Dua Sekutu AS Tolak Fasilitasi Penjara Rahasia CIA untuk Teroris

Rizki Nurmansyah

Jum'at, 27 Januari 2017 | 07:25 WIB
Dua Sekutu AS Tolak Fasilitasi Penjara Rahasia CIA untuk Teroris
Ilustrasi penjara [Shutterstock]

Suara.com - Pemerintah Polandia dan Lithuania memastikan tidak akan mengizinkan Amerika Serikat membangun penjara rahasia baru untuk Badan Intelijen Pusat AS (CIA) di wilayahnya.

Ketetapan akan diterapkan kedua negara Eropa timur itu jika Presiden AS, Donald Trump memilih membangkitkan program lama CIA, yang menahan dan menginterogasi para tersangka teroris di luar negeri.

Baik Polandia maupun Lithuania merupakan sekutu dekat Amerika Serikat dan pernah memfasilitasi keberadaan penjara rahasia, yang dulu digunakan dalam "perang melawan terorisme" pada masa Presiden George W. Bush--setelah AS mendapat serangan 11 September 2011.

Para pejabat AS mengatakan, Trump kemungkinan akan memerintahkan peninjauan dilakukan kembali. Hasil peninjauan bisa mengarah pada keputusan pemerintah AS untuk memberlakukan lagi program tersebut.

Fasilitas yang sama pada masa lalu juga ada yang berlokasi di Roma, Italia, Thailand dan Afghanistan.

Penjara tersebut menjadi tempat interogasi dilakukan dengan menggunakan teknik-teknik yang kerap dikecam sebagai penyiksaan.

"Tidak ada pengajuan untuk itu (penempatan penjara rahasia, red) dan tidak ada ruang (bagi pembicaraan soal penjara, red)," kata Perdana Menteri Polandia, Beata Szydlo kepada para wartawan, Kamis (26/1/2017) waktu setempat.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Lithuania, Linas Linkevicius mengatakan, kepada negaranya siap bekerja sama dengan Amerika Serikat pada semua bidang strategis. Namun, pihaknya menyatakan bahwa hak-hak asasi manusia harus dilindungi.

"Menyiksa orang merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan hukum dan tata cara internasional, tidak hanya secara hukum melainkan juga secara moral," ujarnya.

baca juga

"Negara beradab tidak boleh menerapkan metode seperti itu (penyiksaan, red). Ini bukan pendapat pribadi, ini sikap negara saya," lanjut Linkevicius.

Lithuania sedang menghadapi dua tuntutan hukum di Mahkamah HAM Eropa (ECHR) atas tudingan bahwa negara itu menahan orang-orang di sebuah penjara yang ada sepuluh tahun lalu dan tidak pernah diakui oleh para pejabat negara itu.

Penyelidikan oleh parlemen Lithuania pada 2010 menemukan lembaga keamanan negara telah membantu CIA membuat tempat penahanan di sebuah bangunan di ibu kota negara, Vilnius.

Namun menurut penyelidikan itu, tidak ada bukti bahwa tempat tersebut digunakan untuk menahan orang.

ECHR pada 2014 menyatakan, CIA telah menjalankan penjara rahasia di sebuah hutan Polandia bagian utara, yang disebut dengan "Quartz".

Pengungkapan itu merupakan yang pertama kalinya oleh sebuah pengadilan di Eropa yang menyatakan CIA mengoperasikan penjara-penjara rahasia di kawasan tersebut.

Undang-undang Polandia menetapkan tidak boleh ada seorang pun yang dibiarkan mendapat perlakuan menyiksa, kejam dan tidak manusiawi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polri Kembali Tangkap 1 Dari 7 Tahanan Narkoba yang Kabur

Polri Kembali Tangkap 1 Dari 7 Tahanan Narkoba yang Kabur

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 14:39 WIB

Trump akan Bangun Kembali Penjara Rahasia CIA di Luar Negeri

Trump akan Bangun Kembali Penjara Rahasia CIA di Luar Negeri

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 06:40 WIB

150 Narapidana Berhasil Kabur dari Penjara Brazil

150 Narapidana Berhasil Kabur dari Penjara Brazil

News | Rabu, 25 Januari 2017 | 08:16 WIB

Serius, Militer Amerika Pernah Kembangkan Pasukan Dukun

Serius, Militer Amerika Pernah Kembangkan Pasukan Dukun

Tekno | Jum'at, 20 Januari 2017 | 20:46 WIB

AS Didesak Siarkan Video Keji di Penjara Abu Ghraib

AS Didesak Siarkan Video Keji di Penjara Abu Ghraib

News | Jum'at, 20 Januari 2017 | 01:03 WIB

7 Proyek Gila Militer dan CIA yang Akhirnya Terbongkar

7 Proyek Gila Militer dan CIA yang Akhirnya Terbongkar

Video | Senin, 16 Januari 2017 | 15:25 WIB

Terkini

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 04:50 WIB

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB