Cegah 'Pengantin' Bom Istana Negara, Polisi Dikasih Jempol

Pebriansyah Ariefana

Senin, 12 Desember 2016 | 01:03 WIB
Cegah 'Pengantin' Bom Istana Negara, Polisi Dikasih Jempol
Kombes Pol Awi Setiyono dari Mabes Polri didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya dan Analis Kebijakan Madya Divhumas Polri memberikan keterangan terkait penemuan bom Bekasi, di Jakarta, Minggu (11/12/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kepolisian Indonesia membekuk terduga teroris di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (10/12/2016). Sebanyak 4 terduga ditangkap.

Penangkapan itu diapresiasi oleh LSM demokrasi dan HAM, Setara Institute. Direktur Setara Institut Hendardi menjelaskan penangkapan itu merupakan bentuk implementasi doktrin preventive justice yang efektif dalam penanganan terorisme.

“Polri berhasil meyakinkan publik, bahwa aparatnya mampu mencegah terjadinya tindakan teror dan menciptakan rasa aman warga, meski dengan landasan hukum yg terbatas dalam UU Antiterorisme,” kata Hendardi, Minggu (11/12/2016) malam.

Kata dia, tindakan pencegahan ini adalah prestasi yang pantas diapresiasi dan sekaligus membuktikan ancaman radikalisme dan terorisme terus terjadi dengan eskalasi yang meningkat. Kedua Polri telah menjalankan perannya sebagai aparat keamanan mampu mencegah terjadinya kekerasan yang lebih luas dan sebagai aparat hukum mampu bekerja dalam kerangka sistem peradilan pidana.

Menurut dia, konsep preventif justice memang rentan menimbulkan penanganan yang represif dan berpotensi menimbulkan unfair trial dalam proses peradilan pidana. Maka itu sekalipun dalam revisi UU Antiterorisme konsep ini akan diadopsi, implementasinya tetap dalam kerangka sistem peradilan pidana dengan rumusan batasan yang ketat sebagai kompromi antara pengutamaan kebutuhan keamanan dan pengutamaan perlindungan HAM. Kompromi inilah yang dikenal sebagai margin of appreciation dalam mengatasi rights on dispute.

“Sementara, untuk mengatasi meluasnya radikalisme, Polri harus juga bekerja ekstra menangani setiap aksi intoleransi. Karena terorisme adalah puncak dari intoleransi. Artinya, pencegahan dan penanganan terorisme yang genuine harus dimulai dengan tidak kompromi pada aksi-aksi intoleransi sebagai bibit dari terorisme,” tutup dia.

Setelah rencana jaringan Jamaah Anshorut Daulah Khilafah Nusantara pimpinan Bahrun Naim yang berafiliasi dengan kelompok teroris ISIS untuk mengebom Istana Presiden Joko Widodo terungkap, Mabes Polri meningkatkan pengamanan di semua obyek vital.

Empat terduga teroris berhasil dibekuk Densus 88 pada Sabtu (10/12/2016). Pada hari itu juga, bom berskala besar yang ditempatkan di wadah semacam rice cooker ditemukan di indekos Perum Bintara Jaya VIII, RT 4, RW 9, Bintara Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Keempat terduga yaitu Dian Yulia Novi, M. Nur Solihin alias Abu Huroh, Agus Supriyandi, dan SY alias Abu Izzah.

Nur Solihin ditangkap di flyover Kalimalang, Kota Bekasi, pada pukul 14.30 WIB. Di lokasi yang sama, Agus ditangkap sekitar pukul 15.30 WIB. Dian ditangkap di rumah kos Jalan Bintara Jaya VIII. Tak lama kemudian Abu Izzah ditangkap di Dusun Sabrang Kulon, Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah. Saat ini, kata Awi, tim Densus 88 masih melacak keberadaan terduga teroris yang lainnya yang terlibat dalam rencana pengeboman Istana Presiden

Saat ini, keempat terduga diperiksa secara intensif oleh Densus 88 di Markas Korps Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Pagi tadi, tim Gegana dan Puslabfor Polri kembali mendatangi indekos Jalan Bintara Jaya VIII untuk olah tempat kejadian perkara. Dari lokasi itu, tim kembali membawa sejumlah benda yang diduga terkait dengan rencana pengeboman Istana Presiden.

Saat ini, rumah kos yang terdiri dari dua lantai dan 12 kamar tersebut diamankan aparat kepolisian.

Dian Yulia baru menempati salah satu kamar kos selama tiga hari. Dia ditangkap tak lama setelah menerima uang dan bom yang dirakit oleh Agus Supriyadi dan buronan. Uang tersebut, katanya, merupakan dana yang ditransfer oleh Bahrun Naim yang kini berada di Suriah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Video: Dipakai untuk Serang Istana, Ini 8 Fakta Bom Bekasi

Video: Dipakai untuk Serang Istana, Ini 8 Fakta Bom Bekasi

Video | Minggu, 11 Desember 2016 | 15:55 WIB

Terduga Teroris Baru Ngontrak Empat Hari di Bekasi

Terduga Teroris Baru Ngontrak Empat Hari di Bekasi

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 23:14 WIB

Olah TKP Penemuan Bom di Bekasi Dihentikan, Ini Alasannya

Olah TKP Penemuan Bom di Bekasi Dihentikan, Ini Alasannya

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 21:47 WIB

Ini Kronologis Penangkapan Tiga Terduga Teroris di Bekasi

Ini Kronologis Penangkapan Tiga Terduga Teroris di Bekasi

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 21:31 WIB

Ini Dia Lokasi yang Jadi Target Terduga Teroris di Bekasi

Ini Dia Lokasi yang Jadi Target Terduga Teroris di Bekasi

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 21:07 WIB

Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris Bekasi di Cirebon

Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris Bekasi di Cirebon

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 20:40 WIB

Teroris Bekasi, Humas Polri: Sementara Masih Jaringan Bahrun Naim

Teroris Bekasi, Humas Polri: Sementara Masih Jaringan Bahrun Naim

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 19:39 WIB

Pansus RUU Terorisme Ajukan Masa Perpanjangan Pembahasan

Pansus RUU Terorisme Ajukan Masa Perpanjangan Pembahasan

News | Selasa, 06 Desember 2016 | 18:02 WIB

JAD Jadi Teroris yang Paling Diwaspadai di Indonesia

JAD Jadi Teroris yang Paling Diwaspadai di Indonesia

News | Selasa, 06 Desember 2016 | 17:18 WIB

Mengapa Orang Jadi Teroris dan Bagaimana Menangkal? Ini Kata Tito

Mengapa Orang Jadi Teroris dan Bagaimana Menangkal? Ini Kata Tito

News | Selasa, 06 Desember 2016 | 15:57 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×