Kasus Tanah Sandiaga Uno Pengaruhi Elektabilitas

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 23 Maret 2017 | 21:26 WIB
Kasus Tanah Sandiaga Uno Pengaruhi Elektabilitas
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno menyambangi KPK, di Jakarta, Selasa (21/3/2017). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Direktur Populi Center Usep S Ahyar mengatakan kasus dugaan penggelapan hasil penjualan tanah dan kasus dugaan pemalsuan kwitansi yang melibatkan calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno akan berpengaruh pada elektabilitas pasangan Anies-Sandiaga di Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

Dia mencontohkan kasus dugaan korupsi dana hibah di Kwarda Gerakan Pramuka DKI Jakarta mantan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sylviana Murni.

 "Iya pengaruhi kasus korupsi. Ini akan banyak mempengaruhi, seperti Sylviana juga," ujar Usep di Kantor Setara Institute, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (23/3/2017).

"Cuma persoalannya ini seberapa pengusutannya, seberapa jauh. Kalau cuma dugaan masih bisa disangkal. Para pendukung masih banyak yang sangkal juga, objektivitas masih ada. Kita pandang sesuatu sudah tidak objektiv lagi, ini kepentingan politik," sambungnya.

Usep mengatakan bahwa siapapun calon kepala daerah yang terlibat kasus korupsi di Pilkada DKI Jakarta,  dapat mempengaruhi dan mempengaruhi elektabilitas di Pilkada DKI Jakarta.

"Iya. Siapapun yang tersangkut kalau kasusnya korupsi ya tentu mempengaruhi  Apalagi kalau memang terbukti. Itu saya kira akan banyak kurangi elektabilitas," tandasnya.

Sandiaga bersama rekannya, Andres Tjahyadi, dilaporkan Ketua Dewan Direksi Ortus Holdings Edward Soeryadjaya, Djoni Hidayat, lewat Fransiska Kumalawati Susilo. Obyek tanah yang diperkarakan terletak di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan, Banten. Tanah tersebut dijual pada 2012.

Sandiaga sempat dipanggil ke Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan sebegai saksi atas kasus tersebut. Akan tetapi dia tidak datang dengan alasan sedang ada kegiatan lain.

Sebelum kasus ini, Sandiaga juga pernah dipanggil Polsek Metro Tanah Abang sebagai saksi dalam kasus dugaan pencemaran nama baik antara sesama anggota komunitas lari yang dipimpin Sandiaga . Dia baru datang setelah dipanggil untuk keduakalinya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siapa yang Paling Diuntungkan Isu Intoleransi di Jakarta?

Siapa yang Paling Diuntungkan Isu Intoleransi di Jakarta?

News | Kamis, 23 Maret 2017 | 20:34 WIB

Dilaporkan Kasus Baru Lagi, Polisi Bakal Panggil Sandiaga

Dilaporkan Kasus Baru Lagi, Polisi Bakal Panggil Sandiaga

News | Kamis, 23 Maret 2017 | 19:57 WIB

Anies Didukung Relawan AHY dan Bakal Dapat Support GNPF MUI

Anies Didukung Relawan AHY dan Bakal Dapat Support GNPF MUI

News | Kamis, 23 Maret 2017 | 19:33 WIB

Foto Djarot di Surat Suara Pakai Peci, Apakah Sandiaga Cemas?

Foto Djarot di Surat Suara Pakai Peci, Apakah Sandiaga Cemas?

News | Kamis, 23 Maret 2017 | 19:05 WIB

Sandiaga Terancam, Timses: Black Campaign, Nggak Usah Diladeni

Sandiaga Terancam, Timses: Black Campaign, Nggak Usah Diladeni

News | Kamis, 23 Maret 2017 | 19:20 WIB

Kalau Sampai Sandiaga Jadi Tersangka, Itu Mengada-ada

Kalau Sampai Sandiaga Jadi Tersangka, Itu Mengada-ada

News | Kamis, 23 Maret 2017 | 19:10 WIB

Apa Kabar Kasus @chicohakim yang Dilaporkan Anies ke Polda?

Apa Kabar Kasus @chicohakim yang Dilaporkan Anies ke Polda?

News | Kamis, 23 Maret 2017 | 16:38 WIB

Orang Super Kaya Ingin Melihatnya, Sandiaga Siap ke Polisi

Orang Super Kaya Ingin Melihatnya, Sandiaga Siap ke Polisi

News | Kamis, 23 Maret 2017 | 16:23 WIB

Mengapa Sandiaga Tak Melawan Padahal Dituduh Gelapkan Uang Tanah?

Mengapa Sandiaga Tak Melawan Padahal Dituduh Gelapkan Uang Tanah?

News | Kamis, 23 Maret 2017 | 14:29 WIB

Anies Baswedan Klaim Idenya Ditiru TransJakarta

Anies Baswedan Klaim Idenya Ditiru TransJakarta

News | Kamis, 23 Maret 2017 | 12:36 WIB

Terkini

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB