Ketemu Jokowi, Petani Kendeng Nangis dan Serahkan Tulisan Tembang

Siswanto, Erick Tanjung

Rabu, 22 Maret 2017 | 16:36 WIB
Ketemu Jokowi, Petani Kendeng Nangis dan Serahkan Tulisan Tembang
Puluhan petani dari kawasan Pegunungan Kendeng kembali melakukan aksi protes dengan mengecor kaki menggunakan semen di depan Istana Negara, Jakarta, Kamis (16/3/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Dua petani pegunungan Kendeng, Gunarti dan Gunarto, diterima Presiden Joko Widodo‎ di Istana Negara, Rabu (22/3/2017). Kedua petani datang sebagai delegasi Aliansi Masyarakat Adat Nusantara .

Usai Jokowi pidato, berlangsung acara foto bersama. Tapi, Gunarti memilih menyingkir dari kerumunan, lalu berdiri di pojok pilar.

Tiba-tiba, Gunarti yang mengenakan kostum adat Jawa menangis.

Tak lama kemudian, Gunarti dan rekannya, Gunarto, menghampiri Jokowi untuk bersalaman. Mereka sempat berbincang.

Gunarti menyerahkan secarik kertas kepada Jokowi.‎ Dia menanyakan keberadaan PT. Semen Indonesia di Rembang, Jawa Tengah, sampai hari ini ditolak warga.

"Bapak kami petani pegunungan Kendeng. Bagaimana dengan pabrik semen yang ‎masih beroperasi di Rembang?" kata Gunarti.

‎Jokowi mengatakan kasus pabrik Semen Indonesia akan diselesaikan di tingkat provinsi.

"Ya, diselesaikan dulu di tingkat provinsi, di gubernur, Pak Ganjar Pranowo, baru ke saya. Jangan apa-apa ke saya," ujar dia.

Usai pertemuan, Gunarti mengaku sebenarnya ingin menyampaikan banyak hal kepada Jokowi tentang permasalahan di tengah masyarakat pegunungan Gendeng sejak ada pabrik semen.

"Saya penginnya sih bicara baik-baik, dikasih waktu dari bicara dari hati ke hati, ibaratnya anak sama Bapak begitu. Tetapi saya nggak punya kesempatan itu, ya saya datang ke sini sebenarnya harapannya itu," tutur dia.

Kertas yang diserahkan kepada Jokowi tadi, kata dia, berisi ‎tembang pangkur. Tadinya, dia ingin menyanyikannya, tetapi tak diberi kesempatan.

"Saya menulis dua tembang pangkur yang ingin saya tembangkan di depan Bapak Jokowi, tapi nggak ada kesempatan. Kertasnya sudah saya kasihan ke Pak Jokowi," kata dia.

Keberadaan pabrik semen menjadi alasan 50 petani pegunungan Kendeng demonstrasi dengan cara mengecor kaki di depan Istana Merdeka, Jakarta. Kemarin, salah satu petani bernama Patmi (48), meninggal dunia.

Mereka memprotes keberadaan Semen Indonesia di Rembang karena mengancam kelestarian lingkungan dan pertanian masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×