CCTV di Rumah Novel Baswedan Tak Merekam Jelas Penyiram Air Keras

Adhitya Himawan, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 13 April 2017 | 11:55 WIB
CCTV di Rumah Novel Baswedan Tak Merekam Jelas Penyiram Air Keras
Lokasi penyiraman diduga air keras ke penyidik KPK Novel Baswedan, yang telah dipasang garis polisi di Jalan Deposito T, Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (11/4). [Antara]

Kepala Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan mengakui kesulitan untuk mengidentifikasi dua pelaku penyerangan air keras terhadap Novel Baswedan. Menurutnya, kendalanya karena kamera Closed Circuit Television (CCTV) atau kamera pengawas yang terpasang di rumah Novel tak secara jelas merekam terduga pelaku yang melarikan diri menggunakan sepada motor matic usai menyiram cairan asam sulfat ke wajah Novel.

"Jadi karena memang CCTV di rumah yang bersangkutan (Novel) tak bisa melihat jelas. Karena memang pagi ada motor cepat sekali lewat, tapi kami memang terus mengidentifikasi. Jadi untuk sementara perkembangannya itu," kata Iriawan di Kodam Jaya, Jalan Mayjen Sutoyo, Cililitan, Jakarta Timur, Kamis (13/4/2017).

Iriawan juga mengaku telah mengantongi bukti foto orang yang dicurigai telah mengintai rumah Novel dua minggu sebelum insiden penyerangan air keras terjadi. Saat ini, foto tersebut sedang didalami dengan keterangan sejumlah saksi termasuk para tetangga Novel.

"Saya gali keterangan sejumlah saksi, terutama tetangganya. Dua minggu lalu beberapa orang yang sempat duduk di rumahnya novel. Kami sudah punya fotonya. Kami sedang kembangkan ke sana," kata dia.

Iriawan juga menambahkan sejauh ini, polisi baru hanya mengambil barang bukti yang ada di rumah Novel termasuk kamera CCTV dan pakaian yang dikenakan Novel saat diserang ari keras kedua pelaku misterius. Polisi, kata dia juga masih mendalami apakah ada barang bukti lain yang bisa menbantu pengungkapan kasus ini.

"Sementara, (barang bukti) baru rumah Novel saja yang kami dapatkan. Tempat lain kam‎i telusuri soal kemungkinan adanya bukti lain atau tempat masuknya pelaku ke rumahnya," kata dia.

Novel disiram air keras oleh pelaku tak dikenal usai menunaikan salat subuh berjamaan di Masjid Jami Al Ihsan di Jalan Deposito, Perumahan Bank Bumi Daya, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (11/4/2017). Saat ini, Novel telah dirawat di Rumah Sakit Singapura untuk menjalani perawatan di kedua matanya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teror Novel, Bimbim Slank: Biadab, Tapi Risiko Perjuangan

Teror Novel, Bimbim Slank: Biadab, Tapi Risiko Perjuangan

Entertainment | Kamis, 13 April 2017 | 11:31 WIB

Kapolda Metro: Ada Aktor Intelektual di Balik Teror Novel

Kapolda Metro: Ada Aktor Intelektual di Balik Teror Novel

News | Kamis, 13 April 2017 | 11:12 WIB

Polisi Sebut Cairan Kimia yang Disiram Kepada Novel Dijual Bebas

Polisi Sebut Cairan Kimia yang Disiram Kepada Novel Dijual Bebas

News | Kamis, 13 April 2017 | 09:31 WIB

12 Teror ke Penyidik KPK, dari Ancaman Bom sampai Pembunuhan

12 Teror ke Penyidik KPK, dari Ancaman Bom sampai Pembunuhan

News | Kamis, 13 April 2017 | 06:30 WIB

Kapolri Siap Beri Pengamanan pada Penyidik KPK

Kapolri Siap Beri Pengamanan pada Penyidik KPK

News | Rabu, 12 April 2017 | 21:17 WIB

Cegah Kasus Novel Terulang, KPK Sambut Baik Rencana Panglima TNI

Cegah Kasus Novel Terulang, KPK Sambut Baik Rencana Panglima TNI

News | Rabu, 12 April 2017 | 22:31 WIB

DPR Pro Kontra Pencabutan Cekal Setnov, Ini Kata KPK

DPR Pro Kontra Pencabutan Cekal Setnov, Ini Kata KPK

News | Rabu, 12 April 2017 | 22:02 WIB

Tim Bentukan Tito Masih Buru 2 Penyiram Air Keras ke Wajah Novel

Tim Bentukan Tito Masih Buru 2 Penyiram Air Keras ke Wajah Novel

News | Rabu, 12 April 2017 | 19:32 WIB

MAKI Beberkan Cara Setnov Tutupi Perannya dalam Kasus e-KTP

MAKI Beberkan Cara Setnov Tutupi Perannya dalam Kasus e-KTP

News | Rabu, 12 April 2017 | 19:07 WIB

Olah TKP Kasus Novel, Polisi Mulai Temukan Titik Terang?

Olah TKP Kasus Novel, Polisi Mulai Temukan Titik Terang?

News | Rabu, 12 April 2017 | 19:02 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×