Menhan Australia Selidiki Materi yang Hina Pancasila dan TNI

Ruben Setiawan

Kamis, 05 Januari 2017 | 01:13 WIB
Menhan Australia Selidiki Materi yang Hina Pancasila dan TNI
Menteri Pertahanan Australia Marise Payne. (AFP)

Suara.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menangguhkan kerja sama dengan militer Australia. Hal itu secara resmi disampaikan oleh Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto di Jakarta, Rabu (4/1/2017). Masalah teknis menjadi alasan penangguhan kerja sama tersebut meski yang bersangkutan tidak bersedia memberikan penjelasan secara terperinci.

"Kalau teknisnya saya tidak bisa menyebutkan secara rinci," kata Wuryanto seperti dikutip dari Antara, Rabu.

Permintaan penghentian kerja sama itu sudah dilayangkan TNI kepada pihak militer Australia pada pertengahan Desember 2016. Mulai saat itu penghentian kerja sama sementara berlaku, baik latihan maupun tukar menukar perwira.

Melansir dari Sidney Morning Herald (SMH), mengutip keterangan yang diberikan Menteri Pertahanan Australia, Marise Payne, Rabu (4/1/2017), TNI mempermasalahkan sejumlah "materi pengajaran dan pernyataan" yang diberikan di fasilitas pelatihan bahasa di basis militer Australia di Perth.

SMH, mengutip pemberitaan dari sejumlah media massa Indonesia, adalah seorang pelatih Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI yang bertugas sebagai pengajar Bahasa Indonesia di basis militer tersebut yang pertama kali menemukan adanya material tersebut. Disebutkan bahwa material pengajaran itu menyinggung TNI.

Seorang sumber yang memberikan keterangan kepada Fairfax Media mengatakan, beberapa material tersebut diduga bernada penghinaan. Sementara itu, beberapa material lainnya menyinggung sikap militer Indonesia dalam invasi ke Timor Timur di era tahun 60an silam.

SMH, mengutip percakapan Whatsapp yang beredar di kalangan TNI, menyebut bahwa si pengajar bahasa juga mendapati adanya material yang menyinggung salah seorang mantan petinggi TNI sebagai seorang pembunuh. Sementara itu, dikutip dari The Guardian, si pengajar juga melihat kertas terlaminasi bertulis kata-kata bernada penghinaan terhadap Pancasila, dasar negara Indonesia yang ditulis menjadi Pancagila.

Sang pengajar yang hingga kini masih misterius identitasnya juga dikabarkan pernah diminta memberikan pekerjaan rumah kepada muridnya terkait propaganda Pembebasan Papua.

Menhan Payne mengatakan, pemerintah Australia terus menjalin komunikasi dengan Indonesia untuk memperbaiki hubungan dan meneruskan kerja sama yang sudah terjalin.

"Kepala Angkatan Bersenjata Australia, Kepala Angkatan Udara Mark Binskin, telah menulis surat kepada Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, yang menyatakan bahwa masalah ini akan diperhatikan secara serius dan kami akan menyelidiki isu yang diangkat," ujar Payne seperti dikutip The Guardian.

Payne menegaskan, penyelidikan atas masalah tersebut hampir rampung. Ia menambahkan, hanya sebagian kerja sama pertahanan saja yang dihentikan, sedangkan kerja sama di bidang lainnya masih berjalan. (Antara/Sidney Morning Herald/The Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle

Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:38 WIB

Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat

Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026

Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:13 WIB

Tumbangkan Australia 2-0, Amerika Serikat Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Tumbangkan Australia 2-0, Amerika Serikat Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:07 WIB

Jelang AS vs Australia, Socceroos Andalkan Kecepatan Redam Agresivitas Amerika di Seattle

Jelang AS vs Australia, Socceroos Andalkan Kecepatan Redam Agresivitas Amerika di Seattle

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:10 WIB

Tak Ikut Sesi Latihan, Christian Pulisic Berpotensi Absen Saat Amerika Serikat Lawan Australia

Tak Ikut Sesi Latihan, Christian Pulisic Berpotensi Absen Saat Amerika Serikat Lawan Australia

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:58 WIB

Jelang Amerika vs Australia Piala Dunia 2026, Christian Pulisic Masih Berjuang Sembuh dari Cedera

Jelang Amerika vs Australia Piala Dunia 2026, Christian Pulisic Masih Berjuang Sembuh dari Cedera

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:33 WIB

Tiga Poin Australia dan Permainan Pragmatis Ala STY yang Tak Haram Dimainkan di Guliran Piala Dunia

Tiga Poin Australia dan Permainan Pragmatis Ala STY yang Tak Haram Dimainkan di Guliran Piala Dunia

Your Say | Senin, 15 Juni 2026 | 10:13 WIB

4 Pemain Australia yang Menang Lawan Turki Pernah Rasakan Kekalahan dari Timnas Indonesia U-23

4 Pemain Australia yang Menang Lawan Turki Pernah Rasakan Kekalahan dari Timnas Indonesia U-23

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 06:06 WIB

Cerita Anak Pengungsi yang Jadi Pencetak Gol Termuda di Piala Dunia 2026

Cerita Anak Pengungsi yang Jadi Pencetak Gol Termuda di Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:25 WIB

Terkini

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:00 WIB

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:55 WIB

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:46 WIB

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB