Kapolda: Brimob Masih Dipertahankan di Intan Jaya

Angelina Donna

Rabu, 15 Maret 2017 | 07:35 WIB
Kapolda: Brimob Masih Dipertahankan di Intan Jaya
Pasukan Brimob mengamankan Gereja Oikumene Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur, yang diserang bom oleh teroris pada Minggu (13/11) [Antara/Amirulloh].

Suara.com - Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw menegaskan jajarannya masih mempertahankan keberadaan pasukan Brimob di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, hingga kondisi daerah itu benar-benar kondusif pascabentrok antarpendukung peserta pilkada, 23 Februari lalu.

"Pasukan Brimob masih berada di sana untuk mempertahankan dan menjaga situasi sampai semua proses dan tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya tuntas," kata Paulus Waterpauw di Timika, Rabu (15/3/2017)

Guna mengamankan situasi kamtibmas di Intan Jaya, beberapa waktu lalu Markas Besar Kepolisian RI mengirim satu kompi pasukan Brimob Detasemen D Pelopor Kelapa Dua, Jakarta, ke Sugapa, Ibu Kota Kabupaten Intan Jaya.

Mereka bergabung dengan pasukan Brimob Polda Papua yang dikirim dari Jayapura dan pasukan Brimob Polda Bali yang diperbantukan ke Kabupaten Dogiyai.

Kapolda mengatakan bahwa sebagian kecil pasukan Brimob yang bergeser dari Intan Jaya kembali ke Dogiyai.

Menurut dia, hambatan yang dihadapi aparat kepolisian di Intan Jaya sangat besar. Misalnya di Sugapa, akses informasi ke luar sangat terbatas.

"Masa sudah sekian lama jadi kabupaten untuk mendapatkan signal telepon seluler saja susah sekali? Sinyal itu hanya ada di kediaman pejabat bupati. Di tempat lain tidak ada. Bagaimana anggota kami mau melaporkan keadaan dan situasi di sana kalau kenyataannya masih seperti itu?" tutur Paulus.

Tidak itu saja, ratusan personel Brimob yang dikerahkan ke Intan Jaya juga harus tinggal di tenda-tenda karena tidak ada rumah penampungan.

Belum lagi, mobilisasi pasukan ke Intan Jaya membutuhkan biaya yang relatif sangat mahal karena melalui jalur udara. Itu pun tidak sekaligus lantaran pesawat hanya bisa mengangkut delapan hingga sembilan orang beserta perlengkapan mereka.

"Satu kali angkut sudah berapa biaya untuk mencarter pesawat. Ini bukan sekadar soal uang, melainkan efektivitas anggota kami untuk bergerak cepat menangani permasalahan di Intan Jaya itu menjadi jauh lebih sulit," kata Paulus.

Minimnya sarana dan prasarana komunikasi maupun fasilitas publik di Intan Jaya tersebut, menurut dia, menjadi koreksi bagi semua pihak, terutama jajaran pemerintah daerah di Intan Jaya maupun Provinsi Papua.

Pada era kemudahan akses informasi dewasa ini, lanjut Kapolda, seharusnya pemerintah daerah lebih siap untuk membangun daerahnya, terutama dalam menyediakan jaringan telekomunikasi dan informasi.

"Pada era keterbukaan informasi sekarang ini, kita membutuhkan kecepatan informasi. Kalau tidak, nanti kita bisa terjebak dalam kepentingan para pihak yang ikut bermain dalam masalah ini," ucapnya.

Konflik antardua kubu pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati itu pecah saat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Intan Jaya menggelar rapat pleno rekapitulasi dan penghitungan suara hasil pilkada setempat pada hari Kamis (23/2).

Konflik tersebut menyebabkan tiga orang dilaporkan meninggal dunia, 90 orang luka-luka, dan sejumlah rumah dibakar massa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bentrok Antarwarga Desa, Satu Anggota Brimob Tewas

Bentrok Antarwarga Desa, Satu Anggota Brimob Tewas

News | Senin, 20 Juli 2015 | 23:01 WIB

Terkini

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:09 WIB

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:06 WIB

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 08:00 WIB

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:58 WIB

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:57 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:55 WIB

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:39 WIB

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 07:38 WIB

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

×