 | 19:42 WIB

Mens Rea bikin Gaduh, Pandji Pragiwaksono Dapat Nasihat dari MUI

Mens Rea bikin Gaduh, Pandji Pragiwaksono Dapat Nasihat dari MUI

Entertainment | Selasa, 03 Februari 2026 | 20:00 WIB

Purbaya Ungkap Setoran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Diambil dari Kemenhan

Purbaya Ungkap Setoran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Diambil dari Kemenhan

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 17:43 WIB

Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat

Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 17:06 WIB

Ada Proyek Gentengisasi Prabowo, Purbaya Pikir-pikir Pangkas Anggaran MBG

Ada Proyek Gentengisasi Prabowo, Purbaya Pikir-pikir Pangkas Anggaran MBG

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 16:52 WIB

Prabowo Sebut Tanaman Ajaib, Sawit Kini Berubah Arti Jadi 'Pohon' di KBBI

Prabowo Sebut Tanaman Ajaib, Sawit Kini Berubah Arti Jadi 'Pohon' di KBBI

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 16:26 WIB

Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump

Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:53 WIB

Terkini

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:50 WIB

Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata

Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:48 WIB

Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!

Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:38 WIB

Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan

Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:34 WIB

KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:32 WIB

Mahasiswa Trisakti hingga Tani Merdeka Gelar Demo Hari Ini, 4.263 Polisi Berjaga di 5 Titik Jakpus

Mahasiswa Trisakti hingga Tani Merdeka Gelar Demo Hari Ini, 4.263 Polisi Berjaga di 5 Titik Jakpus

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:29 WIB

Kemenag Sudah Cairkan Insentif Tahap II untuk Guru PAI Non ASN dan Non Sertifikasi

Kemenag Sudah Cairkan Insentif Tahap II untuk Guru PAI Non ASN dan Non Sertifikasi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:21 WIB

Dugaan Mark Up Proyek MBG, Kejagung Amankan 17.600 Unit Motor Listrik dan Segel Dua Gudang

Dugaan Mark Up Proyek MBG, Kejagung Amankan 17.600 Unit Motor Listrik dan Segel Dua Gudang

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:20 WIB

Program Mangrove NHM di Kao Berhasil Pulihkan Kawasan Pesisir dan Tingkatkan Ketahanan Lingkungan

Program Mangrove NHM di Kao Berhasil Pulihkan Kawasan Pesisir dan Tingkatkan Ketahanan Lingkungan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:18 WIB

Dua Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Siap Gelar Open House pada Juli

Dua Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Siap Gelar Open House pada Juli

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:49 WIB