Array

Djarot Suka Ucapan Said Aqil Saat Ketemu Hary Tanoe, Anies, Sandi

Rabu, 15 Maret 2017 | 16:54 WIB
Djarot Suka Ucapan Said Aqil Saat Ketemu Hary Tanoe, Anies, Sandi
Pertemuan Anies Baswedan, KH Said Aqil Siradj, Hary Tanoe, dan Sandiaga Uno. [Suara.com/Nikolaus Tolen]
Calon wakil gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat memuji langkah Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia Hary Tanoesoedibjo bersama pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menemui Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj di kantor PBNU, Kramat, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (14/3/2017) sore.

"Nggak apa-apa. Silaturahmi itu kan baik-baik saja," ujar Djarot di Jalan Bungur Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (15/3/2017).

Djarot juga memuji sikap Said Aqil ketika menemui tokoh-tokoh tersebut bahwa Islam merupakan agama yang mengajarkan kedamaian.

"Tapi saya suka statement-nya Pak Said Aqil malam itu saya dengar bagus, jadi bagaimana NU betul-betul mengajarkan Islam yang ahlu sunnah waljamaah, yang penuh dengan kedamaian kasih sayang dan menyatu dengan kultur. Makanya NU sekarang lagi digelorakan kembali yang namanya Islam Nusantara," kata dia.

Djarot memuji sikap seperti itu karena selama ini prihatin dengan kondisi yang terjadi sekarang, terutama menjelang pilkada Jakrata.

"Maaf kadang-kadang saya prihatin, wajah Islam yang ada di Indonesia bukan yang suka memaki yang suka mencela, yang gemar mengkafirkan orang lain. Inilah yang sebetulnya kemarin pesan secara implisit yang disampaikan Kyai Said Aqil bagus," kata dia.

Nahdlatul Ulama, kata Djarot, akan berada dalam sikap mendukung keberagaman. Dia berharap NU dapat menciptakan Jakarta yang damai dan spirit Islam kebangsaan.
Kemarin, usai pertemuan, Said Aqil menegaskan sikap PBNU netral.

"PBNU tidak bisa memberikan dukungan politik. Ini hanya sekedar silaturrahim. Ada hubungan, menyamakan persepsi menyamakan visi-misi yang pas untuk kepentingan semuanya," kata Said Aqil.

Tapi, PBNU tidak membatasi pilihan poliwi nahdliyin, bahkan menjadi tim kampanye pun dibolehkan.

"Apalagi saya, nggak kemana-mana (tidak mendukung paslon tertentu). Saya mendoakan," ujar Said Aqil.

Said Aqil mengatakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan para kontestasn pilkada Jakarta yaitu pendidikan dan antisipasi terhadap gerakan radikalisme.


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI