Pos TNI AU Ujunggenteng Dirusak Massa, Aparat Mediasi Warga

Tomi Tresnady | Suara.com

Minggu, 12 Februari 2017 | 04:40 WIB
Pos TNI AU Ujunggenteng Dirusak Massa, Aparat Mediasi Warga
Ilustrasi orang berkelahi. [shutterstock]

Suara.com - Aparat gabungan dari TNI dan Polri bermediasi dengan warga pascaperusakan Pos TNI AU Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, untuk menenangkan massa.

"Kondisi di lokasi kejadian tepatnya di Desa Ciracap sudah berangsur kondusif. Saat ini kami tengah bermediasi dengan warga," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus melalui siaran persnya, Sabtu.

Untuk mengamankan lokasi dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan puluhan personel keamanan disiagakan dan berkoordinasi dengan Polisi Militer Angkatan Udara.

Sementara anggota dari Satuan Reskrim Polres Sukabumi dan Tim Indetifikasi Polres Sukabumi masih melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, warga yang diduga menjadi korban penganiayaan oknum anggota TNI AU sudah dibawa ke RSUD Jampang Kulon untuk mendapatkan pengobatan.

"Kondisi keamaman sudah kondusif dan warga pun diimbau untuk menahan diri dan jangan terprovokasi dengan informasi yang belum tentu kebenarannya," tambah Yusri.

Sebelumnya, pada Sabtu, (11/2) sekitar pukul 17.00 WIB oknum TNI AU Ujunggenteng yang mengendarai sepeda motor diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang warga karena tidak terima wajah dan tubuhnya terkena cipratan genangan air dari motor yang ditumpangi warga.

Tidak sampai itu saja, rumah warga yang menjadi korban penganiayaan juga kembali didatangi oleh oknum TNI AU yang diduga tengah mabuk tersebut.

Usai meninggalkan rumah korban, sekitar pukul 19.00 WIB, massa mendatangi Pos TNI AU dan langsung melakukan perusakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dimaki dengan Sebutan Binatang, TNI AU Lacak Pemilik Akun Twitter

Dimaki dengan Sebutan Binatang, TNI AU Lacak Pemilik Akun Twitter

Tekno | Minggu, 05 Februari 2017 | 07:30 WIB

Sebut TNI AU "Banci", Pengguna Twitter Ini Minta Maaf

Sebut TNI AU "Banci", Pengguna Twitter Ini Minta Maaf

Tekno | Kamis, 26 Januari 2017 | 16:13 WIB

Istana Sebut Presiden Jokowi Telah Putuskan Calon KSAU Baru

Istana Sebut Presiden Jokowi Telah Putuskan Calon KSAU Baru

News | Jum'at, 13 Januari 2017 | 10:25 WIB

Ini Tiga Nama Calon KSAU yang Diajukan Panglima TNI ke Presiden

Ini Tiga Nama Calon KSAU yang Diajukan Panglima TNI ke Presiden

News | Rabu, 11 Januari 2017 | 14:03 WIB

Pesawat Hercules AU Tujuan Timika-Wamena Jatuh

Pesawat Hercules AU Tujuan Timika-Wamena Jatuh

News | Minggu, 18 Desember 2016 | 08:59 WIB

Jokowi Kunjungi Korpaskhas TNI AU

Jokowi Kunjungi Korpaskhas TNI AU

Foto | Selasa, 15 November 2016 | 15:45 WIB

Terkini

Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!

Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35 WIB

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:28 WIB

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:18 WIB

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:15 WIB

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:56 WIB

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:53 WIB

Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:33 WIB

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:29 WIB

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:17 WIB