Tak Mau Diekstradisi, Penghina Kerajaan Ancam Bunuh PM Thailand

Rizki Nurmansyah

Selasa, 07 Februari 2017 | 07:02 WIB
Tak Mau Diekstradisi, Penghina Kerajaan Ancam Bunuh PM Thailand
Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-o-cha [AFP]

Suara.com - Warga Thailand, yang dicari karena menghina kerajaan, mengeluarkan ancaman kematian kepada perdana menteri Thailand dari Laos, tempat mereka menghindari penangkapan. Informasi ini disampaikan pejabat tinggi keamanan Thailand, Senin (6/2/2017).

Bulan lalu, Thailand menekan Laos terkait pemulangan warga Thailand, yang dicari atas tuduhan penghinaan terhadap kerajaan, yang dapat dijatuhi hukuman penjara hingga 15 tahun.

Pemerintahan militer Thailand mengatakan terdapat sekitar enam tersangka asal Thailand bersembunyi di Laos.

Jenderal Thawip Netniyom, kepala Dewan Keamanan Nasional Thailand, mengatakan kepada wartawan bahwa tersangka pada pekan lalu mengirimkan ancaman kematian kepada Perdana Menteri Prayuth Chan Ocha dan Menteri Pertahanan Prawit Wongsuwan melalui Facebook.

"Saat kami mendorong Laos untuk penangkapan mereka, mereka (tersangka penghina kerajaan) bereaksi," kata Thawip kepada wartawan.

"Ancaman kematian terhadap orang penting dapat mengarah kepada dakwaan pidana lain," katanya.

Sejak merebut kekuasaan melalui kudeta 2014 lalu, pihak junta militer Thailand melakukan tindakan keras terhadap mereka yang melawan.

Penguasa meningkatkan dakwaan terhadap siapa pun menghina kerajaan menyusul mangkatnya Raja Bhumibol Adulyadej pada Oktober tahun lalu.

Prayuth, mantan kepala militer pada kudeta 2014, mengatakan lebih peduli terhadap negaranya daripada nyawanya.

baca juga

Prawit mengatakan kepada para wartawan pada Senin dia tidak mengkhawatirkan ancaman itu dan mengatakan tidak memerlukan tambahan pengawal pribadi.

Pengulas politik Thailand mengatakan mereka yang melakukan penghinaan di Laos itu tampak frustrasi dan tidak dapat melakukan apa pun.

"Itu hanyalah bualan belaka, hanya itu yang dapat mereka lakukan," kata Kan Yuenyong, kepala eksekutif Satuan Intelijen Siam, kepada Reuters.

"Saya ragu mereka dapat melakukan banyak hal dalam keadaannya saat ini," katanya.

Pemerintah Thailand meminta tujuh negara, termasuk Laos, untuk memulangkan 19 orang, yang dituduh melakukan penghinaan terhadap kerajaan.

Thawip berencana akan mengunjungi Laos untuk memperkuat permintaan ekstradisi pemerintah, dan mengatakan pada Senin dia menantikan konfirmasi dari pihak Laos terkait rencana kunjungannya.

Laos belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait perkara itu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Singkong Thailand, Camilan Nikmat untuk Berbagai Suasana

Singkong Thailand, Camilan Nikmat untuk Berbagai Suasana

Lifestyle | Kamis, 05 Januari 2017 | 12:17 WIB

Gagal Jadi Juara, Timnas Garuda Tetap Diapresiasi Para Pesohor

Gagal Jadi Juara, Timnas Garuda Tetap Diapresiasi Para Pesohor

Bola | Minggu, 18 Desember 2016 | 14:04 WIB

Gagal Bawa Timnas Juara Piala AFF, Ini Kata Keluarga Besar Boaz

Gagal Bawa Timnas Juara Piala AFF, Ini Kata Keluarga Besar Boaz

Bola | Minggu, 18 Desember 2016 | 07:01 WIB

Timnas Gagal Boyong Trofi, Puaskah PSSI?

Timnas Gagal Boyong Trofi, Puaskah PSSI?

Bola | Minggu, 18 Desember 2016 | 06:30 WIB

Kalah, Timnas Tetap Dapat Bonus

Kalah, Timnas Tetap Dapat Bonus

Bola | Minggu, 18 Desember 2016 | 05:51 WIB

Komentari Kegagalan Timnas, Boaz: "Kita Sudah Berusaha"

Komentari Kegagalan Timnas, Boaz: "Kita Sudah Berusaha"

Bola | Minggu, 18 Desember 2016 | 05:00 WIB

Tim Garuda Gagal Rebut Piala AFF

Tim Garuda Gagal Rebut Piala AFF

Foto | Minggu, 18 Desember 2016 | 05:30 WIB

Terkini

4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel

Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:05 WIB

BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0

BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

×