Pilkada DKI Diselimuti Emosional

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Selasa, 29 November 2016 | 18:17 WIB
Pilkada DKI Diselimuti Emosional
Relawan Bangga Jakarta menggelar aksi pilkada damai di Bundaran HI, (30/10). (Suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Direktur Eksekutif Lembaga Survei Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya menilai untuk kondisi saat ini faktor rasional kurang terlalu berperan dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta. Hal itu tercermin dari adanya perbedaan yang besar antara tingkat kepuasan masyarakat atas kinerja calon petahana dengan tingkat pilihan atau elektabilitas yang didapat.

Diketahui, tingkat kepuasan warga DKI akan kinerja Basuki Tjahaja Pumama atau Ahok-Djarot Saiful Hidayat mencapai 63,3 persen. Namun, angka tersebut berbeda jauh dengan elektabilitas Ahok yang hanya mendapatkan angka 23,5 persen.

"Temuan paling menarik dari survei kali ini adalah adanya gap (jarak) yang besar antara tingkat kepuasan publik dengan tingkat pilihan, bahkan Ahok berada di bawah AHY (Agus Harimurti Yudhoyono)," kata Yunarto di kantornya, jalan Cisanggiri III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2016).

Padahal kata dia, seharusnya tingkat kepuasan publik harus sejalan dengan tingkat pilihan atau tingkat elektabilitas sesorang. Hal itu, tergambar dari hasil survei terhadap Walikota Surabaya, Tri Rismaharini yang mendapatkan tingkat kepuasan publik atas kinerjanya mencapai 79 persen dan tingkat elektabilitasnya mencapai 80 persen.

"Ini berbeda dengan Walikota Surabaya, Bu Risma yang pada waktu mau calonkan lagi, tingkat kepuasannya tinggi, dan sejalan dengan itu, tingkat elektabilitasnya juga tinggi, begitu juga dengan Ridwan Kamil, itu kalau sebelum banjir, tidak tahu sesudahnya," kata Yunarto.

Lelaki yang akrab disapa Toto tersebut menilai ada faktor yang paling berperan dalam Pilkada DKI kali ini. Dan yang terjadi saat ini adalah faktor emosional lebih utama dibandingkan faktor kepuasan akan kinerja.

"Ada faktor secara emosional yang melingkupi Pilkada DKI, ada faktor primordial, dan juga karena kasus yang dihadapi oleh Ahok," katanya.

Oleh karena itu, kata Toto situasi dua bulan ke depan bisa saja akan ditentukan oleh faktor emosional tersebut. Hal tersebut terjadi, jika pasangan Ahok-Djarot tidak memperbaiki pola komunikasi yang kerap dinilai Masyarakat begitu kasar (khusunya Ahok).

"Itu (faktor emosional) bisa menentukan pola perilaku pemilih dalam dua bulan ke depan," kata Toto.

Untuk diketahui, pada faktor alasan dipilih dan tidaknya seorang Cagub oleh publik, Ahok mendapatkan penolakan karena gaya bicaranya yang kasar. Meskipun, pada alasan dipilihnya Ahok karena kerja nyata mendapatkan prosentase yang cukup tinggi, yakni 34 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jika Menang, Agus Akan Bagi Triliunan Bantuan dalam Bentuk Tunai

Jika Menang, Agus Akan Bagi Triliunan Bantuan dalam Bentuk Tunai

News | Minggu, 13 November 2016 | 20:58 WIB

Survei SDI: Mayoritas Pemilih Jakarta Sangat Toleran

Survei SDI: Mayoritas Pemilih Jakarta Sangat Toleran

News | Minggu, 13 November 2016 | 18:59 WIB

Polisi Segera Periksa Ketua HMI Jaksel Terkait Demo 4 November

Polisi Segera Periksa Ketua HMI Jaksel Terkait Demo 4 November

News | Selasa, 08 November 2016 | 06:17 WIB

Prancis, Jerman, Rusia Minta Warganya di Jakarta Waspada

Prancis, Jerman, Rusia Minta Warganya di Jakarta Waspada

News | Jum'at, 04 November 2016 | 06:44 WIB

Kedubes AS: Demo 4 Nov Kemungkinan Ditunggangi Kelompok Ekstremis

Kedubes AS: Demo 4 Nov Kemungkinan Ditunggangi Kelompok Ekstremis

News | Jum'at, 04 November 2016 | 06:11 WIB

Sumarsono Yakin Perekaman e-KTP Rampung sebelum Pencoblosan

Sumarsono Yakin Perekaman e-KTP Rampung sebelum Pencoblosan

News | Rabu, 02 November 2016 | 13:01 WIB

KPUD Minta Kampanye Cagub dan Cawagub Tak Kotori Jakarta

KPUD Minta Kampanye Cagub dan Cawagub Tak Kotori Jakarta

News | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 10:39 WIB

Adu Kecantikan Mobil Hias Cagub dan Cawagub DKI Jakarta

Adu Kecantikan Mobil Hias Cagub dan Cawagub DKI Jakarta

News | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 08:47 WIB

KPUD Jakarta Gelar Kampanye Damai

KPUD Jakarta Gelar Kampanye Damai

News | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 07:38 WIB

Anies: Waspada Fitnah dan Kampanye Hitam

Anies: Waspada Fitnah dan Kampanye Hitam

News | Minggu, 23 Oktober 2016 | 16:08 WIB

Terkini

4 Alasan Sunscreen SymWhite 377 Efektif Pudarkan Flek Hitam

4 Alasan Sunscreen SymWhite 377 Efektif Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 06:48 WIB

Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Foto | Senin, 21 September 2026 | 06:00 WIB

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

×