Ini Alasan Elektabilitas Anies-Sandi Meroket Versi Survei Polmark

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Kamis, 19 Januari 2017 | 18:01 WIB
Ini Alasan Elektabilitas Anies-Sandi Meroket Versi Survei Polmark
Tiga pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (ketiga kiri), dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno mengambil nomor urut Pilkada [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
‎Hasil survei Polmark Indonesia‎ menyebutkan tingkat elektabilitas pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Sandiaga Uno lebih unggul dibandingkan dua pasangan calon lainnya yakni Basuki-Djarot dan Agus-Sylvi. Berdasarkan survei Anies-Sandi 25,3 persen, Agus-Sylvi 23,9 persen dan Basuki-Djarot 20,4 persen, rahasia 23 persen dan tidak menjawab 7,4 persen‎.
 
CEO dan Founder Polmark Indonesia, Eep Saefullah Fatah‎ mengklaim elektabilitas Anies-Sandi meningkat tajam karena faktor sosoknya yang teladan. 
 
"‎Kepribadian atau karakter yang layak sebagai pemimpin, terutama keteladanan Anies diatas (unggul). Kalau Ahok itu jauh di bawah," kata Eep dalam konfrensi pers di hotel Akmani, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Kamis (19/1/2017).
 
 
Namun ia mengakui dalam survei ditemukan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Syaiful Hidayat dinilai memiliki kinerja yang bagus dan berpengalaman dibanding dua pasangan calon lainnya. Namun Ahok elektabilitas‎nya turun dipengaruhi kasus dugaan penistaan agama.
 
"‎Jadi basuki dianggap memang terbukti bekerja dan memiliki pengalaman yang cukup sebagai pemimpin. Saya kira faktor terbesar di Jakarta adalah arus politik yang tidak bisa ditahan oleh siapapun. Yaitu kasus penistaan agama,"ujar dia.
 
Menurut dia, elektabilitas Anies-Sandi naik drastis dibandingkan Ahok-Djarot dan Agus-Sylvi merupakan hal yang wajar. Hal ini disebabkan karena ‎pasangan nomor urut tiga cukup gencar melakukan kampanye dengan turun ke bawah.
 
‎"Kenaikan elektabilitas Anies-Sandi hal yang wajar, karena mereka banyak melakukan sesuatu. Yang menjadi pertanyaan yakni penurunan pada Ahok-Djarot, dan jawabannya adalah ternyata masyarakat di Jakarta betul-betul terkena arus utama politik sekarang tidak bisa dihindari, yaitu kasus penistaan agama," tandas dia.
 
"Kalau sekedar agama saja itu terlalu umum, tapi ketika menyangkut Alquran menyangkut penistaan yang sangat spesifik ternyata orang punya keterikatan emosional sangat kuat. Itu yang membedakan, pelajaran terpenting adalah ternyata bagi siapapun yang ingin jadi pemimpin, komunikasi politik adalah cara yang penting, kalau itu tidak dikelola dengan baik konsekuensi politiknya amat sangat serius ternyata", jelas Eep.
 
Survei dilakukan pada 6-12 Januari 2017 lalu dengan responden yang tersebar di wilayah DKI Jakarta dan telah mempunya hak pilih 17 tahun keatas atau yang sudah menikah. Sedangkan jumlah responden 1200 orang dengan porsi berimbang (50:50) laki-laki dan perempuan. Survei ini menggunakan metode multistage random samping dengan margin of error ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. 
 
Setiap responden terpilih diwawancarai secara tatap muka oleh pewawancara yang terlatih. Kemudian dilakukan kualiti kontrol sebanyak 20 persen dari total sampel secara random, dengan cara mendatangi kembali atau mengkonfirmasi responden terpilih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies: Kita Percaya Mana, Nih? Survei Senin atau Selasa?

Anies: Kita Percaya Mana, Nih? Survei Senin atau Selasa?

News | Rabu, 18 Januari 2017 | 20:40 WIB

Tiga Motivasi Sandiaga Terbitkan Buku Kerja Tuntas Kerja Ikhlas

Tiga Motivasi Sandiaga Terbitkan Buku Kerja Tuntas Kerja Ikhlas

News | Rabu, 18 Januari 2017 | 20:00 WIB

Kalimat Ini yang Bikin Sandiaga Kecewa Berat dengan Ahok

Kalimat Ini yang Bikin Sandiaga Kecewa Berat dengan Ahok

News | Rabu, 18 Januari 2017 | 19:48 WIB

Sandiaga Mengaku Sempat Skeptis Saat Menulis Buku Ini

Sandiaga Mengaku Sempat Skeptis Saat Menulis Buku Ini

News | Rabu, 18 Januari 2017 | 16:13 WIB

Anies Tanggapi Survei Bertemu FPI Turunkan Elektabilitas

Anies Tanggapi Survei Bertemu FPI Turunkan Elektabilitas

News | Rabu, 18 Januari 2017 | 15:34 WIB

MataMassa Siap Awasi Pelanggaran Kampanye Pilgub DKI Jakarta 2017

MataMassa Siap Awasi Pelanggaran Kampanye Pilgub DKI Jakarta 2017

News | Rabu, 18 Januari 2017 | 14:40 WIB

Anies Janji Jalankan Tiga Program Khusus Lansia

Anies Janji Jalankan Tiga Program Khusus Lansia

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 21:44 WIB

Survei Denny JA: Anies-Sandi Tersingkir di Putaran Pertama

Survei Denny JA: Anies-Sandi Tersingkir di Putaran Pertama

News | Selasa, 17 Januari 2017 | 14:28 WIB

Sindir Agus,  Ahok: Memang Boleh Ketua RW Pegang Uang Pemerintah?

Sindir Agus, Ahok: Memang Boleh Ketua RW Pegang Uang Pemerintah?

News | Senin, 16 Januari 2017 | 20:45 WIB

Ahok Pastikan Banjir di Pondok Bambu Bukan Karena Dibangun RPTRA

Ahok Pastikan Banjir di Pondok Bambu Bukan Karena Dibangun RPTRA

News | Senin, 16 Januari 2017 | 19:45 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×