Misteri Kematian Puspo Arum, 17 Saksi Diperiksa Polisi

Siswanto | Welly Hidayat
Misteri Kematian Puspo Arum, 17 Saksi Diperiksa Polisi
Kepala Kepolisian Sektor Kebon Jeruk Komisaris Polisi Lambe Patabang Birana mengunjungi rumah duka mahasiswi Universitas Esa Unggul, Tri Ariyani Puspo Arum [suara.com/Nikolaus Tolen]

"Kami terus bekerja untuk bisa ungkap kasus ini," ujar Andi.

Suara.com - Sepekan lebih, penyebab kematian mahasiswi Universitas Esa Unggul, Tri Ari Yani Puspo Arum (22), belum terungkap. Anggota Kepolisian Sektor Kebon Jeruk, Jakarta Barat, masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.

"Masih kami terus dalami keterangan saksi, kami tambah ada tujuh saksi baru," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polisi Resor Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Andi Adnan kepada Suara.com, Selasa (17/1/2017).

Dengan demikian total saksi yang sudah dimintai keterangan penyidik mencapai 17 orang.

"Kami terus bekerja untuk bisa ungkap kasus ini," ujar Andi.

Andi mengatakan polisi tidak bisa buru-buru menyimpulkan penyebab kematian mahasiswa jurusan teknik industri angkatan 2016 itu.

"Ini yang terus kami selidiki. Belum dapat kami sampaikan motifnya apa. Memang ada beberapa barang korban yang hilang, maka dari itu kita masih melakukan penyelidikan," ujar Andi.

Puspo Arum ditemukan meninggal dunia secara tak wajar di kamar mandi rumah kos pada Senin (9/1/2017) sekitar pukul 09.00 WIB. Ketika ditemukan, tubuhnya bersimbah darah. Ada luka tusuk di leher, dan luka sayatan di tangan. Luka sayatan di tangah dicurigai sebagai bentuk upaya perlawanan.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS