Yamaha Ungkap Penyebab Rossi Kalah dari Marquez Tahun Lalu

Rizki Nurmansyah

Jum'at, 27 Januari 2017 | 14:30 WIB
Yamaha Ungkap Penyebab Rossi Kalah dari Marquez Tahun Lalu
Manajer tim Movistar Yamaha, Massimo Meregalli , berdiri di sebelah kiri Valentino Rossi, saat menghadiri acara peluncuran motor timnya yang dipersiapkan untuk balapan MotoGP 2017 di Madrid, Spanyol, (19/1) [AFP/Pierre-Philippe Marcou]

Suara.com - Tahun baru, lembaran baru. Itulah moto yang digaungkan tim Movistar Yamaha menghadapi kompetisi MotoGP tahun ini. Tim yang berbasis di Lesmo, Italia, itu pun terus berbenah persiapkan diri jelang seri perdana di Sirkuit Losail, Qatar, 26 Maret mendatang.

Dijelaskan sedikit oleh Manajer Tim Movistar Yamaha, Massimo Meregalli, salah satu yang jadi fokus utama pembenahan timnya saat ini, terkait optimalisasi paket motor YZR-M1 2017.

Di luar stabilitas, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan timnya dan juga kedua pebalap mereka, Valentino Rossi dan Maverick Vinales.

"Salah satu yang jadi kekuatan kami itu, kestabilan di tikungan cepat yang selalu ada. Kesan pertama kami terhadap paket motor saat ini tetap positif, tapi kami harus terus bekerja mengoptimalkan motor," ujar Meregalli.

Rencananya, baik Rossi dan Vinales bakal mencoba sasis dan juga mencoba mencari solusi berbeda dari aerodinamika motor saat melakukan tes resmi di Sirkuit Sepang, 30 Januari-1 Februari mendatang.

Bukan hanya itu, tes resmi nanti juga dijadikan pihak Yamaha untuk mengintip kekuatan lawan, khususnya tim Ducati yang tahun ini diperkuat mantan pebalap mereka, Jorge Lorenzo.

"Kami sudah melakukan tes pertama di lintasan Sepang, November 2016 lalu. Dan yang membuat kami penasaran adalah ingin melihat performa Ducati, yang banyak ketergantungan dengan sayap motor," ujar Meregalli.

Di sisi lain, saat ditanya tentang evaluasi musim lalu, khususnya terkait performa Rossi, Meregalli mengaku mengambil sisi positifnya saja. Dia lantas menjelaskan kegagalan Rossi menjadi juara dunia tahun lalu.

"Setelah kerusakan mesin di Mugello, Valentino menemukan dirinya pada situasi yang jelas-jelas genting karena berada di bawah (Marc) Marquez--salah satu rival utamanya--di klasemen," kata Meregalli.

baca juga

"Lalu dia berusaha keras agar bisa mendekat poinnya dengan Marquez. Mungkin waktu di Assen, dia terlalu memaksakan--sehingga jatuh dan gagal finis."

"Setelahnya dia selalu mencoba mencapai limit untuk menjaga jarak di klasemen dan hal itu membuatnya banyak lakukan kesalahan," pungkas Meregalli. (Insella)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rossi Petakan Rival Utama Musim Ini, Siapa di Urutan Pertama?

Rossi Petakan Rival Utama Musim Ini, Siapa di Urutan Pertama?

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 20:02 WIB

Wah, di Depan Rossi, Jurnalis Cantik Ini Ingin Punya Anak Darinya

Wah, di Depan Rossi, Jurnalis Cantik Ini Ingin Punya Anak Darinya

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 19:10 WIB

Rossi Beberkan Rencana Masa Depan Usai Pensiun dari MotoGP

Rossi Beberkan Rencana Masa Depan Usai Pensiun dari MotoGP

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 12:05 WIB

Lorenzo Cabut ke Ducati Lantaran Yamaha Lebih Utamakan Rossi?

Lorenzo Cabut ke Ducati Lantaran Yamaha Lebih Utamakan Rossi?

News | Rabu, 25 Januari 2017 | 19:04 WIB

Hijrah dari Yamaha, Lorenzo Bermimpi Jadi 'Ducatista'

Hijrah dari Yamaha, Lorenzo Bermimpi Jadi 'Ducatista'

News | Rabu, 25 Januari 2017 | 14:31 WIB

Liburan ke Bali, Rekan Baru Rossi Ini Pamer Tubuh Atletis

Liburan ke Bali, Rekan Baru Rossi Ini Pamer Tubuh Atletis

News | Selasa, 24 Januari 2017 | 20:50 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×