Pos TNI AU di Ujung Genteng Diamuk Massa, KSAU: Saya Prihatin

Rizki Nurmansyah

Minggu, 12 Februari 2017 | 19:16 WIB
Pos TNI AU di Ujung Genteng Diamuk Massa, KSAU: Saya Prihatin
Pelantikan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Madya (Marsdya) Hadi Tjahjantodi Istana Negara, Jakarta, Rabu (18/1). [Antara]

Suara.com - Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyesalkan perusakan pos TNI AU di Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (11/2/2017) malam, akibat pemukulan salah seorang warga oleh oknum prajurit TNI AU.

"Saya merasa sangat prihatin dengan kejadian di Ujung Genteng yang seharusnya dapat dihindari. Kita harus bisa menjadi teladan di tengah masyarakat dengan tidak melakukan tindakan kekerasan hanya karena permasalahan yang sebenarnya dapat diselesaikan tanpa menyakiti rakyat," kata KSAU menanggapi perusakan pos TNI AU, di Jakarta, Minggu (12/2/2017).

Karena itu, lanjut Hadi, dirinya memerintahkan pejabat terkait mengunjungi tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban pemukulan, bangun, dan jaga komunikasi dengan masyarakat sekitar.

"Seluruh panglima/komandan agar turun ke bawah dengan memberikan pengarahan kepada prajurit agar mampu memberikan contoh dan teladan di tengah masyarakat sekitar serta menghindari tindakan arogansi, tindak dengan tegas prajurit yang telah melakukan perbuatan tidak terpuji," tegas mantan Irjen Kemhan ini.

Peristiwa yang terjadi di Pos TNI AU Ujung Genteng akan dijadikan pelajaran dan evaluasi agar tidak terjadi di jajaran TNI Angkatan Udara lainnya.

Sementara, Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI Jemi Trisonjaya, menjelaskan peristiwa itu terjadi karena ada informasi sepihak ke masyarakat sehingga terjadi kesalahpahaman yang menyebabkan terjadinya perusakan bangunan pos TNI AU tersebut.

Jemi menjelaskan peristiwa itu berawal pada Sabtu pukul 18.00 WIB ketika anggota yang bertugas atas nama Pratu Oka Prasetyo melaksanakan patroli di sekitar Pos TNI AU Ujung Genteng.

Pada saat itu melintas sepeda motor yang dikendarai salah satu warga setempat yang melewati kubangan air di jalan dan Pratu Oka Prasetyo menegur karena cipratan air tersebut.

"Merasa tidak terima ditegur yang bersangkutan menghentikan kendaraannya lalu menonjok wajah Pratu Oka Prasetyo dan dibalas dengan menempelengnya sehingga salah satu warga tersebut pergi dengan menggunakan sepeda motornya," kata Kadispenau.

baca juga

Pratu Oka Prasetyo kemudian mendatangi rumahnya karena tidak jauh dari Pos TNI AU dan bertemu dengan orang tuanya untuk meminta maaf dan kemudian Pratu Eko Prasetyo kembali ke Pos TNI AU Ujung Genteng.

Namun, sekitar pukul 19.00 WIB sekitar 400 orang warga Ujung Genteng berkumpul di depan Pos TNI AU karena merasa tidak terima salah satu warganya dipukuli yang selanjutnya secara bersama-sama melakukan perusakan terhadap kedua bangunan Pos TNI AU.

Sekitar pukul 20.00 WIB Kapolsek Ciracap beserta anggota dengan Koramil setempat melakukan pengamanan TKP dan melakukan pendekatan serta pada pukul 21.15 WIB situasi mulai reda dan warga sudah kembali ke rumahnya masing-masing.

"Dari kejadian tersebut, Pratu Oka Prasetyo mengalami luka-luka dan dirawat di Puskesmas Gunung Batu Ujung Genteng untuk mendapatkan penanganan medis, sedang kedua bangunan Pos TNI AU dalam kondisi rusak berat," kata Jemi.

Hingga saat ini, Pos TNI AU tersebut dijaga personel TNI AU dibantu oleh Koramil 2214 Surade, Polsek Ciracap dan Satpol PP Kecamatan Ciracap. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pos TNI AU Ujunggenteng Dirusak Massa, Aparat Mediasi Warga

Pos TNI AU Ujunggenteng Dirusak Massa, Aparat Mediasi Warga

News | Minggu, 12 Februari 2017 | 04:40 WIB

Helikopter Agusta Westland 101

Helikopter Agusta Westland 101

Foto | Kamis, 09 Februari 2017 | 17:06 WIB

Dimaki dengan Sebutan Binatang, TNI AU Lacak Pemilik Akun Twitter

Dimaki dengan Sebutan Binatang, TNI AU Lacak Pemilik Akun Twitter

Tekno | Minggu, 05 Februari 2017 | 07:30 WIB

Sebut TNI AU "Banci", Pengguna Twitter Ini Minta Maaf

Sebut TNI AU "Banci", Pengguna Twitter Ini Minta Maaf

Tekno | Kamis, 26 Januari 2017 | 16:13 WIB

Serah Terima Jabatan KSAU

Serah Terima Jabatan KSAU

Foto | Jum'at, 20 Januari 2017 | 14:07 WIB

Panglima TNI Pimpin Sertijab KASAU Hadi Tjahjanto

Panglima TNI Pimpin Sertijab KASAU Hadi Tjahjanto

News | Jum'at, 20 Januari 2017 | 09:28 WIB

Jokowi Melantik Kepala Staf Angkatan Udara

Jokowi Melantik Kepala Staf Angkatan Udara

Foto | Rabu, 18 Januari 2017 | 18:14 WIB

Komisi I Yakin Tidak Ada Konflik Internal Saat Hadi Jabat KSAU

Komisi I Yakin Tidak Ada Konflik Internal Saat Hadi Jabat KSAU

News | Rabu, 18 Januari 2017 | 17:59 WIB

Terkini

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:36 WIB

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:32 WIB

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

×