Array

Donald Trump Hentikan Dana Federal untuk LSM Pendukung Aborsi

Selasa, 24 Januari 2017 | 04:08 WIB
Donald Trump Hentikan Dana Federal untuk LSM Pendukung Aborsi
Donald Trump saat dilantik menjadi Presiden Amerika Serikat. (AFP)

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani sebuah dekrit yang melarang pendanaan federal untuk LSM asing yang mendukung aborsi, Senin (23/1/2017). Pembahaasan ini sudah lama d Amerika Serikat.

Sebelumnya terjadi aksi demo di Washingto DC yang meminta penghentian dana aborsi. Keputusan itu dikritik dari kalangan pembela hak pemerempuan.

Stenny Hoyer, pemimpin Partai Demokrat di DPR AS mengatakan Trump tidak pedulu dengan kesehatan perempuan.

"Partai Republik lebih fokus pada membuat lebih sulit bagi perempuan untuk mengakses layanan kesehatan dari pada ekonomi yang serius dan tantangan keamanan yang kita hadapi," kata Hoyer.

Dana aborsi untuk LSM ini pertama kali diberlakukan pada tahun 1984 oleh Presiden Republik Ronald Reagan. Kemudian dieliminasi oleh presiden Demokrat Bill Clinton. (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI