Kasus Korupsi e-KTP, Ganjar Pranowo: Saya Lega

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Kamis, 30 Maret 2017 | 19:37 WIB
Kasus Korupsi e-KTP, Ganjar Pranowo: Saya Lega
Sidang lanjutan kasus korupsi e-KTP, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (30/3).

Suara.com - Mantan Wakil Ketua Komisi II DPR Ganjar Pranowo mengklaim tidak pernah menerima uang dari proyek pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-ktp).

Ganjar mengaku memiliki bukti yang kuat yakni keterangan mantan anggota Komisi II DPR Miryam S Haryani. Miryam menegaskan tidak pernah memberikan uang kepada Gubernur Jawa Tengah tersebut.

"Saya cukup lega karena Bu Yani (Miryam) mengatakan tidak memberikan uang kepada saya," kata Ganjar di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Raya, Kemayoran,  Jakarta Pusat, Kamis (30/3/2013).

Pada saat melakukan pemeriksaan di KPK, Ganjar juga bertanya langsung di depan penyidik kepada Miryam. Hal itu untuk menegaskan apakah dirinya benar menerima uang tersebut.

"Bu miryam jangan-jangan saya yang lupa (telah menerima uang). Miryam juga menyatakan tidak kepada penyedik," katanya.

Karenanya, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan  tersebut mengaku ada oknum yang ingin menjadikan dirinya bersalah dalam kasus yang nilai proyeknya mencapai Rp5,9 triliun tersebut.

"Jadi selama ini saya lihat ada yang sedang memainkan ini," katanya.

KPK telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus tersebut, yakni mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Irman dan mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Sugiharto.

Keduanya didakwa melakukan korupsi secara bersama-sama  hingga merugikan keuangan negara hingga Rp 2,3 triliun.

Atas perbuatannya itu, Irman dan Sugiharto melangar Pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) kesatu KUHP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ganjar Ngaku Ditawari Duit dan Dikirimi Bungkusan Menggiurkan

Ganjar Ngaku Ditawari Duit dan Dikirimi Bungkusan Menggiurkan

News | Kamis, 30 Maret 2017 | 19:10 WIB

Sidang Suap E-KTP, Ganjar Ngaku Pernah Dapat Pesan Khusus Novanto

Sidang Suap E-KTP, Ganjar Ngaku Pernah Dapat Pesan Khusus Novanto

News | Kamis, 30 Maret 2017 | 18:10 WIB

Konfrontir, Sugiharto Ngaku Beri Duit 4 Kali, Miryam Tetap Bantah

Konfrontir, Sugiharto Ngaku Beri Duit 4 Kali, Miryam Tetap Bantah

News | Kamis, 30 Maret 2017 | 17:52 WIB

Ganjar Pranowo Jadi Saksi Kasus e-KTP

Ganjar Pranowo Jadi Saksi Kasus e-KTP

Foto | Kamis, 30 Maret 2017 | 17:15 WIB

Miryam Ngaku Ditekan Penyidik, Tapi Video Tunjukkan Ketawa Bareng

Miryam Ngaku Ditekan Penyidik, Tapi Video Tunjukkan Ketawa Bareng

News | Kamis, 30 Maret 2017 | 16:58 WIB

Dituduh Ancam Agar Bungkam, Desmon Tak Tega Polisikan Miryam

Dituduh Ancam Agar Bungkam, Desmon Tak Tega Polisikan Miryam

News | Kamis, 30 Maret 2017 | 16:12 WIB

Aksi Miryam Bikin Kantuk Hilang, Kena Tetesan Air AC, Geser Kursi

Aksi Miryam Bikin Kantuk Hilang, Kena Tetesan Air AC, Geser Kursi

News | Kamis, 30 Maret 2017 | 15:51 WIB

Sudding Ngaku Bingung Disebut Ancam Miryam Agar Bungkam

Sudding Ngaku Bingung Disebut Ancam Miryam Agar Bungkam

News | Kamis, 30 Maret 2017 | 15:09 WIB

Sebelum Bersaksi, Saksi Korupsi e-KTP Temui Pengacara Kondang

Sebelum Bersaksi, Saksi Korupsi e-KTP Temui Pengacara Kondang

News | Kamis, 30 Maret 2017 | 14:32 WIB

Setelah Aziz, Masinton Juga Bantah Ancam Miryam: Tidak Benar!

Setelah Aziz, Masinton Juga Bantah Ancam Miryam: Tidak Benar!

News | Kamis, 30 Maret 2017 | 14:31 WIB

Terkini

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB