DPR Bentuk Panja dan Serahkan DIM RUU Teroris Ke Pemerintah

Adhitya Himawan | Bagus Santosa | Suara.com

Rabu, 14 Desember 2016 | 14:35 WIB
DPR Bentuk Panja dan Serahkan DIM RUU Teroris Ke Pemerintah
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengikuti rapat kerja dengan komisi III di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (7/9).[suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Panitia Khusus Revisi undang-undang Terorisme menyerahkan Daftar Inventaris Masalah kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly. Selain itu, Pansus ini membentuk Panitia kerja yang akan membahas pasal per pasal dari revisi itu.

"Nanti pasal demi pasal dibahas di Panja. Targetnya April (selesai). Jadi nanti dari Panja nanti ke Tim Musyawarah, lalu tim singkronisasi, baru dibawa ke paripurna," kata Ketua Pansus Terorisme M Syafi'i di DPR, Rabu (14/12/2016).

Ada 18 orang yang menjadi anggota Panja ini, mereka adalah M Syafi'i, Hanafi Rais, Syaiful Bahri Anshori, dan Supiadin Aries Saputra yang duduk sebagai pimpinan.

Sementara anggotanya adalah, Trimedya Pandjaitan, Risa Mariska, Irene Yusiana Roba Putri, Bobby Adhityorizaldi, Saiful Bahri Ruray, Iwan Kurniawan, Wenny Warouw, Darizal Basir, Muslim Ayub, Mohammad Toha, Aboebakar Al Habsyi, Arsul Sani, Akbar Faisal, dan Sarifuddin Sudding.

Menteri Yasonna menyambut baik penyerahan DIM dan pembentukan Pansus ini. Pemerintah, dalam hal ini akan menindaklanjuti dan membahas DIM ini lebih intensif lagi dengan DPR.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu juga berharap RUU Terorisme bisa rampung setelah masa sidang berikutnya.

"Kami siap untuk membahasnya untuk bersama-sama dengan DPR. Agar RUU ini dapat menjadi UU yang baik dalam memberantas terorisme," ujar Yasonna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Perketat Pembentukan Ormas Luar Negeri

Pemerintah Perketat Pembentukan Ormas Luar Negeri

News | Rabu, 14 Desember 2016 | 13:08 WIB

Wakil Ketua MPR Ingin UU Terorisme Direvisi

Wakil Ketua MPR Ingin UU Terorisme Direvisi

News | Sabtu, 19 November 2016 | 15:24 WIB

Ahok Temukan Banyak Warga Asing Buka Usaha di Jakarta

Ahok Temukan Banyak Warga Asing Buka Usaha di Jakarta

News | Senin, 17 Oktober 2016 | 20:00 WIB

Hendardi: Tentara Kurang Cocok Punya Kewenangan Berantas Teroris

Hendardi: Tentara Kurang Cocok Punya Kewenangan Berantas Teroris

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 10:56 WIB

Kapolri Tito Tolak TNI Diberi Kewenangan Penindakan Terorisme

Kapolri Tito Tolak TNI Diberi Kewenangan Penindakan Terorisme

News | Jum'at, 22 Juli 2016 | 16:32 WIB

Belajar dari Kasus Siyono, Pansus Terorisme Perlu Masukan PPATK

Belajar dari Kasus Siyono, Pansus Terorisme Perlu Masukan PPATK

News | Rabu, 01 Juni 2016 | 13:29 WIB

Pansus RUU Terorisme Minta Masukan Ormas Agama

Pansus RUU Terorisme Minta Masukan Ormas Agama

News | Rabu, 01 Juni 2016 | 11:22 WIB

RDP Pansus Revisi UU Tindak Pidana Terorisme dengan Tokoh Agama

RDP Pansus Revisi UU Tindak Pidana Terorisme dengan Tokoh Agama

DPR | Selasa, 31 Mei 2016 | 12:28 WIB

Bila Ditemukan Indikasi Kekerasan, Kalapas Banceuy Bisa Dicopot

Bila Ditemukan Indikasi Kekerasan, Kalapas Banceuy Bisa Dicopot

News | Senin, 25 April 2016 | 13:47 WIB

Pascakerusuhan, Keluarga Boleh Jenguk Napi Lapas Banceuy

Pascakerusuhan, Keluarga Boleh Jenguk Napi Lapas Banceuy

News | Senin, 25 April 2016 | 12:54 WIB

Terkini

Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!

Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 21:35 WIB

Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU

Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 21:00 WIB

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:01 WIB

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:35 WIB

Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub

Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:21 WIB

Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik

Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:15 WIB

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:17 WIB

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:13 WIB

Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri

Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:01 WIB

Terungkap! Ini Alasan Ahmad  Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:31 WIB