Taman Mini di Jerman Pasang Tembok Kelilingi Kota Amerika Serikat

Tomi Tresnady | Suara.com

Minggu, 05 Februari 2017 | 03:33 WIB
Taman Mini di Jerman Pasang Tembok Kelilingi Kota Amerika Serikat
Miniatur Wunderland tampilkan tembok pembatas mengeliliki wilayah Las Vegas. [Instagram @miniaturwunderland]

Suara.com - Sebuah taman mini terkenal di Jerman bernama Miniatur Wunderlan, yang menampilkan miniatur berbagai belahan dunia, memasang dinding mengelilingi kota Las Vegas, Amerika Serikat, sebagai tentangan terhadap rencana Presiden Donald Trump membangun dinding di perbatasan dengan Meksiko.

Tampilan di Miniatur Wonderland, yang menurut Trip Advisor adalah tujuan utama wisata di kota Hamburg dan sudah terkenal di kalangan wisatawan.

Pengunjung bisa mengintip di atas miniatur dinding beton, yang di atasnya ditutup dengan kawat untuk melihat tempat kecil, seperti, gunung Rushmore dan cakrawala Las Vegas.

Semboyan "Biarkan dunia menjadi hebat lagi" tertulis di dinding itu, merujuk pada slogan kampanye Trump, "Buat Amerika hebat lagi".

"Saya tidak ingin memberitahu siapa pun apa yang harus dipikirkan. Semua orang harus melihat dinding itu, dan kemudian memutuskan terlepas dari apakah mereka merupakan kelompok kiri, kanan, atau tengah," kata Gerrit Braun, salah satu pendiri Miniatur Wonderland.

"Yang penting adalah orang-orang berpikir tentang hal itu." Ryan Ott, seorang turis dari Amerika Serikat, berkata, "Saya pikir ini lelucon bagus dan dibutuhkan dunia, saya pikir, untuk membantu mengatasi yang terjadi di negara kami."

Sementara itu, pengacara pemerintah mengatakan kepada surat kabar Washington Post bahwa sudah lebih dari 100.000 visa dicabut sejak Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif menyangkut kebijakan imigrasi pekan lalu.

Berdasarkan atas perintah ditandatangani Trump itu, pengungsi dan warga dari tujuh negara Timur Tengah dan Afrika Utara untuk sementara dilarang masuk ke Amerika Serikat.

Namun, pada Jumat, Departemen Luar Negeri AS mengatakan jumlah visa yang dicabut berdasarkan perintah Trump itu tidak mencapai 60.000, kata laporan AP, seperti dilansir Antara.

Pengacara itu mengungkapkan data tersebut dalam sidang penuntutan hukum yang diajukan oleh dua pria bersaudara warga Yaman.

Gedung Putih mengecilkan dampak yang ditimbulkan oleh perintah eksekutif Trump terhadap masyarakat. Kekacauan dan unjuk rasa bermunculan di bandar-bandar udara di berbagai wilayah AS.

Melalui perintah yang ditandatangani Trump pada 27 Januari itu, pengungsi dari seluruh dunia untuk selama 120 hari dilarang memasuki wilayah Amerika Serikat.

Para warga dari tujuh negara, yang disebut "negara-negara yang dikhawatirkan merupakan sumber terorisme", selama 90 hari dilarang masuk ke AS.

Ketujuh negara yang dimasukkan dalam larangan memasuki AS adalah Iran, Irak, Libya, Suriah, Somalia, Sudan dan Yaman.

Jumlah penduduk di ketujuh negara itu mencapai 130 juta orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Trump Jadi Presiden AS, 100.000 Visa Telah Dicabut

Trump Jadi Presiden AS, 100.000 Visa Telah Dicabut

News | Sabtu, 04 Februari 2017 | 06:29 WIB

Inilah Deretan Istri dan Mantan Pacar Donald Trump

Inilah Deretan Istri dan Mantan Pacar Donald Trump

Video | Sabtu, 04 Februari 2017 | 23:28 WIB

Dianggap Dukung Trump, Ratusan Ribu Orang Hapus Aplikasi Uber

Dianggap Dukung Trump, Ratusan Ribu Orang Hapus Aplikasi Uber

Tekno | Jum'at, 03 Februari 2017 | 12:17 WIB

Misteri Rambut Lebat Donald Trump Terjawab

Misteri Rambut Lebat Donald Trump Terjawab

Lifestyle | Jum'at, 03 Februari 2017 | 09:47 WIB

CEO Uber Mengundurkan  Diri Dari Tim Penasehat Bisnis Trump

CEO Uber Mengundurkan Diri Dari Tim Penasehat Bisnis Trump

Bisnis | Jum'at, 03 Februari 2017 | 06:36 WIB

Sanksi AS Terhadap Intelijen Rusia Melunak

Sanksi AS Terhadap Intelijen Rusia Melunak

News | Jum'at, 03 Februari 2017 | 06:17 WIB

Sekjen PBB Minta Trump Cabut Larangan Imigran Muslim Masuk AS

Sekjen PBB Minta Trump Cabut Larangan Imigran Muslim Masuk AS

News | Kamis, 02 Februari 2017 | 10:31 WIB

Negara Arab Ini Bela Kebijakan Imigrasi Trump

Negara Arab Ini Bela Kebijakan Imigrasi Trump

News | Kamis, 02 Februari 2017 | 06:27 WIB

Wah, 9 Perusahaan Terbesar di Amerika Menentang Trump

Wah, 9 Perusahaan Terbesar di Amerika Menentang Trump

News | Rabu, 01 Februari 2017 | 18:40 WIB

Karyawan Harley Davidson Ancam Demo Trump Jika Berkunjung

Karyawan Harley Davidson Ancam Demo Trump Jika Berkunjung

Otomotif | Rabu, 01 Februari 2017 | 13:37 WIB

Terkini

Buntut Kasus Amsal Sitepu, Intel Kejagung Amankan Kajari Karo!

Buntut Kasus Amsal Sitepu, Intel Kejagung Amankan Kajari Karo!

News | Minggu, 05 April 2026 | 10:27 WIB

Suasana Haru Pemakaman Kopda Anumerta Farizal di TMP Giripeni, Isak Tangis Keluarga Pecah

Suasana Haru Pemakaman Kopda Anumerta Farizal di TMP Giripeni, Isak Tangis Keluarga Pecah

News | Minggu, 05 April 2026 | 10:15 WIB

Pemakaman Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon Digelar Pagi Ini di TMP Giripeni

Pemakaman Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon Digelar Pagi Ini di TMP Giripeni

News | Minggu, 05 April 2026 | 10:09 WIB

Kondisi Makin Tak Aman, Panglima Instruksikan Prajurit TNI di Lebanon Masuk Bunker

Kondisi Makin Tak Aman, Panglima Instruksikan Prajurit TNI di Lebanon Masuk Bunker

News | Minggu, 05 April 2026 | 10:05 WIB

3 Prajurit TNI Kembali Jadi Korban di Lebanon, Menlu Sugiono Beri Pernyataan Keras ke PBB

3 Prajurit TNI Kembali Jadi Korban di Lebanon, Menlu Sugiono Beri Pernyataan Keras ke PBB

News | Minggu, 05 April 2026 | 10:00 WIB

Kronologi Israel Serang Markas UNIFIL, Tiga Prajurit TNI Terluka

Kronologi Israel Serang Markas UNIFIL, Tiga Prajurit TNI Terluka

News | Minggu, 05 April 2026 | 09:05 WIB

KSAD Minta Keluarga Prajurit TNI yang Bertugas di Lebanon Tak Risau: Doakan Saja

KSAD Minta Keluarga Prajurit TNI yang Bertugas di Lebanon Tak Risau: Doakan Saja

News | Sabtu, 04 April 2026 | 21:35 WIB

Menjangkau Area Terisolir, Tito Pastikan Bantuan Tersalurkan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Menjangkau Area Terisolir, Tito Pastikan Bantuan Tersalurkan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

News | Sabtu, 04 April 2026 | 21:17 WIB

Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur, Menlu Sugiono Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL

Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur, Menlu Sugiono Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:57 WIB

Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat

Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:34 WIB