Polri: Teroris Banten Jadikan Halmahera Pusat Pelatihan

Ririn Indriani Suara.Com
Sabtu, 25 Maret 2017 | 02:12 WIB
Polri: Teroris Banten Jadikan Halmahera Pusat Pelatihan
Ilustrasi antiterorisme. (Shutterstock)

Suara.com - Pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyebutkan teroris jaringan Banten dan Bekasi Jawa Barat berencana menjadikan wilayah Halmahera Maluku Utara sebagai pusat pelatihan.

"Rencananya memindahkan pusat pelatihan teroris dari Poso (Sulawesi Tengah) ke Halmahera," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul di Jakarta, Jumat (24/3/2017).

Ia menuturkan informasi itu berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dari terduga teroris yang diamankan anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.

Martinus mengatakan petugas masih mendalami keterangan dari para terduga teroris guna mengungkap rencana yang akan dilakukan termasuk jaringannya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan petugas akan memastikan rencana terduga teroris tersebut dengan mengecek langsung ke Halmahera yang disebutkan akan dijadikan kamp pelatihan.

Sebelumnya, anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap delapan terduga teroris pada sejumlah daerah satu di antaranya tewas, karena melawan petugas pada Kamis (23/3/2017).

Awalnya, polisi menangkap Suryadi Mas'ud alias Abu Ridho ditangkap di Hotel Lafa Park Family Adventure Jalan Kampung Pesanggrahan Desa Tanjung Baru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Penangkapan berikutnya adalah terduga teroris bernama Bambang Eko Prasetyo atau BEP yang ditangkap di sebuah bengkel Jalan Aria Putra Serua Ciputat Kabupaten Tangerang Selatan.

Petugas mengembangkan penangkapan terhadap Mulyadi di Menes Pandeglang, Banten, dan terduga pelaku bernama Adi Jihadi di Kecamatan Pagelaran, Pandeglang, Banten.

Kemudian tim Densus menangkap empat orang terduga teroris di Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, termasuk seorang yang tewas terkena tembakan polisi.

Tiga terduga teroris yang diamankan adalah Achmad Supriyanto, Icuk Pamulang alias Icuk Warianto dan Ojid Abdul Majid. Abdul Majid diketahui menderita luka tembak pada bahu karena melawan petugas saat hendak ditangkap, serta terduga teroris yang tewas adalah Nanang Kosim. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI