Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir

Ronald Seger Prabowo

Senin, 16 Maret 2026 | 21:39 WIB
Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir
Rapper Bobby Vylan dalam sebuah penampilan di Inggris. [Rollingstone]
baca 10 detik
  • Seruan "kematian untuk IDF" dipimpin rapper Bobby Vylan pada aksi Al-Quds Day di London, Minggu (15/3/2026).
  • Kepolisian Metropolitan London mengumumkan penyelidikan resmi terhadap seruan yang bergema saat aksi pro-Palestina tersebut.
  • Aksi tahun ini hanya diizinkan statis dan melibatkan seribu personel polisi untuk memisahkan kelompok berseberangan, menghasilkan 12 penangkapan.

Suara.com - Seruan kematian untuk IDF atau tentara Israel bergema di pusat kota London, Minggu (15/3/2026) waktu setempat.

Seruan itu terdengar nyaring saat aksi Al-Quds Day. Ialah rapper Bobby Vylan yang memimpin teriakan tersebut saat berpidato di depan massa aksi pro-Palestina.

Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, Bobby Vylan yang bernama asli Pascal Robinson-Foster terlihat memimpin chant, “death, death to the IDF” yang kemudian diikuti oleh peserta demonstrasi.

Akibat seruan tersebut, dilansir dari BBC polisi Metropolitan London akan melakukan penyelidikan.

“Kami mengetahui adanya chant dalam aksi Al-Quds dan akan melakukan penyelidikan,” kata pernyataan resmi Kepolisian Metropolitan. Polisi juga mengungkapkan bahwa kasus serupa pernah terjadi sebelumnya, namun jaksa menilai bukti saat itu belum cukup untuk membawa perkara ke pengadilan.

Aksi Al-Quds tahun ini tidak digelar dalam bentuk pawai seperti biasanya.

Pemerintah Inggris melalui Menteri Dalam Negeri menyetujui permintaan polisi untuk melarang pawai tahunan karena dikhawatirkan memicu kerusuhan, sehingga demonstrasi hanya diizinkan dalam bentuk aksi statis.

Meski demikian, ratusan orang tetap berkumpul di pusat London.

Polisi mengerahkan sekitar 1.000 personel untuk memisahkan kelompok pro-Palestina dan kelompok tandingan yang membawa bendera Israel serta spanduk anti-Hamas.

baca juga

Polisi melaporkan sedikitnya 12 orang ditangkap dengan berbagai tuduhan, termasuk mendukung organisasi terlarang, perilaku mengancam, dan pelanggaran ketertiban umum.

Penutupan sementara Lambeth Bridge juga dilakukan untuk mencegah bentrokan antara kedua kelompok.

Dalam aksi tersebut, sebagian demonstran membawa bendera Iran dan poster bertuliskan “Choose the right side of history”.

Polisi menyebut penyelenggara demonstrasi memiliki hubungan dengan kelompok yang mendukung pemerintah Iran, meski panitia menyatakan aksi itu sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina.

Al-Quds Day merupakan aksi tahunan yang digelar di berbagai negara pada akhir Ramadan, pertama kali diadakan setelah Revolusi Iran 1979.

Kontributor: Adam Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil

Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:24 WIB

Pemerintah Akan Kenakan Pajak Tambahan untuk Perusahaan yang Untung Berlipat Akibat Konflik di Teluk

Pemerintah Akan Kenakan Pajak Tambahan untuk Perusahaan yang Untung Berlipat Akibat Konflik di Teluk

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:01 WIB

Kok Jadi Berantem? Trump Sebut Pemimpin Israel Lemah, Netanyahu Balas Begini

Kok Jadi Berantem? Trump Sebut Pemimpin Israel Lemah, Netanyahu Balas Begini

News | Senin, 16 Maret 2026 | 20:27 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×