Banjir Rancaekek, Pemprov Minta Pabrik Tekstil Bongkar Bangunan

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 21 Maret 2017 | 21:28 WIB
Banjir Rancaekek, Pemprov Minta Pabrik Tekstil Bongkar Bangunan
Aktor sekaligus Wagub Jawa Barat Deddy Mizwar. [suara.com/Ismail]

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat terus mendorong Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum untuk menyelesaikan persoalan banjir di kawasan Rancaekek, Kabupaten Bandung.

"Kami juga mendorong BBWS Citarum, yang memiliki rencana kerja untuk normalisasi tiga anak sungai, yaitu Sungai Cikijing, Cikeruh, dan Cimande," kata Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Selasa (21/3/2017).

Selain itu, Pemprov Jabar juga meminta PT Kahatex agar terus membongkar bangunan yang menutup permukaan Sungai Cikijing. Namun belum ada bukti bangunan pabrik tekstil tersebut menjadi penyebab banjir atau bukan di kawasan Rancaekek.

Pemprov Jabar tidak bisa berbuat banyak terkait masalah banjir depan pabrik PT Kahatex tersebut. Sebab itu menjadi kewenangan Pemerintah Pusat melalui BBWS Citarum.

"Anggaran yang dibutuhkan pun tidak sedikit, sehingga pemerintah pusat harus meminjam dana dan membuat rencana kerja yang matang," kata dia.

Banjir ini proses pengerjaannya memakan waktu hingga dua tahun. Sehingga masyarakat mesti menunggu hingga akhir 2018 agar Rancaekek tak kembali banjir.

"Yang jelas BBWS Citarum saat ini - sejak akhir tahun lalu sudah mengerjakan itu (penanganan banjir), karena mengerjakan tiga anak sungai normalisasinya," kata dia.

"Dananya sendiri kan cukup besar Rp559 miliar. Itu pinjaman. Kenapa baru dikerjakan akhir tahun lalu? Karena pinjamannya baru cair. Dan nggak bisa langsung mengatasi banjir, kan itu rencana kerjanya dua tahun. Jadi harus nunggu akhir tahun 2018," lanjut Deddy Mizwar.

Menurut dia, dalam hal ini, Pemprov Jabar hanya bisa melakukan hal terkait koordinasi tapi rencana pengerjaan dan DED untuk menangani masalah banjir tersebut sudah siap untuk dikerjakan.

baca juga

"Namun yang bisa kita bantu barangkali ada yang bebaskan tanahnya, kita bantu menjelaskan kepada masyarakat. Paling cuman itu," kata Deddy.

"Ada urusan-urusan yang bukan hanya kewenangan kita, kita berkoordinasi saja sifatnya. Jadi tidak ada satu jengkal pun urusan kita disana sebetulnya. Tapi kita mendorong agar BBWS bisa cepat, sebelum dikerjakan kami sudah koordinasi sebetulnya," lanjutnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Intensitas Hujan Tinggi, Garut Waspada Longsor dan Banjir

Intensitas Hujan Tinggi, Garut Waspada Longsor dan Banjir

News | Minggu, 19 Maret 2017 | 21:33 WIB

Jalan Bandung-Garut Macet Akibat Banjir Kahatex

Jalan Bandung-Garut Macet Akibat Banjir Kahatex

News | Minggu, 19 Maret 2017 | 00:16 WIB

Dikepung Banjir, 51 Posko Dibangun di Jambi

Dikepung Banjir, 51 Posko Dibangun di Jambi

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 14:07 WIB

Titik Banjir di Kota Bekasi Semakin Banyak Tahun 2017

Titik Banjir di Kota Bekasi Semakin Banyak Tahun 2017

News | Selasa, 14 Maret 2017 | 17:20 WIB

Banjir 3 Meter Masih Melanda Mesuji, Lampung

Banjir 3 Meter Masih Melanda Mesuji, Lampung

News | Selasa, 14 Maret 2017 | 11:11 WIB

Jalan Bandung-Garut Hanya Bisa Dilalui Satu Lajur

Jalan Bandung-Garut Hanya Bisa Dilalui Satu Lajur

News | Minggu, 12 Maret 2017 | 09:58 WIB

Mensos Semangati Warga Korban Banjir Limapuluhkota

Mensos Semangati Warga Korban Banjir Limapuluhkota

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 08:11 WIB

Kementerian PUPR Distribusi Air Bersih di Lokasi Banjir Sumbar

Kementerian PUPR Distribusi Air Bersih di Lokasi Banjir Sumbar

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 12:53 WIB

Plt Gubernur Anggap Sabotase Kulit Kabel Persoalan Serius

Plt Gubernur Anggap Sabotase Kulit Kabel Persoalan Serius

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 11:32 WIB

Plt Gubenur Klaim Banjir di Jaktim dan Jaksel Cepat Surut

Plt Gubenur Klaim Banjir di Jaktim dan Jaksel Cepat Surut

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 11:11 WIB

Terkini

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja

Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja

Kalbar | Kamis, 03 September 2026 | 22:30 WIB

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Video | Kamis, 03 September 2026 | 22:20 WIB

×