Kapolda Metro Jaya Ingin Punya Mesin Pemusnah Narkoba

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 02 Maret 2017 | 14:25 WIB
Kapolda Metro Jaya Ingin Punya Mesin Pemusnah Narkoba
Rilis pengungkapan kasus narkoba jenis tembakau gorila di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (3/2).

Suara.com - Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan berencana membeli insinerator atau mesin pemusnah barang bukti narkoba dari hasil proses lelang dari aset-aset yang berkaitan dengan kasus peredaran narkoba.

"Jadi kalau ada aset-aset yang bisa kami sita, harta negara, terus dikompensasi untuk kepentingan narkoba alangkah baiknya. Saya ingin punya juga nih alat-alat penghancur barang bukti ini, kami kan belum punya," kata Iriawan usai menggelar pemusnahan barang bukti narkoba di Polda Metro Jaya, Kamis (2/3/2017).

Dalam kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba yang diungkap selama 2 bulan, Januari hingga Februari 2017, polisi meminjam mesin insinerator Badan Narkotika Nasional (BNN).

"Ini punya BNN. Alangkah baiknya kalau kami punya. Masa Polda Metro tidak punya sebesar ini," kata dia.

Kata Iriawan harga mesin pemusnah barang bukti narkoba tersebut cukup mahal hampir sekitar Rp5 miliar. Dari upaya perampasan aset yang berkaitan dengan kasus narkoba bisa membeli mesin pemusnah tersebut.

"Asetnya bisa dikompensasikan untuk menangani kasus narkoba kembali. Ya kami kalau bisa kenapa nggak kita lakukan? Seperti ini, berapa harga ini, Rp5 miliar, kami nggak mampu beli ini gitu," katanya.

Hasil lelang dari aset bergerak dan tidak bergerak tersebut juga bisa digunakan sebagai dana operasional penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dalam hal memberantas peredaran narkoba. Dia pun menjamin akan transparan mengelola dana dari hasil pelelangan aset-aset yang disita polisi.

"Kan keuangannya jelas penggunaannya. Kan ada Perwabkunya (Pertanggungjawaban Keuangan) itu uang negara. Kalau korupsi ya kami tindaklanjuti, nggak mungkin lah. Uangnya kan masuk ke negara, jadi untuk beli apa jelas, beli ini ada keluar berapa, ada Perwabkunya. Kalau saya senangnya bisa beli ini, bisa kami manfaatkannya. Jadi kami tidak usah minjem BNN. Ini penting untuk dimusnahkan, barang diapikan di sini," katanya.

Iriawan mengaku adanya rencana pembelian mesin pemusnah narkoba itu karena anggaran yang dimiliki Polda Metro Jaya tak cukup untuk menunjang operasional polisi seperti kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba.

baca juga

"Kurang, tapi kadang-kadang mengajukan kepada kami dana-dana yang masih ada, dana persiapan, dana kondensi, dana Samsat, kalau tidak masuk dalam Dipa bisa kita lakukan. Tapi, tetap masih kurang. Karena narkoba itu never ending, tak ada akhirnya," katanya.

Terkait keinginan untuk bisa memiliki mesin insinerator itu, dirinya telah memerintahkan Dirnarkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Nico Afinta agar penyidik bisa berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan terkait hasil lelang sitaan aset dalam kasus narkoba yang telah diputus oleh pengadilan.

"Setelah ini saya perintahkan Pak Dirnarkoba, tadi ada Aspidum juga untuk mengkomunikasikan, tinggal mencontoh saja BNN. Pakai MoU, jadi saya rasa tidak terlalu sulit," kata dia

Hari ini, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya memusnahkan barang bukti dari sejumlah kasus narkoba yang diungkap selama kurun waktu dua bulan kemarin. Barang bukti yang dimusnahkan yakni narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 177 kilogram, 228.978 butir ekstasi. Barang bukti narkoba lainnya diantaranya yakni 22.360 butir pil happy five, 9, 77 kilogram tembakau Gorilla, 2,057 kilogram ganja, 15 kilogram bahan ekstasi dan sebanyak 350 kilogram bahan dasar tembakau Gorilla turut dimusnahkan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Musnahkan Narkoba, Kapolda Singgung Keberanian Presiden Duterte

Musnahkan Narkoba, Kapolda Singgung Keberanian Presiden Duterte

News | Kamis, 02 Maret 2017 | 12:30 WIB

WNA Taiwan Ditembak Mati karena Terlibat Jaringan Narkoba Dunia

WNA Taiwan Ditembak Mati karena Terlibat Jaringan Narkoba Dunia

News | Kamis, 02 Maret 2017 | 10:24 WIB

Manajer Bantah Andika "The Titans" Ditangkap karena Gorilla

Manajer Bantah Andika "The Titans" Ditangkap karena Gorilla

Entertainment | Rabu, 01 Maret 2017 | 14:49 WIB

Waspada! Bandar Jadikan Anak Jadi Kurir Narkoba

Waspada! Bandar Jadikan Anak Jadi Kurir Narkoba

News | Minggu, 26 Februari 2017 | 03:14 WIB

Bandar Narkoba Manfaatkan Celah Pidana Anak

Bandar Narkoba Manfaatkan Celah Pidana Anak

News | Sabtu, 25 Februari 2017 | 12:01 WIB

Penjara Perempuan Martapura Digeledah karena Narkoba

Penjara Perempuan Martapura Digeledah karena Narkoba

News | Minggu, 19 Februari 2017 | 20:44 WIB

Anies Tegaskan Edukasi Narkoba Tak Cuma Anak, Juga ke Orang Tua

Anies Tegaskan Edukasi Narkoba Tak Cuma Anak, Juga ke Orang Tua

News | Jum'at, 10 Februari 2017 | 20:23 WIB

Polisi Ringkus Pemasok Sabu ke Mantan Anggota DPRD Depok

Polisi Ringkus Pemasok Sabu ke Mantan Anggota DPRD Depok

News | Jum'at, 10 Februari 2017 | 11:09 WIB

Astaga, Sipir Rutan Cilodong Diduga Terlibat Sabu

Astaga, Sipir Rutan Cilodong Diduga Terlibat Sabu

News | Rabu, 08 Februari 2017 | 04:12 WIB

Golkar Minta Kadernya di DPRD Depok Serahkan Diri ke Polisi

Golkar Minta Kadernya di DPRD Depok Serahkan Diri ke Polisi

News | Senin, 06 Februari 2017 | 17:10 WIB

Terkini

Beras SPHP Tak Akan Langka, Pasar Bakal Diguyur 1 Juta Ton

Beras SPHP Tak Akan Langka, Pasar Bakal Diguyur 1 Juta Ton

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:40 WIB

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:31 WIB

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 18:30 WIB

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:28 WIB

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:27 WIB

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:26 WIB

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Surakarta | Rabu, 30 September 2026 | 18:24 WIB

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:23 WIB

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:22 WIB

Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027

Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 18:20 WIB

×