AS Keluarkan Sanksi Baru Kepada Iran

Adhitya Himawan

Sabtu, 04 Februari 2017 | 06:22 WIB
AS Keluarkan Sanksi Baru Kepada Iran
Presiden AS terpilih Donald Trump. (AFP)

Amerika Serikat, Jumat (4/2/2017), mengumumkan penerapan sanksi terhadap sejumlah pihak yang terlibat dalam program peluru kendali balistik Iran dan membantu militer di Iran.

Sanksi dikeluarkan beberapa hari setelah Iran melakukan uji coba rudal balistik yang mengundang peringatan dari Washington.

Departemen Keuangan AS dalam pernyataannya mengatakan langkah terbaru itu merupakan wujud komitmen AS dalam menerapkan sanksi terhadap Iran terkait program rudal balistik dan tindakan-tindakan Teheran yang membahayakan stabilitas di kawasan.

Penjatuhan sanksi, kata Depkeu, sejalan dengan komitmen AS yang diatur dalam kesepakatan nuklir dengan Iran.

Sanksi baru diterapkan terhadap sejumlah jaringan dan pendukung pengadaan rudal balistik Iran, termasuk satu agen pengadaan serta delapan orang dan kelompok.

Berdasarkan sanksi yang diumumkan pada Jumat itu, semua hak milik dan kepentingan pihak-pihak tersebut di wilayah AS diblokir. Sementara itu, warga AS secara umum dilarang melakukan transaksi dengan pihak-pihak yang dimasukkan ke dalam daftar penerima sanksi tersebut.

"Dukungan yang terus diberikan Iran bagi terorisme dan pengembangan program rudal balistiknya merupakan ancaman bagi kawasan, bagi mitra-mitra kita di seluruh dunia, bagi Amerika Serikat," kata pejabat Departemen Keuangan, John Smith.

"Kita akan terus secara aktif menerapkan langkah-langkah yang memungkinkan, termasuk penjatuhan sanksi keuangan, untuk menangani perilaku ini," kata Smth.

Sementara AS mengungkapkan sejumlah sanksi baru terhadap Iran, Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga mengeluarkan peringatan terhadap Republik Islam tersebut.

baca juga

"Iran sedang bermain dengan api ... mereka tidak menghargai betapa baik Presiden Obama kepada mereka. Bukan saya!" cuit Trump.

Amerika Serikat pada Rabu (1/2/2017) secara resmi memperingatkan Iran menyangkut peluncuran rudalnya baru-baru ini serta serangan terhadap sebuah kapal Arab Saudi oleh milisi Houthi dukungan Iran dan Yaman.

Peluncuran rudal tersebut "menggarisbawahi apa yang seharusnya sudah jelas bagi masyarakat internasional tentang tindakan Iran yang membayakan stabilisasi di Timur Tengah," kata Michael Flynn, penasihat keamanan nasional Presiden Trump, dalam suatu pernyataan.

Sebagai tanggapan, Kementerian Luar Negeri Iran pada Kamis menyebut pernyataan Flynn soal uji coba rudal Iran baru-baru ini sebagai komentar yang "tidak berdasar." "Uji coba rudal Iran tidak melanggar Resolusi 2231 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qasemi.

Qasemi mengatakan pernyataan Flynn "tidak berdasar serta provokatif. Ia menambahkan bahwa "tidak satu pun rudal Iran yang dirancang untuk membawa senjata nuklir." (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sanksi AS Terhadap Intelijen Rusia Melunak

Sanksi AS Terhadap Intelijen Rusia Melunak

News | Jum'at, 03 Februari 2017 | 06:17 WIB

Pembicaraan Suriah oleh Dewan Keamanan PBB Ditunda

Pembicaraan Suriah oleh Dewan Keamanan PBB Ditunda

News | Rabu, 01 Februari 2017 | 06:21 WIB

PM Israel: Harus Ada Penjelasan untuk Uji Coba Rudal Iran

PM Israel: Harus Ada Penjelasan untuk Uji Coba Rudal Iran

News | Selasa, 31 Januari 2017 | 19:47 WIB

Bantu Korban Aturan Kontroversial Trump, Google Kumpulkan Rp53 M

Bantu Korban Aturan Kontroversial Trump, Google Kumpulkan Rp53 M

Tekno | Selasa, 31 Januari 2017 | 11:15 WIB

Gara-gara Trump, Banyak Perusahaan AS Minta Maaf Ke Indonesia

Gara-gara Trump, Banyak Perusahaan AS Minta Maaf Ke Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Januari 2017 | 14:12 WIB

Pria Palestina Ditembak Mati Tentara Israel

Pria Palestina Ditembak Mati Tentara Israel

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 06:51 WIB

Ngotot Bangun Pemukiman, Jerman Kecam Israel

Ngotot Bangun Pemukiman, Jerman Kecam Israel

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 06:46 WIB

Trump akan Bangun Kembali Penjara Rahasia CIA di Luar Negeri

Trump akan Bangun Kembali Penjara Rahasia CIA di Luar Negeri

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 06:40 WIB

AS Mundur Dari TPP, Faisal Basri: Indonesia Tidak Usah Panik

AS Mundur Dari TPP, Faisal Basri: Indonesia Tidak Usah Panik

Bisnis | Rabu, 25 Januari 2017 | 09:25 WIB

Jerman Merasa Untung Jika AS Perang Dagang dengan Asia

Jerman Merasa Untung Jika AS Perang Dagang dengan Asia

Bisnis | Rabu, 25 Januari 2017 | 06:35 WIB

Terkini

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

×