Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Sabtu, 04 April 2026 | 20:34 WIB
Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat
Mendagri sekaligus Kasatgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian meninjau langsung kondisi pengungsi di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (4/4/2026). (Dok: Kemendagri)

Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian meninjau langsung kondisi pengungsi di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (4/4/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan percepatan penanganan warga terdampak bencana, termasuk yang masih berada di tenda.

Dalam peninjauan tersebut, Tito berdialog dengan para pengungsi di tiga desa, yakni Lubuk Sidup, Tanjung Gelumpang, dan Sekumur. Ketiga desa tersebut berada di Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.

Ia mengungkapkan bahwa jumlah pengungsi telah menurun drastis dibandingkan kondisi awal pascabencana yang terjadi pada akhir November 2025. Dari sekitar 2,1 juta jiwa yang sempat mengungsi di tiga provinsi terdampak, kini jumlahnya semakin berkurang. 

“Yang pemerintah sampaikan adalah [pengungsi yang sudah tidak tinggal di tenda] mendekati 100 persen. Kenapa? Kita hitung lebih kurang sekira-kira katakanlah 300 KK (Kepala Keluarga) lebih kurang misalnya 1.000 pengungsi, dibanding dengan awalnya 2,1 juta jiwa, itu sudah 99 persen lebih [yang tidak lagi di tenda],” ujar Tito. 

Ia menegaskan, meskipun jumlahnya relatif sedikit, pemerintah tetap memberikan perhatian penuh terhadap para pengungsi yang tersisa, khususnya di Aceh Tamiang dan Bireuen. Bagi pengungsi di Bireuen, pemerintah tengah membangun hunian tetap (huntap). 

"Kemudian yang masuk ke daerah Sekerak ini, yang desa-desa saya sebutkan tadi, saya mau lihat satu per satu, dan kemudian bagaimana penyelesaiannya," ujarnya. 

Dalam peninjauan tersebut, Tito melihat langsung progres pembangunan hunian sementara (huntara) di sejumlah desa, termasuk Sekumur. Ia optimistis pembangunan huntara bagi warga dapat segera rampung dalam waktu dekat. Kondisi geografis seperti akses jalan yang terdampak longsor menjadi salah satu kendala dalam percepatan pembangunan di wilayah tersebut.

"Mudah-mudahan cuaca mendukung, sehingga akhir minggu depan mudah-mudahan semua yang [huntara] in-situ, yang di tanah masing-masing ini bisa dibangun oleh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana)," ujarnya. 

Selain pembangunan hunian, pemerintah juga memastikan berbagai bantuan diberikan kepada masyarakat terdampak, seperti bantuan lauk-pauk, perabot rumah tangga, hingga stimulan ekonomi. Tito juga menyoroti kebutuhan dasar lainnya, seperti penyediaan air bersih yang akan dipenuhi melalui pembangunan sumur bor oleh BNPB dan Satgas PRR. Langkah ini dilakukan berdasarkan aspirasi masyarakat yang berharap adanya bantuan sumber air bersih. 

baca juga

Lebih lanjut, ia mengungkapkan rencana pembangunan hunian tetap (huntap) secara terpusat sesuai aspirasi masyarakat yang menginginkan relokasi dari kawasan rawan bencana. “Tadi saya sudah dengar langsung dari masyarakat, juga dari pak kepala desa, karena daerahnya daerah rawan di pinggir sungai, maka masyarakat menghendaki agar dibangunkan hunian tetap, dalam bentuk kompleks,” ujarnya. 

Ia menambahkan, proses pembangunan huntap akan dilakukan setelah ketersediaan lahan dipastikan, dengan melibatkan kementerian terkait. Sementara itu, selama masa transisi, pemerintah menjamin kebutuhan pengungsi tetap terpenuhi melalui penyediaan huntara dan bantuan sosial berkelanjutan.

Pada kesempatan itu, Tito juga menyerahkan sejumlah paket bantuan, di antaranya perlengkapan ibadah, sembako, peralatan dapur, dan sejumlah toren air kapasitas 2.000 liter.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Tamiang, serta pejabat terkait lainnya. Selain itu, hadir pula Rektor IPDN Halilul Khairi, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Safrizal ZA, serta pejabat Kemendagri lainnya.  ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:43 WIB

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:11 WIB

Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana

Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:35 WIB

Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak  Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya

Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:33 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

ASN WFH Setiap Jumat, Mendagri Minta Pemda Hitung Dampak Efisiensi Anggaran

ASN WFH Setiap Jumat, Mendagri Minta Pemda Hitung Dampak Efisiensi Anggaran

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:46 WIB

Terkini

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×