BNPT Waspadai Terorisme di Lingkungan Sekolah

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 15 Desember 2016 | 05:43 WIB
BNPT Waspadai Terorisme di Lingkungan Sekolah
Ilustrasi terorisme. [Shutterstock]

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyosialisasikan prosedur operasional standar (standard operating procedure) penanganan aksi terorisme di lingkungan sekolah. Khususnya di satuan pendidikan kerja sama atau sekolah internasional di Bali, Rabu (14/12/2016).

Deputi I Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir mengatakan sosialisasi ini penting dilakukan meski sejauh ini aksi terorisme di Indonesia belum pernah terjadi di lingkungan sekolah.

"Sosialisasi SOP penanganan aksi terorisme di lingkungan sekolah internasional ini merupakan upaya nyata dari BNPT untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat tentang bahaya yang dapat ditimbulkan dari aksi-aksi terorisme," ujar Abdul Rahman.

Ia mengatakan aksi teror yang terjadi di lingkungan sekolah terutama di luar negeri dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir telah menimbulkan banyak korban jiwa.

Ia mencontohkan kelompok bersenjata separatis yang mengatasnamakan agama Islam menyandera ratusan murid di sekolah yang berada di Beslan, Rusia pada 2004 dan serangan aksi teror di lingkungan sekolah di wilayah Qaboun, timur Damaskus pada November 2014.

"Aksi ini merupakan kelanjutan dari rangkaian aksi teror ke sekolah, pelajar, mahasiswa, dan guru Suriah. Tindakan tersebut tentu saja sebagai upaya untuk menarik perhatian publik sehingga diberitakan media dan menimbulkan rasa cemas dan ketakutan luas di kalangan masyarakat," ujarnya .

Lelaki yang pernah menjadi Direktur Perlindungan BNPT ini mengatakan bahwa dibuatnya SOP sistem pengamanan lingkungan khususnya pada sekolah internasional baik secara langsung maupun tidak langsung merupakan kebutuhan yang mendesak.

"Sekolah internasional merupakan fasilitas publik yang sering digunakan untuk beraktivitas oleh banyak pihak, baik instansi maupun masyarakat terkait baik dari dalam maupun luar negeri," katanya.

Mengingat peranan sekolah internasional tersebut cukup penting dan strategis maka sekolah internasional membutuhkan suatu sistem pengamanan yang lebih kuat dan didasarkan atas standar sistem pengamanan yang ketat sehingga mampu memperkecil risiko dan dampak keamanan yang ditimbulkan akibat adanya ancaman terorisme.

"Untuk itulah, kami berharap kegiatan sosialisasi SOP penanganan aksi terorisme di satuan pendidikan kerja sama atau sekolah internasional ini bisa memberikan dampak positif terhadap pencegahan aksi terorisme," kata mantan komandan Satuan 81/Penanggulangan Teror Kopassus TNI AD ini.

Acara yang digelar Subdit Pengamanan Lingkungan Direktorat Perlindungan BNPT itu menghadirkan nara sumber antara lain Dr M Kemal Dermawan dari Departemen Kriminologi Universitas Indonesia dan Prof Bambang Widodo Umar, staf pengajar di Program Pascasarjana Kajian ilmu Kepolisian Universitas Indonesia.

Kegiatan yang akan berlangsung hingga Jumat (16/12/2016) itu diikuti perwakilan dari sekolah-sekolah internasional yang ada di seluruh Indonesia, perwakilan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta unsur TNI-Polri. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Panja Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme

Panja Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme

Foto | Rabu, 14 Desember 2016 | 16:06 WIB

DPR Bentuk Panja dan Serahkan DIM RUU Teroris Ke Pemerintah

DPR Bentuk Panja dan Serahkan DIM RUU Teroris Ke Pemerintah

News | Rabu, 14 Desember 2016 | 14:35 WIB

Analis: Jaringan Penghubung ISIS Hidup di Sekitar Kita

Analis: Jaringan Penghubung ISIS Hidup di Sekitar Kita

News | Minggu, 11 Desember 2016 | 23:05 WIB

Cegah 'Pengantin' Bom Istana Negara, Polisi Dikasih Jempol

Cegah 'Pengantin' Bom Istana Negara, Polisi Dikasih Jempol

News | Senin, 12 Desember 2016 | 01:03 WIB

Terduga Teroris Baru Ngontrak Empat Hari di Bekasi

Terduga Teroris Baru Ngontrak Empat Hari di Bekasi

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 23:14 WIB

Olah TKP Penemuan Bom di Bekasi Dihentikan, Ini Alasannya

Olah TKP Penemuan Bom di Bekasi Dihentikan, Ini Alasannya

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 21:47 WIB

Ini Dia Lokasi yang Jadi Target Terduga Teroris di Bekasi

Ini Dia Lokasi yang Jadi Target Terduga Teroris di Bekasi

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 21:07 WIB

Pansus RUU Terorisme Ajukan Masa Perpanjangan Pembahasan

Pansus RUU Terorisme Ajukan Masa Perpanjangan Pembahasan

News | Selasa, 06 Desember 2016 | 18:02 WIB

JAD Jadi Teroris yang Paling Diwaspadai di Indonesia

JAD Jadi Teroris yang Paling Diwaspadai di Indonesia

News | Selasa, 06 Desember 2016 | 17:18 WIB

Mengapa Orang Jadi Teroris dan Bagaimana Menangkal? Ini Kata Tito

Mengapa Orang Jadi Teroris dan Bagaimana Menangkal? Ini Kata Tito

News | Selasa, 06 Desember 2016 | 15:57 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×