Tersangka Serangan Klub Malam Istanbul Kembali Terlihat di CCTV

Dythia Novianty

Rabu, 04 Januari 2017 | 11:59 WIB
Tersangka Serangan Klub Malam Istanbul Kembali Terlihat di CCTV
Pelaku teror malam Tahun baru di Turki. [AFP]

Suara.com - Tersangka dalam serangan klub malam Istanbul tampaknya fasih dalam perang gerilya dan mungkin telah dilatih di Suriah. Dalam sebuah rekaman baru menunjukkan dia di kota Turki dari Konya sebelum mengamuk di malam Tahun Baru.

Semua itu terlihat dari rekaman CCTV terbaru, yang diperoleh kantor berita Turki DHA, dia terlihat berjalan di sebuah terminal bus di pusat kota Konya bulan lalu.

Menurut surat kabar Turki Haberturk, dugaan pria bersenjata memasuki Turki dari Suriah, pergi ke Konya pada November lalu dan bepergian dengan istri serta dua anaknya agar tidak menarik perhatian.

Keluarga tersebut kemudian menyewa sebuah studio di Konya, membayar sewa tiga bulan di muka. Dia mengatakan kepada agen real estate bahwa ia tengah mencari pekerjaan.

Sebetulnya, penembak telah terlihat di sejumlah video sejak pembantaian, termasuk rekaman tengah mengambil foto selfie, saat diam-diam mengunjungi salah satu tempat paling terkenal di Istanbul, Taksim Square.

Dan Sky News juga memperoleh rekaman dari tersangka sedang menukarkan uang di sebuah bilik valuta asing di Istanbul beberapa waktu sebelum pembantaian.

Baik dia maupun suaminya telah diidentifikasi. Wakil perdana menteri, Numan Kurtulmus, pihak berwenang telah menemukan sidik jari pria bersenjata itu.

Istri lelaki itu ditangkap di Konya pada Selasa (3/1/2017). Menurut surat kabar Hurriyet, dia mengatakan kepada polisi ia belajar tentang serangan di TV dan tidak tahu suaminya memendam "simpati" terhadap Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Sayang, tersangka dari serangan di klub Reina pada Selasa (3/1/2017) waktu setempat itu masih bebas. Aksi penembakan tersebut telah menewaskan sebanyak 39 orang.

baca juga

Penyerang menembak mati seorang polisi dan seorang warga sipil di pintu masuk klub, kemudian melepaskan tembakan dengan senapan otomatis di dalam. Ia mengisi senjatanya setengah lusin kali dan menembakkan sehingga korban berjatuhan karena terluka tembakan.

Sebuah sumber keamanan di negara itu mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa penyerang pasti memiliki pengalaman dalam pertempuran.

"Dia bisa saja berjuang di Suriah selama bertahun-tahun," sumber itu menambahkan.

ISIS telah mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, yang juga melukai hampir 70 orang. Sumber keamanan mengatakan, ia mungkin telah diarahkan oleh kelompok jihad. [News Sky]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gadis Korban Pembantaian Istanbul Ini Sudah Ramalkan Kematiannya

Gadis Korban Pembantaian Istanbul Ini Sudah Ramalkan Kematiannya

News | Rabu, 04 Januari 2017 | 06:03 WIB

ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Teror Malam Tahun Baru di Turki

ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Teror Malam Tahun Baru di Turki

News | Senin, 02 Januari 2017 | 18:57 WIB

Inilah Asal Negara Korban WNA dalam Serangan Istanbul

Inilah Asal Negara Korban WNA dalam Serangan Istanbul

News | Senin, 02 Januari 2017 | 05:29 WIB

Begini Pelaku Serangan Istanbul Datang, Beraksi, lalu Kabur

Begini Pelaku Serangan Istanbul Datang, Beraksi, lalu Kabur

News | Senin, 02 Januari 2017 | 04:30 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×