Ahok Sebut Dapat 'Lampu Hijau' Beli Lahan Eks Kedubes Inggris

Dythia Novianty, Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 09 Desember 2016 | 22:26 WIB
Ahok Sebut Dapat 'Lampu Hijau' Beli Lahan Eks Kedubes Inggris
Gubernur Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (Suara.com)

Suara.com - Gubernur Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku, tidak mengetahui lahan eks Kedutaan Besar Inggris yang mau dibeli oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta milik pemerintah pusat. Ia menyatakan, pembelian lahan tersebut sudah mendapat rekomendasi dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

"Yang penting ada dari BPN, dari pemerintah pusat serahkan kepada Inggris, berartikan punya Inggris. Ada surat keterangan dari BPN," ujar Ahok usai menghadiri acara di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (9/12/2016).

Menurutnya, sistem tata negara menghibahkan tanah kepada negara sahabat untuk dimanfaatkan menjadi gedung Kedutaan Besar, itu adalah hal biasa. Dia mencontohkan, Kedutaan Besar Indonesia juga mendapatkan tempat yang strategis di Amerika Serikat atau Inggris.

"Kita juga kasihnya di sini bagus banget. Areanya juga bagus seperti (kedubes) Inggris, Amerika kan sama kita hubungan sudah hubungan lama," kata Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur ini menjelaskan, rekomendasi untuk membeli lahan eks kedubes Inggris yang terletak di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, sudah sejak 2015 lalu.

"Ada itu rekomendasinya sudah dari tahun 2015. Malah MoU pembelian dilakukan oleh Pak Jokowi (Joko Widodo) ketika jadi Gubernur," ungkap Ahok.

Wacana pemprov DKI untuk membeli lahan Kedubes Inggris saat ini menuai polemik. Sebab, lahan yang diwacanakan Ahok untuk dijadikan ruang terbuka hijau dan tempat untuk melakukan demonstrasi disebut milik pemerintah pusat, bukan milik Kedubes Inggris.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah membatalkan pembelian lahan seluas 4.185 meter persegi karena dianggap milik pemerintah pusat. Kedutaan selama ini ternyata hanya dipinjamkan dengan kewajiban membayar sewa kepada pemerintah pusat sejak 1961.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Refli Sinyalir Ada Dimensi Politik Dalam Kasus Ahok

Refli Sinyalir Ada Dimensi Politik Dalam Kasus Ahok

News | Rabu, 07 Desember 2016 | 21:16 WIB

Azyumardi: Tak Perlu Kerahkan Massa di Sidang Ahok

Azyumardi: Tak Perlu Kerahkan Massa di Sidang Ahok

News | Rabu, 07 Desember 2016 | 19:32 WIB

Di Cipete Selatan, Ahok Mendapat Banyak Pengaduan KJP Bermasalah

Di Cipete Selatan, Ahok Mendapat Banyak Pengaduan KJP Bermasalah

News | Selasa, 06 Desember 2016 | 21:23 WIB

Kawal Sidang Ahok, FPI Siap Kerahkan Ratusan Anggota

Kawal Sidang Ahok, FPI Siap Kerahkan Ratusan Anggota

News | Selasa, 06 Desember 2016 | 13:58 WIB

Kapolri Masih Cari Lokasi yang Tepat untuk Sidang Ahok

Kapolri Masih Cari Lokasi yang Tepat untuk Sidang Ahok

News | Selasa, 06 Desember 2016 | 13:00 WIB

Terkini

DPR Murka ke Kalapas Cibinong: Anda Bukan Cuman Bohongin Pak Menteri, Tapi Seluruh Rakyat Indonesia

DPR Murka ke Kalapas Cibinong: Anda Bukan Cuman Bohongin Pak Menteri, Tapi Seluruh Rakyat Indonesia

News | Senin, 28 September 2026 | 13:56 WIB

Harga Minuman Manis Bakal Naik? Ini Bocoran Aturan 'Pajak' Minuman Berpemanis

Harga Minuman Manis Bakal Naik? Ini Bocoran Aturan 'Pajak' Minuman Berpemanis

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:53 WIB

Joey Pelupessy Ungkap Kondisi Ruang Ganti Timnas Indonesia Jelang Hadapi Malaysia

Joey Pelupessy Ungkap Kondisi Ruang Ganti Timnas Indonesia Jelang Hadapi Malaysia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 13:53 WIB

Bocoran LEGO One Piece Netflix 29 September & Update Arc Elbaph!

Bocoran LEGO One Piece Netflix 29 September & Update Arc Elbaph!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 13:50 WIB

3 Serum Ekstrak Bunga Mawar untuk Mencerahkan dan Melembapkan Kulit Kering

3 Serum Ekstrak Bunga Mawar untuk Mencerahkan dan Melembapkan Kulit Kering

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 13:47 WIB

Misteri Apartemen di Lapas Cibinong: Ternyata Rumah Dinas, 13 Unit Belum Terdaftar Aset Negara

Misteri Apartemen di Lapas Cibinong: Ternyata Rumah Dinas, 13 Unit Belum Terdaftar Aset Negara

News | Senin, 28 September 2026 | 13:45 WIB

Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga

Tata 2,3 Km Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran Warga

News | Senin, 28 September 2026 | 13:39 WIB

SNI Beras Fortifikasi Belum Wajib, Mengapa Dipermasalahkan?

SNI Beras Fortifikasi Belum Wajib, Mengapa Dipermasalahkan?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:37 WIB

Kasus Pengondisian Hasil Pemeriksaan, KPK Periksa Anggota V BPK RI Bobby Adhityo

Kasus Pengondisian Hasil Pemeriksaan, KPK Periksa Anggota V BPK RI Bobby Adhityo

News | Senin, 28 September 2026 | 13:33 WIB

Pasar Furnitur RI Hanya Bergantung pada AS

Pasar Furnitur RI Hanya Bergantung pada AS

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:31 WIB

×