Ini Respon PDIP Soal Pemberian Gelar Pahlawan pada Soeharto

Dythia Novianty, Welly Hidayat

Sabtu, 21 Mei 2016 | 12:37 WIB
Ini Respon PDIP Soal Pemberian Gelar Pahlawan pada Soeharto
Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia Hasto Kristiyanto. [Suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia, Hasto Kristiyanto menanggapi soal Partai Golongan Karya, yang ingin mendiang Mantan Presiden Soeharto yang berkuasa selama 32 tahun tersebut untuk dijadikan sebagai pahlawan Nasional. Menurut Hasto, pihaknya menyerahkan usulan tersebut kepada Rakyat yang menilai.

"Kita PDIP hargai semua perbedaan, itu sebagai hal yang mematangkan kualitas demokrasi, substasinya biar rakyat nilai. Ketika ambil keputusan penting, tidak boleh lupakan rakyat," kata Hasto di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (21/5/2016).

Dia menambahkan, sepenuhnya perlu ada proses legalitas, untuk pengangkatan sebagai pahlawan. Bagi dirinya jangan sampai dalam proses tersebut tidak digeser pada isu politik.

"Pasti kan ada tahapan tahapan. Jangan sampai persoalan itu (Pahlawan Nasional), jadi isu politik nanti," ujar Hasto.

Mengingat pesan Megawati, lanjutnya, tidak boleh tersandera pada persoalan masa lalu. Dan perlu diakui sangat banyak hujatan kepada mantan Presiden Soeharto tersebut.

"Ketika Soeharto dihujat, ibu Mega bangun politik peradaban stop hujat, karena tidak boleh tersandera masa lalu. Bangun langkah rekonsiliasi untuk kejar ketertinggalan dari bangsa lain," ucap Hasto.

Selain itu, dia pun belum mau mengatakan bila menyepakati bahwa usulan gelar pahlawan bagi Soeharto. Dirinya tetap menyerahkan sepenuhnya untuk dikaji lebih dahulu.

"Kan perlu kajian, juga ada pendalaman, dan perlu mendengarkan rakyat. PDIP akan mendorong sembuhkan luka-luka masa lalu, gotong royong dan tatap masa depan," terang Hasto.

Sebelumnya, dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar memutuskan, untuk memperjuangkan Jenderal besar Purnawirawan Soeharto sebagai pahlawan nasional. Soeharto dianggap layak karena berkontribusi besar membangun negara.

Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto mengatakan, pemberian gelar pahlawan nasional ke Soeharto perlu dikaji mendalam. Sebab masih banyak yang menolak.

"Fraksi PAN akan menampung masukan-masukan dari masyarakat apakah Pak Harto layak atau tidak layak menjadi pahlawan nasional," ujar Yandri di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (20/5/2016).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PAN Tak Keberatan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

PAN Tak Keberatan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

News | Jum'at, 20 Mei 2016 | 15:35 WIB

Luhut: Memang, Pak Harto Punya Dosa, Tapi Berprestasi

Luhut: Memang, Pak Harto Punya Dosa, Tapi Berprestasi

News | Jum'at, 20 Mei 2016 | 12:04 WIB

Usul Soeharto Jadi Pahlawan, Bila Pro Kontra Jangan Dipaksakan

Usul Soeharto Jadi Pahlawan, Bila Pro Kontra Jangan Dipaksakan

News | Rabu, 18 Mei 2016 | 18:03 WIB

Golkar Usul Soeharto Jadi Pahlawan, PKB Usul Gus Dur

Golkar Usul Soeharto Jadi Pahlawan, PKB Usul Gus Dur

News | Rabu, 18 Mei 2016 | 13:54 WIB

Fadli Zon Dukung Perjuangan Golkar Jadikan Soeharto Pahlawan

Fadli Zon Dukung Perjuangan Golkar Jadikan Soeharto Pahlawan

News | Selasa, 17 Mei 2016 | 20:38 WIB

Terkini

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:10 WIB

×