Toleransi Beragama Adalah Ciri Kemajemukan Bangsa Indonesia

Adhitya Himawan

Rabu, 21 Desember 2016 | 08:20 WIB
Toleransi Beragama Adalah Ciri Kemajemukan Bangsa Indonesia
Gerakan Mahasiswa Penegak Pancasila melakukan aksi kampanye toleransi antar umat beragama. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Peneliti Senior Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Muhadjir Darwin mengatakan toleransi beragama merupakan ciri khas dari kemajemukan bangsa Indonesia.

"Dengan saling memelihara budaya toleransi itu, justru merepresentasikan toleransi beragama yang indah," ujar dia saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (21/12/2016).

Ia mengatakan, budaya toleransi seperti itu harus dipelihara oleh setiap warga Negara Indonesia, bukan justru dirusak. Sebab, hal itu juga sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

"Karenanya, negara berkewajiban menjaga iklim keagamaan yang inklusif nan indah ini, dan harus berani mengambil tindakan tegas terhadap siapapun yang merusaknya," jelas dia.

Terkait tindakan beberapa Ormas Islam yang melakukan "sweeping" terhadap toko atau hotel yang menampilkan nuansa-nuansa perayaan Hari Raya Natal, Muhadjir mengingatkan, bahwa Ormas Islam bukanlah Polri, dan bukan pula lembaga pengadilan negara.

Namun sesungguhnya, Ormas Islam adalah organisasi masyarakat, dimana aktivisnya adalah warga negara yang harus tunduk pada konstitusi negara, katanya.

Menurut Guru Besar Fisipol UGM itu, Ormas bukanlah lembaga negara dan tidak memiliki otoritas untuk menegakkan hukum di masyarakat, apalagi membuat hukum sendiri.

"Hak mereka sebagai warga negara adalah melapor ke kepolisian atau melakukan gugatan ke lembaga hukum negara, jika mereka menduga ada warga negara lain yang melanggar hukum negara. Namun jika mereka menciptakan hukum sendiri dan melakukan tindakan hukum sesuai dengan hukumnya sendiri, itu artinya mereka telah melampaui wewenang negara," tegas Muhadjir.

Ia mengungkapkan, bahwa tindakan seperti itu harus ditindak secara tegas oleh lembaga kepolisian, dan diproses di lembaga peradilan. Sebab jika aksi seperti ini dibiarkan, maka rusaklah tatanan kehidupan bernegara, katanya. "Toko yang menjadi korban 'sweeping' harus berani melapor ke kepolisian terhadap perbuatan melanggar hukum yang dilakukan oleh ormas tersebut, dan kepolisian harus berani meresponnya secara tegas dan adil," ungkap Muhadjir. Selain itu, lanjut dia, setiap warga negara, termasuk pemilik hotel atau toko, mempunyai hak untuk menampilkan simbol agama apapun di depan publik, seperti simbol Natal di sekitar perayaan Natal, atau simbol Islam di sekitar perayaan Idul Fitri. Itu hak asasi dari setiap warga negara yang harus dihormati dalam kehidupan bermasyarakat, dan dilindungi oleh negara.

Ia menambahkan, bahwa di suasana Natal, sebagian pemilik dari toko atau hotel yang memasang simbol-simbol Natal mungkin saja non-Kristiani. Tujuan mereka adalah untuk menghormati umat Kristiani dalam merayakan hari besarnya.

"Dan di suasana Idul Fitri, hampir semua pemilik tempat-tempat publik memajang simbol-simbol Islam. Sebagian dari mereka mungkin saja non-Muslim. Tujuan mereka juga untuk menghormati umat Islam," tandas Muhadjir. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendagri: Bicara Indonesia, Tak Perlu Masalahkan Perbedaan

Mendagri: Bicara Indonesia, Tak Perlu Masalahkan Perbedaan

News | Senin, 19 Desember 2016 | 12:42 WIB

Makna Kontekstual Maulid Nabi Muhammad

Makna Kontekstual Maulid Nabi Muhammad

News | Selasa, 13 Desember 2016 | 03:04 WIB

Begini Saat Jokowi dan Wapres India Bicara Islam yang Damai

Begini Saat Jokowi dan Wapres India Bicara Islam yang Damai

News | Senin, 12 Desember 2016 | 23:03 WIB

Musdah Mulia: Menjaga Perdamaian di Tengah Isu Berbalut Agama

Musdah Mulia: Menjaga Perdamaian di Tengah Isu Berbalut Agama

wawancara | Senin, 12 Desember 2016 | 07:00 WIB

Ridwan Kamil Sampaikan Putusan Buntut Kebaktian di Sabuga Distop

Ridwan Kamil Sampaikan Putusan Buntut Kebaktian di Sabuga Distop

News | Minggu, 11 Desember 2016 | 14:26 WIB

Ridwan Kamil Ungkap 9 Butir Larangan Ganggu Ibadah Keagamaan

Ridwan Kamil Ungkap 9 Butir Larangan Ganggu Ibadah Keagamaan

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 07:28 WIB

Kebaktian di Sabuga Distop Massa, DPR: Ini Kelengahan Aparat

Kebaktian di Sabuga Distop Massa, DPR: Ini Kelengahan Aparat

News | Jum'at, 09 Desember 2016 | 20:10 WIB

Aher dan Kang Emil Mestinya Kompak Soal Kasus Ibadah di Sabuga

Aher dan Kang Emil Mestinya Kompak Soal Kasus Ibadah di Sabuga

News | Jum'at, 09 Desember 2016 | 17:25 WIB

Ibadah di Sabuga Dihentikan Massa, Fahri Hamzah Bersuara

Ibadah di Sabuga Dihentikan Massa, Fahri Hamzah Bersuara

News | Jum'at, 09 Desember 2016 | 17:15 WIB

Irwasum: Orang yang Bubarkan Kebaktian di Sabuga Bisa Ditindak

Irwasum: Orang yang Bubarkan Kebaktian di Sabuga Bisa Ditindak

News | Jum'at, 09 Desember 2016 | 14:49 WIB

Terkini

GAC Indonesia Ramaikan Segmen SUV Listrik Lewat Kehadiran AION i60

GAC Indonesia Ramaikan Segmen SUV Listrik Lewat Kehadiran AION i60

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 18:20 WIB

Bendera Golkar dan NasDem Dikeluhkan Warga Jaksel, Satpol PP Beri Tenggat Penurunan

Bendera Golkar dan NasDem Dikeluhkan Warga Jaksel, Satpol PP Beri Tenggat Penurunan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 18:17 WIB

4 Face Mist Hypochlorous Acid Andalan Buat Cegah Kulit Gampang Jerawat

4 Face Mist Hypochlorous Acid Andalan Buat Cegah Kulit Gampang Jerawat

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:15 WIB

Solo Disiapkan Jadi Lumbung Talenta Timnas, PSSI Salurkan 1.000 Bola ke Sekolah

Solo Disiapkan Jadi Lumbung Talenta Timnas, PSSI Salurkan 1.000 Bola ke Sekolah

Surakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 18:06 WIB

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:04 WIB

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Jakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 18:00 WIB

Petualangan Mahasiswa Menyelamatkan Nusantara dalam Novel Melangkah

Petualangan Mahasiswa Menyelamatkan Nusantara dalam Novel Melangkah

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:00 WIB

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

×