Jenazah Pejuang Kemerdekaan AJ Patty Dipindah ke Ambon

Rizki Nurmansyah

Rabu, 22 Maret 2017 | 12:49 WIB
Jenazah Pejuang Kemerdekaan AJ Patty Dipindah ke Ambon
Perintis dan pejuang Kemerdekaan Indonesia asal Maluku, Alexander Jacob (AJ) Patty. [Twitter@malukusatudar4h]

Suara.com - Kerangka jenazah perintis dan pejuang Kemerdekaan Indonesia asal Maluku, Alexander Jacob (AJ) Patty akhirnya dipindahkan dari Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pandu, Bandung, Jawa Barat, ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kapahaha, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Kadis Sosial Maluku, Sartono Pinning, membenarkan dirinya sedang berada di TPU Pandu untuk proses penggalian kubur untuk mengangkat kerangka jenazah AJ Patty.

"Saya sedang berada di TPU Pandu untuk proses penggalian kubur dan pengangkatan kerangka jenazah almarhum, selanjutnya dibawa ke Bandar Udara internasional Soekarno - Hatta guna diangkut ke Ambon dengan pesawat Batik Air, Jakarta pada Kamis (23/3) dinihari, sekitar pukul 00.30 WIB," ujarnya seperti dikutip dari Antara, Rabu (22/3/2017).

Kerangka jenazah dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Pattimura, kota Ambon, Kamis (23/3) pagi, sekitar pukul 06.00 WIT.

"Kami berterima kasih atas dukungan dan kerjasama dari Pemkot Bandung, Kodam III/Siliwangi Persatuan Masyarakat Maluku Bandung Raya dan Persekutuan Wanita Maluku (Perwama) sehingga instruksi Gubernur Maluku, Said Assagaff sejak 2016 terealisasi," kata Sartono.

Dia mengakui, instruksi Said itu ditindaklanjutinya dengan terlebih dahulu dengan menemui ahli waris AJ Patty dan keluarga besar Patty di Desa Nolloth, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah.

"Pastinya, Gubernur Said memprioritaskan pemindahan makam tokoh nasional tersebut agar layak dengan perjuangannya bagi tanah air," tandas Sartono.

Dia mengemukakan, Pemprov Maluku memindahkan makam AJ Patty sebagai penghargaan atas jasa dan perjuangan almarhum bagi nusa dan bangsa. Di TPM Kapahaha, maka makam AJ Patty akan lebih diperhatikan.

"Saya juga sudah mendengar keprihatinan masyarakat Maluku di Bandung yang tergabung dalam organisasi Bandung Raya ini telah menyurati Garnizun agar makam AJ Patty dipindahkan ke TMP, namun permintaan itu belum ditindaklanjuti," tegas Sartono.

baca juga

AJ Patty dilahirkan di Desa Noloth pada 15 Agustus 1901. Setelah menamatkan pendidikan dasarnya pada Saparoeasche School di Kota Saparua, melanjutkan studi ke Surabaya, kemudian memasuki sekolah kedokteran Nederlandsche Indische Aartsens School (NIAS).

Baru tingkat pertama almarhum sudah dikeluarkan dari sekolah karena sifat dan tingkah lakunya yang keras. Dia tidak senang dengan pemerintahan Belanda karena politik diskriminasi terhadap militer asal Ambon yang tergabung dalam KNIL.

Dalam sejumlah literatur menyebutkan pada 1919, AJ Patty pindah ke Semarang dan mulai aktif dalam dunia kewartawanan.

Pertama kali mendirikan Perkumpulan Kemakmuran Rakyat Ambon (Maluku).

Karena perkembangan gerakan kebangsaan, organisasi yang bersifat sosial ini ditinggalkannya dan mendirikan "Sarekat Ambon" pada 9 Mei 1920 dan membawa ide organisasi ini ke ide nasionalisme Indonesia.

AJ Patty masuk dalam Gabungan Partai Radikal (Radikale Consentratie) pada 1922.

Dia dituduh berbahaya oleh pemerintah Belanda, padahal rakyat simpatik pada Sarekat Ambon. Karena dituduh melanggar hukum (adat) dan menghasut rakyat, dia ditangkap dan ditahan oleh Asisten Residen. Kemudian dibawa ke Makassar dan diadili oleh Raad van Justitie.

Setelah dihukum, dia diringkus ke Bengkulu, selanjutnya diasingkan ke Boven Digul, Papua hingga pecah Perang Dunia II.

Pada masa Jepang, dia dapat meloloskan diri ke Australia dan saat revolusi kemerdekaan, berjuang bersama Bung Karno dalam mempertahankan Proklamasi 17 Agustus 1945 dan Negara Kesatuan RI.

Sejumlah referensi sejarah menyebutkan AJ Patty meninggal dunia di Bandung pada 15 Juli 1947, namun ada juga yang menyebutkan dia meninggal pada 1957.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jenazah Tan Malaka Akan Dipindahkan, Pemkab Kediri Keberatan

Jenazah Tan Malaka Akan Dipindahkan, Pemkab Kediri Keberatan

News | Kamis, 22 Desember 2016 | 04:18 WIB

Menhan dan Mensos Hadiri Napak Tilas KH As'ad Syamsul Arifin

Menhan dan Mensos Hadiri Napak Tilas KH As'ad Syamsul Arifin

News | Sabtu, 12 November 2016 | 08:04 WIB

10 Ribu Santri Napak Tilas Perjuangan KH As'ad Syamsul Arifin

10 Ribu Santri Napak Tilas Perjuangan KH As'ad Syamsul Arifin

News | Rabu, 09 November 2016 | 06:29 WIB

Jokowi Akan Umumkan Pahlawan Nasional Baru, Siapa?

Jokowi Akan Umumkan Pahlawan Nasional Baru, Siapa?

News | Minggu, 06 November 2016 | 10:22 WIB

Kapolri Pertama R.S Soekanto Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Kapolri Pertama R.S Soekanto Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

News | Kamis, 11 Agustus 2016 | 14:30 WIB

Kontras Tolak Mantan Presiden Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

Kontras Tolak Mantan Presiden Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

News | Rabu, 25 Mei 2016 | 00:01 WIB

Ini Respon PDIP Soal Pemberian Gelar Pahlawan pada Soeharto

Ini Respon PDIP Soal Pemberian Gelar Pahlawan pada Soeharto

News | Sabtu, 21 Mei 2016 | 12:37 WIB

Terkini

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:10 WIB

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 18:05 WIB

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:03 WIB

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 18:00 WIB

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:55 WIB

Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam

Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam

Jabar | Minggu, 08 November 2026 | 17:51 WIB

Cabut dari Timnas Indonesia, Eks Asisten Patrick Kluivert Pilih Latih Bekas Tim Eliano Reijnders

Cabut dari Timnas Indonesia, Eks Asisten Patrick Kluivert Pilih Latih Bekas Tim Eliano Reijnders

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 17:43 WIB

Bye-Bye Lapar Mata! Saat Pajak E-Commerce Bikin Anak Muda Otomatis Jadi Minimalis

Bye-Bye Lapar Mata! Saat Pajak E-Commerce Bikin Anak Muda Otomatis Jadi Minimalis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:42 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan 50 Personel Cari Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Semeru

Tim SAR Gabungan Kerahkan 50 Personel Cari Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Semeru

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 17:41 WIB

Sinopsis Rock Paper Landmine, Drama Misteri Jepang Mori Nana di Prime Video

Sinopsis Rock Paper Landmine, Drama Misteri Jepang Mori Nana di Prime Video

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:40 WIB

×