Abu Sayyaf Bebaskan Kapten Kapal Korea Selatan

Tomi Tresnady

Minggu, 15 Januari 2017 | 12:38 WIB
Abu Sayyaf Bebaskan Kapten Kapal Korea Selatan
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melakukan serah terima empat ABK bekas sandera Abu Sayyaf kepada keluarga di Kementerian Luar Negeri, di Jakarta, Jumat (13/5/2016). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Para militan di Filipina yang bersekutu dengan ISIS membebaskan seorang kapten kapal kargo Korea Selatan dan anggota awaknya asal Filipina yang diculik selama tiga bulan di sebuah pulau di bagian selatan negara itu, kata seorang juru bicara tentara.

Park Chulhong, kapten DongBang Giant 2, kapal yang terdaftar di Korea Selatan, dan Glenn Alindajao dari Filipina, dibawa ke rumah gubernur pulau itu setelah mereka dibebaskan oleh para militan dari penyekapan kelompok Abu Sayyaf, kata mayor Filemon Tan.

Para anggota sebuah faksi pemberontak yang bekerja sama dengan pemerintah di selatan Filipina telah membantu mengatur pembebasan itu, kata Tan kepada wartawan.

"Mereka dibebaskan tadi pagi (Sabtu) dengan bantuan para pemberontak dari Front Pembebasan Nasional Bangsa Moro,' ujar Tan, dengan menambahkan keduanya diterbangkan keluar pulau itu oleh seorang penasehat presiden bidang usaha-usaha perdamaian.

Kapal kargo itu berlayar menuju Australia dari Korea Selatan ketika 10 anggota militan Abu Sayyaf menaiki kapal itu pada Oktober dan menculik Park dan Alindajao.

Penasheat perdamaian Presiden Juses Dureza mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintah tidak membayar tebusan, walau beberapa media melaporkan bahwa sejumlah uang diyakini telah diberikan.

"Anda tahu kebijakan pemerintah, kami tidak membayar uang tebusan. Tapi kalau ada pembayaran, pemerintah tidak punya peran terkait hal itu," kata penasehat itu.

MNLF menandatangani perjanjian dengan pemerintah pada 1996 dan berjanji akan membantu Presiden Rodrigo Duterte membebaskan para sandera dan mengalahkan Abu Sayyaf, kelompok kecil tapi bengis, yang dikenal karena sering melakukan penculikan, pemenggalan, pengeboman dan penyiksaan.

Kelompok Abu Sayyaf masih menyekap sejumlah sandera di daerah kekuasaannya di pulau Jolo. Lebih 10.000 pasukan pemerintah dikerahkan untuk memerangi para militan. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beredar, Video Sandera Abu Sayyaf Asal Jerman

Beredar, Video Sandera Abu Sayyaf Asal Jerman

News | Kamis, 12 Januari 2017 | 18:06 WIB

Lewat Video, Taliban Minta Trump Berunding untuk Bebaskan Sandera

Lewat Video, Taliban Minta Trump Berunding untuk Bebaskan Sandera

News | Kamis, 12 Januari 2017 | 06:51 WIB

Menlu: Sandera WNI ABK TB Charles Berhasil Dibebaskan

Menlu: Sandera WNI ABK TB Charles Berhasil Dibebaskan

News | Selasa, 13 Desember 2016 | 01:23 WIB

Dua Warga Indonesia yang Diculik Abu Sayyaf Sudah Dibebaskan

Dua Warga Indonesia yang Diculik Abu Sayyaf Sudah Dibebaskan

News | Senin, 12 Desember 2016 | 19:22 WIB

Bebaskan Sandera di Somalia, Indonesia Tak Keluarkan Duit

Bebaskan Sandera di Somalia, Indonesia Tak Keluarkan Duit

News | Senin, 31 Oktober 2016 | 20:40 WIB

Menlu Serahkan 4 Sandera Perompak Somalia ke Keluarga

Menlu Serahkan 4 Sandera Perompak Somalia ke Keluarga

News | Senin, 31 Oktober 2016 | 17:20 WIB

Serah Terima Sandera Perompak Somalia

Serah Terima Sandera Perompak Somalia

Foto | Senin, 31 Oktober 2016 | 17:19 WIB

Lagi, Abu Sayyaf Bebaskan 3 Sandera WNI

Lagi, Abu Sayyaf Bebaskan 3 Sandera WNI

News | Minggu, 02 Oktober 2016 | 14:42 WIB

Sandera Abu Sayyaf Asal NTT Tiba di Kupang

Sandera Abu Sayyaf Asal NTT Tiba di Kupang

News | Selasa, 27 September 2016 | 00:42 WIB

Wiranto: 3 WNI yang Disandera Abu Sayyaf Dipulangkan Hari Ini

Wiranto: 3 WNI yang Disandera Abu Sayyaf Dipulangkan Hari Ini

News | Senin, 26 September 2016 | 21:06 WIB

Terkini

Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK

Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:03 WIB

Korban Tewas Gempa Bumi Venezuela Hampir 2.000 Jiwa, Puluhan Ribu Orang Hilang

Korban Tewas Gempa Bumi Venezuela Hampir 2.000 Jiwa, Puluhan Ribu Orang Hilang

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:55 WIB

Israel Siap Bom Iran Lagi di Tengah Usaha AS Berdamai

Israel Siap Bom Iran Lagi di Tengah Usaha AS Berdamai

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:42 WIB

Mengapa Eropa Lebih Panas dari Timur Tengah? Suhu di Paris Lampaui Mekkah

Mengapa Eropa Lebih Panas dari Timur Tengah? Suhu di Paris Lampaui Mekkah

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:10 WIB

Wabah Misterius Menyerang AS! 145 Orang Korban Diare Akut di 20 Negara Bagian

Wabah Misterius Menyerang AS! 145 Orang Korban Diare Akut di 20 Negara Bagian

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:00 WIB

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 02:18 WIB

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:55 WIB

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:08 WIB

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:40 WIB

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:37 WIB

×