Keluarga Cendana Bisa 'Berkuasa' Lagi Jika Terjadi Kekacauan

Madinah, Bagus Santosa

Rabu, 15 Maret 2017 | 01:00 WIB
Keluarga Cendana Bisa 'Berkuasa' Lagi Jika Terjadi Kekacauan
Anies Baswedan (paling kiri) duduk bersama pentolan FPI Rizieq Shihab (tengah) dan Tommy Soeharto (kanan) saat acara 51 Tahun Supersemar serta Haul Soeharto di Masjid At Tin, Jakarta Timur, Sabtu (11/3/2017) malam. [Suara.com/Istimewa]

Suara.com - Direktur Lingkar Madani Ray Rangkuti ‎menilai Keluarga Cendana sedang menikmati kebebasan demokrasi seperti sekarang. Hal itu terlihat dari bebasnya mereka melakukan aktivitas apapun, termasuk aktivitas politik.

Salah satu aktivitas politik yang disorot yakni perayaan haul Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar)‎ di Masjid At-Tin, Taman Mini, Jakarta Timur, Sabtu (11/3/2017).

Dalam acara tersebut mereka mengundang sejumlah tokoh politik di antaranya pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI‎ Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto, serta Wakil Ketua Majelis Syuro ‎Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid.

"Yang sangat menikmati demokrasi adalah salah satunya keluarga Pak Harto. Pascareformasi tidak diapa-apa-kan, meninggal tetap dimuliakan, anak-cucunya tidak pernah diganggu oleh negara mereka bebas berusaha dan berpolitik," kata Ray dihubungi suara.com, Jakarta, Selasa (14/3/2017).

Atas dasar itu, sambungnya, wajar Keluarga Cendana melakukan konsolidasi politik. Dan bukan kali ini saja Keluarga Cendana terjun berpolitik secara langsung. Sebelumnya, kata Ray, Siti Hardijanti Rukmana (Tutut Soeharto), Siti Hediati Hariyadi (Titik Soeharto) dan Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) juga bebas berpolitik praktis lewat partai politik masing-masing.

"Mbak tutut ada dua kali ikut pemilu melalui partai yang bukan Golkar, Mbak titik jadi anggota DPR karena Golkar, dan Mas Tommy ini dua kali bikin parpol setelah pemilu 2014 lalu gagal partainya ikut verifikasi dan sekarang bikin partai politikl baru," kata Ray.

"Pertanyaannya adalah apakah konsolidasi ini berpengaruh untuk 2019? Dugaan saya tidak. Mereka butuh 10 tahun dari sekarang," tambahnya.

Ray mengatakan, Keluarga Cendana baru bisa menguasai perpolitikan di Indonesia pada 10 tahun ke depan. Namun, harus berdasarkan catatan khusus. ‎

Pertama, terjadinya kekacauan karena tidak bisa mengelola reformasi sehingga tumbuh ingatan indah terhadap rezim orde baru. Atau, Keluarga Cendana dapat menawarkan imajinasi tentang masa depan yang lebih baik.

baca juga

"Yang pertama, soal kekacauan itu kita tidak tahu apakah itu akan terjadi atau tidak. tapi saya merasa agak sulit karena sekarang relatif damai. Kedua, Apakah mungkin mereka memiliki tawaran tentang masa depan, saya juga ragu. Karena mereka ingin menarik kondisi kekinian dengan orde bapaknya, orde baru," kata dia.

Ray kemudian menganalisis mengenai pemilih Keluarga Cendana saat ini dan di masa depan. Untuk masa kini, kebanyakan pemilihnya merupakan orang-orang yang lahir di tahun 1940an karena merasakan indahnya Orde Baru. Namun, hingga batas kelahiran tahun 1970an, masyarakat mulai memiliki sikap pesimis terhadap Orde Baru.

"Kalau saya katakan mereka (Keluarga Cendana) butuh 10 tahun, berarti kan tahun 2029 kan, nah itu artinya pemilihnya adalah orang yang lahir di era 2000an yang sama sekali tidak mungkin dan nggak akrab dengan visi, ideologi seperti orde baru, ya jelas nggak hidup di mereka, kan gitu," kata dia.

Lalu, apakah Keluarga Cendana akan bergabung untuk menghadapi 2029? Ray mengatakan hal itu memiliki kemungkinan yang tipis.

"Meski melalui Tommy sedang mengkonsolidasikan rezim Orde Baru lagi, tapi belum tentu (Keluarga Cendana bergabung di 2029)," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keluarga Cendana Sedang Test On The Water

Keluarga Cendana Sedang Test On The Water

News | Selasa, 14 Maret 2017 | 22:23 WIB

Kekayaan Cendana Bukan Jaminan Tommy Soeharto Bisa Jadi Capres

Kekayaan Cendana Bukan Jaminan Tommy Soeharto Bisa Jadi Capres

News | Selasa, 14 Maret 2017 | 19:10 WIB

Tommy Diusung Jadi Capres 2019, Pakar: Agak Jauh

Tommy Diusung Jadi Capres 2019, Pakar: Agak Jauh

News | Selasa, 14 Maret 2017 | 13:52 WIB

Beredar Foto Bareng Tommy Soeharto, Ini Klarifikasi Anies

Beredar Foto Bareng Tommy Soeharto, Ini Klarifikasi Anies

News | Selasa, 14 Maret 2017 | 10:47 WIB

Terkini

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:43 WIB

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:38 WIB

11 Night Cream untuk Mencerahkan Wajah dan Menyamarkan Flek Hitam

11 Night Cream untuk Mencerahkan Wajah dan Menyamarkan Flek Hitam

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:32 WIB

Merawat Ingatan tentang Tanah Melayu dalam Kenangan-Kenanganku di Malaya

Merawat Ingatan tentang Tanah Melayu dalam Kenangan-Kenanganku di Malaya

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:30 WIB

Menang Sembilan Gol, MilkLife Kickers Tutup Singa Cup 2026 di Posisi Runner-up

Menang Sembilan Gol, MilkLife Kickers Tutup Singa Cup 2026 di Posisi Runner-up

Surakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 17:26 WIB

Taktik Politik Kebisingan: Saat Skandal Sengaja Ditumpuk agar Publik Lupa

Taktik Politik Kebisingan: Saat Skandal Sengaja Ditumpuk agar Publik Lupa

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:20 WIB

×