Ini 13 Solusi Atasi Kemacetan Jakarta ala Anies Baswedan

Arsito Hidayatullah, Dian Rosmala

Rabu, 01 Februari 2017 | 13:43 WIB
Ini 13 Solusi Atasi Kemacetan Jakarta ala Anies Baswedan
Anies Baswedan (tengah) dalam acara diskusi di sebuah kafe di Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (1/2/2017). [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta, Anies Baswedan, menggelar diskusi soal transportasi di Jakarta. Acara ini antara lain dihadiri oleh anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Moreno Soeprapto, beserta sejumlah pengemudi angkutan umum di Jakarta.

Dalam paparannya, Anies menawarkan 13 poin solusi permasalahan kemacetan di Jakarta. Yang pertama menurutnya, yaitu dengan mengintegrasikan seluruh angkutan umum di Jakarta hanya dengan satu kali bayar (seharga) Rp5.000.

"Misalnya, sekali jalan masyarakat hanya bayar Rp5 ribu, bisa naik Transjakarta, Kopaja, Metromini, dan angkutan umum (lain). Prinsipnya, transportasi terjangkau untuk seluruh warga Jakarta," kata Anies di Kafe Typologi, Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (1/2/2017).

Masih menurut Anies, solusi kedua yaitu dengan menyediakan sekolah pengemudi angkutan umum. Anies menilai bahwa hal ini penting, agar para pengemudi dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Menata transportasi tidak hanya dengan membangun infrastruktur, tetapi harus membangun SDA-nya," ujar Anies.

Solusi ketiga dari Anies adalah bekerjasama dengan PT KAI menata kawasan di sekitar stasiun. Kata Anies, layanan kereta yang baik saat ini tidak didukung fasilitas pejalan kaki, pesepeda dan angkutan pengumpan di sekitar stasiun, sehingga belum membuat nyaman pengguna angkutan umum dan warga sekitarnya.

Lalu solusi keempat, yaitu dengan menata dan membina pengemudi angkot dan ojek untuk meningkatkan aspek keselamatan. Pasangan cawagub Sandiaga Uno ini mengatakan bahwa saat ini Pemprov DKI Jakarta masih menganggap ojek sebagai angkutan ilegal. Padahal menurutnya, ojek sangat dibutuhkan masyarakat.

"Perlu ada kebijakan transisi mengatasi kesenjangan ini, mengingat 75 persen kasus kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor," ujar Anies pula.

Solusi kelima dari Anies adalah penyediaan fasilitas park and ride yang terjangkau, tertata, serta tersebar luas sepanjang jalur KRL, MRT dan Transjakarta, sehingga meningkatkan minat masyarakat menggunakan angkutan umum.

Kemudian yang keenam, yaitu dengan mendukung kepolisian menerapkan penegakan hukum lalu lintas berbasis elektronik. Menurut dia, petugas kepolisian tidak harus di lapangan, tetapi masyarakat bisa tertib dan taat dengan aturan lalu lintas.

Selanjutnya solusi ketujuh, yaitu dengan menerapkan jalan berbayar berbasis elektronik. Anies menyebut, ini adalah program yang telah tertunda lama. Ia menyatakan akan membentuk badan pengawas independen, agar dananya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan angkutan umum.

Masih menurut Anies, yang kedelapan adalah mempercepat pembangunan MRT dan LRT, serta menata bangunan di sepanjang jalur dengan sistem Transit Oriented Development (TOD).

"TOD adalah memaksimalkan angkutan massal yang dilengkapi fasilitas pejalan kaki dan sepeda," kata Anies.

Lalu solusi kesembilan, meningkatkan tata kelola terminal dan simpul transportasi lain, agar memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat dalam melakukan perjalanan. Yang kesepuluh, menyediakan fasilitas pejalan kaki yang ramah iklim tropis, serta terintegrasi dengan stasiun KRL dan halte Transjakarta.

Solusi kesebelas dari Anies adalah dengan mendata, menata dan mengatur angkutan berbasis online, sehingga bersinergi dengan pemerintah dalam mengatasi kemacetan Jakarta.

"Kehadiran teknologi dalam sistem transportasi tidak terelakkan. Perlu ada aturan adil dan saling menguntungkan bagi kemaslahatan warga Jakarta," tutur Anies pula.

Berikutnya, solusi keduabelas yaitu mempercepat proses pembangunan Tol Lingkar Luar dan tidak membangun enam ruas tol dalam kota yang menambah kemacetan Jakarta.

"Terakhir, ketigabelas, menyiapkan masterplan transportasi yang lebih manusiawi dan adil untuk warga Jakarta," kata Anies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Didukung Antasari, Anies Didukung BW dan Adnan

Ahok Didukung Antasari, Anies Didukung BW dan Adnan

News | Selasa, 31 Januari 2017 | 21:26 WIB

Mengapa Anies, Sandiaga, dan Prabowo Kampanye Secara Terpisah?

Mengapa Anies, Sandiaga, dan Prabowo Kampanye Secara Terpisah?

News | Selasa, 31 Januari 2017 | 20:48 WIB

Prabowo Hitung di Atas Kertas, Anies-Sandiaga Bisa Kalahkan Ahok

Prabowo Hitung di Atas Kertas, Anies-Sandiaga Bisa Kalahkan Ahok

News | Selasa, 31 Januari 2017 | 16:11 WIB

Anies Janji akan Bangun Pusat Kebudayaan Betawi

Anies Janji akan Bangun Pusat Kebudayaan Betawi

News | Selasa, 31 Januari 2017 | 12:23 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×