Array

Djarot Dorong Pengusaha Ayam di Jakarta Membuat Paguyuban

Kamis, 16 Maret 2017 | 14:33 WIB
Djarot Dorong Pengusaha Ayam di Jakarta Membuat Paguyuban
Djarot Saiful Hidayat [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mendorong adanya paguyuban yang menaungi organisasi pengusaha ayam seperti Persatuan Pengusaha Ayam Pintu Air Pulogadung (PPAPP).

Adanya paguyuban tersebut untuk memudahkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memberikan bantuan kredit usaha.

"Saya mendorong supaya ada organisasi supaya mudah dikontrol dan dikelola oleh paguyuban.  Jadi ini bagus ya dibentuk kelompok tidak perorangan, kalau ada bantuan pemerintah enak, jadi tepat sasaran. Asalkan ekonomi kerakyatan tumbuh, kita akan bisa berikan bantuan modal Rp 500 ribu sampai Rp 100 juta bisa, kita punya pasar Rp153 pasar," ujar Djarot saat blusukan di Jalan Pintu, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Kamis  (16/3/2017.

"Kenapa ini penting? Karena Pemda punya program untuk mensubsidi pasar mudah terhadap daging terutama daging ayam. Karena KJP Bisa Beli ayam sehingga kita subsidi langsung bisa harga Rp 10 ribu perkilo," sambungnya.

Djarot juga berharap PPAPP bisa bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam hal penjualan daging ayam maupun ikut mengawasi adanya penjualan ayam tiren.

"PPAPP  ini bisa bekerja sama dengan kita. Kita punya BUMD yang mengurusi masalah perdagingan, Dharma Jaya. Ini bisa diajak kerja sama, begitu harga jatuh ngomong aja ke Dharma Jaya, kita akan membeli dengan harga normal. Normalnya harga ayam Rp20 ribu perkilogram. Ayam hidup. Kalau ayam hidup jatuh sampai Rp 12 ribu, Rp 13 ribu aduh, ancur," ucap Djarot.

Lebih lanjut, mantan Wali Kota Blitar itu meminta kepada pengusaha ayam untuk memperhatikan pengolahan limbah di pasar ayam tersebut.

"Kalau belum ada pengolahan limbahnya,  kami bisa bantu, untuk buat IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) terpadu disini. Bisa ajukan ke kami supaya tidak mencemari lingkungan. Kita akan bikin dengan teknologi. Seluruh limbah dimanfaatkan sebisa mungkin yang nggak bisa baru kita olah," paparnya.

Baca Juga: Djarot Akan Antarkan Hasyim Muzadi ke Peristirahatan Terakhir

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI