Penambahan DPT Pilkada DKI Putaran Dua Sebanyak 109 Ribu

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Sabtu, 15 April 2017 | 13:57 WIB
Penambahan DPT Pilkada DKI Putaran Dua Sebanyak 109 Ribu
Ketua KPU DKI Sumarno saat jumpat pers Debat Pilkada DKI Jakarta Putaran Dua di Gedung Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (12/4/2017). [suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta Sumarno mengatakan terjadi penambahan 109 ribu daftar pemilih tetap (DPT) pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta. Sejumlah pemilih yang masuk dalam daftar pemilih tambahan pada pilkada putaran pertama sudah diakomodasi oleh KPU DKI.

"Setelah putaran pertama terjadi, kami buka posko-posko pendafatran pengaduan. Masukan dari Bawaslu, dari Timses  juga kita terima. Dan karena itu, pada putaran kedua ada penambahan 109 ribu pemilih tetap," katanya dalam diskusi bertajuk 'Pilkada Sehat dan Demokratis' yang disampaikan melalui telepon di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (15/4/2017).

Selain itu, seiring dengan penambahan DPT, KPU DKI Jakarta juga menambahkan 11 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Namun, dia tidak merinci di daerah mana saja penambahan TPS tersebut.

"Ada juga penambahan 11TPS. Kalau pada putaran pertama TPS ada 13.023, pada putaran kedua ini sudah ada 13.034 TPS,"  kata Sumarno.

Dengan masuknya DPTb pada putaran pertama ke DPT pada putaran kedua ini, Sumarno berharap DPTb yang hadir di TPS pada 19 April nanti tidak lagi dalam jumlah yang banyak. Dengan demikian, waktu yang disediakan dari pukul 12.00-13.00 WIB tercukupi untuk mengakomodasi hak warga yang tidak masuk dalam DPT.

"Insya Allah, DPTb pada putaran kedua ini berkurang," katanya.

Lebih lanjut Sumarno juga menyampaikan perkembangan terkini soal persiapan pemilihan nanti. Kata dia, persiapan logistik adalah hal yang paling diutamakan saat ini.

"Persiapan utama adalah logistik. Sudah ada, semuanya sudah terdistribusi, hari ini sudah sampai ke tingkat kecamatan kemudian akan bergerak ke kelurahan. Inya Allah H-1 sudah sampai ke TPS semuanya," kata Sumarno.

Dia juga mengatakan sudah memperbaiki kualitas Sumber Daya Manusia yang pada putaran pertama dinilai kurang berintegritas dan berkapasitas. Dia beeharap, dengan tenaga yang ada saat ini, profesionalitas dapat ditunjukkan saat penyelenggaraan pilkada putaran kedua berlangsung.

baca juga

"Berkaca dari putaran pertama KPU melakukan perbaikan. Dari sisi kualitas dan kapasitas SDM, integritas, profesionalitas. Kalau tidak ada itu, akan kita gantikan lagi," katanya.

Meski begitu, demi menciptakan pilkada yang demokratis dan sukses, Sumarno berharap agar pasangan calon dan timnya juga ikut membantu KPU dalam mensukseskannya. Sebab, kalau hanya mempercayakannya kepada KPU maka akan sulit diwujudkan.

"Harapan kami, kita semua tentu menginginkan putaran kedua yang lebih baik, demokratis dan lebih akuntabel. Dan itu tidak cukup kalau hanya KPU. Kita juga berharap pasangan calon untuk memberikan pemahaman kepada pendukungnya di lapis bawah," kata Sumarno.

Sementara itu Kepolisian Republik Indonesia menetapkan status waspada pada hari pelaksanaan pemilihan Gubernur DKI Jakarta putaran kedua 19 April 2017 mendatang. Diduga potensi untuk terjadi aksi yang dapat mengganggu ketertiban umum karena persaingan ketat antar kedua pasangan calon dan pendukungnya.

"Pada saat itu, kita tetapkan status menjadi waspada," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Konisaris Besar Polisi Martinus Sitompul di tempat yang sama.

Meski begitu kata Martinus, situasi saat bukan berarti sudah dalam keadaan bahaya. Penetapan tersebut hanya untuk menggambarkan bahwa personil Kepolisian siap bertugas pada tanggal 19 April 2017 tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Upaya Penambahan DPT di Putaran Dua Jadi Pilkada Terburuk

Upaya Penambahan DPT di Putaran Dua Jadi Pilkada Terburuk

News | Sabtu, 15 April 2017 | 13:49 WIB

Djan Faridz Akan Lapor Polisi Penolak Ahok-Djarot Atas Nama Agama

Djan Faridz Akan Lapor Polisi Penolak Ahok-Djarot Atas Nama Agama

News | Sabtu, 15 April 2017 | 13:04 WIB

LKPI:  Anies-Sandi Berpeluang Menang di Pilkada DKI Jakarta 2017

LKPI: Anies-Sandi Berpeluang Menang di Pilkada DKI Jakarta 2017

News | Sabtu, 15 April 2017 | 12:42 WIB

Tim Anies-Sandi Bungkam Buzzer Jakarta Bersyariah @CangHaris

Tim Anies-Sandi Bungkam Buzzer Jakarta Bersyariah @CangHaris

News | Sabtu, 15 April 2017 | 12:19 WIB

Kubu Anies-Sandi Tengarai Ada Indikasi Politik Sembako

Kubu Anies-Sandi Tengarai Ada Indikasi Politik Sembako

News | Sabtu, 15 April 2017 | 12:12 WIB

Djan Faridz: Saya Ikhlas Kalau Meninggal Nggak Disalatkan

Djan Faridz: Saya Ikhlas Kalau Meninggal Nggak Disalatkan

News | Jum'at, 14 April 2017 | 16:22 WIB

Sisa Kampanye 2 Hari, Anies Masih Tetap Rayu Warga Jakarta

Sisa Kampanye 2 Hari, Anies Masih Tetap Rayu Warga Jakarta

News | Jum'at, 14 April 2017 | 16:05 WIB

Kubu Anies-Sandi Serukan Stop Politisasi Kebhinekaan

Kubu Anies-Sandi Serukan Stop Politisasi Kebhinekaan

News | Jum'at, 14 April 2017 | 14:51 WIB

Timses Ahok-Djarot Diminta Kampanye Ketuk Pintu Rumah Warga

Timses Ahok-Djarot Diminta Kampanye Ketuk Pintu Rumah Warga

News | Jum'at, 14 April 2017 | 14:12 WIB

Indo Digital Laporkan Akun Buzzer Anies-Sandi & Ahok-Djarot

Indo Digital Laporkan Akun Buzzer Anies-Sandi & Ahok-Djarot

News | Jum'at, 14 April 2017 | 11:35 WIB

Terkini

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:30 WIB

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:29 WIB

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:26 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:13 WIB

×