Basmi Terorisme, Polri Gandeng Kepolisian Arab Saudi

Adhitya Himawan

Rabu, 19 April 2017 | 06:24 WIB
Basmi Terorisme, Polri Gandeng Kepolisian Arab Saudi
Peresmian kerjasama kepolisian Arab Saudi dan Polri, di Jakarta, Selasa (18/4/2017). [Antara/Rivan Awal Lingga]

Kepolisian RI-Kerajaan Arab Saudi akan memperkuat kerja sama bidang penanganan terorisme, sebagai salah satu butir kesepakatan yang ditandatangani oleh kedua negara saat kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Indonesia.

Sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) tersebut, Kepala Kepolisian Arab Saudi Letjen Othman Bin Nasser Al Mehridj berkunjung ke Mabes Polri dan bertemu Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk membahas pertukaran informasi keamanan dalam upaya menanggulangi ancaman terorisme.

"Penanganan terorisme yang dilakukan Kerajaan Saudi dianggap cukup berhasil, tentu saja Saudi terbuka bagi seluruh negara termasuk Indonesia dalam peningkatan kerja sama di bidang ini," ujar Letjen Othman dalam konferensi pers di kediaman Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Osama Mohammed Al-Shuibi di Jakarta, Selasa malam (18/4/2017).

Arab Saudi memang telah diakui sebagai salah satu negara yang berhasil dalam penanganan terorisme, dibuktikan dengan medali penghargaan yang diterima oleh putra mahkota Kerajaan Arab Saudi Muhammed bin Nayef dari badan intelijen pemerintah federal Amerika Serikat (CIA) pada Februari lalu.

Nayef yang menjabat menteri dalam negeri Arab Saudi sejak 2012, pernah mengawasi tindakan keras terharap Al-Qaeda, kelompok yang membunuh para personnel keamanan serta warga negara asing di kerajaan tersebut antara 2003 hingga 2007.

Pria 57 tahun yang pada 2009 selamat dari upaya pembunuhan oleh Al-Qaeda itu menerima penghargaan CIA atas kinerja intelijen yang sangat baik dalam upaya penanggulangan terorisme dan kontribusinya untuk mewujudkan keamanan serta perdamaian dunia.

Menyebut bahwa penanganan terorisme di negaranya sedikit berbeda dengan di Indonesia yang secara spesifik dilakukan oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, Letjen Othman mengaku siap berbagi pengalaman dengan kepolisian Indonesia saat kunjungan balasan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian ke Arab Saudi pada akhir Mei 2017.

"Di Saudi penanganan terorisme menjadi tugas dari gabungan berbagai institusi. Kami akan memberi kesempatan (Kapolri) untuk melihat secara dekat pengalaman dan kesuksesan Saudi dalam menangani masalah ini, mulai dari ancaman kelompok Al-Qaeda hingga ISIS sekarang ini," kata dia.

Wakapolri Komjen Pol Syafruddin menjelaskan bahwa kunjungan resmi Kapolri akan dilakukan bertepatan dengan pelaksanaan ibadah umrahnya pada awal bulan Ramadan.

baca juga

Dalam kunjungan tersebut akan dibahas lebih mendetail implementasi MoU yang telah ditandatangani terutama tentang penanganan kejahatan yang bersifat lintas negara seperti terorisme, kejahatan cyber, pencurian dan penyelundupan senjata, pencucian uang, perdagangan orang, serta penyelundupan migran.

Khusus untuk menghadapi kelompok militan ISIS, Syafruddin menyebut bahwa personnel Densus 88 Antiteror telah beberapa kali berangkat ke Turki, Jordania, dan Arab Saudi untuk menjemput WNI yang diduga sempat bergabung dengan kelompok tersebut dan akan kembali ke Tanah Air untuk menjadi pejuang teroris asing (FTF).

Dari hampir 2.000 masyarakat Indonesia yang masuk ke Suriah, hanya 1.300 orang yang terdata secara resmi. Yang masuk secara ilegal dan akan kembali ke Indonesia diduga untuk menyebarkan paham radikal, akan diantisipasi oleh Densus 88.

"Itu yang dilakukan densus dan seluruh aparat selama ini. Jadi kalau densus melakukan penegakan hukum, pencegahan, dan penangkapan itu adalah untuk mencegah terorisme di Tanah Air," kata Syafruddin. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Helikopter Black Hawk Arab Saudi Jatuh, 12 Tentara Tewas

Helikopter Black Hawk Arab Saudi Jatuh, 12 Tentara Tewas

News | Rabu, 19 April 2017 | 01:48 WIB

Kerjasama Bilateral Kepolisian RI dan Arab Saudi

Kerjasama Bilateral Kepolisian RI dan Arab Saudi

Foto | Selasa, 18 April 2017 | 13:45 WIB

Kapolri Larang Massa dari Daerah Datang ke Jakarta Esok

Kapolri Larang Massa dari Daerah Datang ke Jakarta Esok

News | Selasa, 18 April 2017 | 10:25 WIB

Pertebal Keamanan Pilkada, Polri Siapkan 25 Ribu Pasukan Cadangan

Pertebal Keamanan Pilkada, Polri Siapkan 25 Ribu Pasukan Cadangan

News | Selasa, 18 April 2017 | 10:04 WIB

Investasi Arab Saudi Kurang, Jokowi Perbaiki Iklim Investasi

Investasi Arab Saudi Kurang, Jokowi Perbaiki Iklim Investasi

Bisnis | Sabtu, 15 April 2017 | 17:31 WIB

Investasi Arab Saudi di Indonesia Kecil, Jokowi Siap Introspeksi

Investasi Arab Saudi di Indonesia Kecil, Jokowi Siap Introspeksi

Bisnis | Sabtu, 15 April 2017 | 15:42 WIB

Jokowi Kecewa Terhadap Kecilnya Investasi Arab Saudi di Indonesia

Jokowi Kecewa Terhadap Kecilnya Investasi Arab Saudi di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 14 April 2017 | 08:37 WIB

Ungkap Kasus Novel, Polri Bentuk Tim Gabungan, Bekerja 1x24 Jam

Ungkap Kasus Novel, Polri Bentuk Tim Gabungan, Bekerja 1x24 Jam

News | Rabu, 12 April 2017 | 15:13 WIB

Polisi Tunda Pemeriksaan Novel Baswedan, Ini Alasannya

Polisi Tunda Pemeriksaan Novel Baswedan, Ini Alasannya

News | Selasa, 11 April 2017 | 18:35 WIB

Air Keras Sisa Penyerangan Novel Baswedan Diperiksa di Puslabfor

Air Keras Sisa Penyerangan Novel Baswedan Diperiksa di Puslabfor

News | Selasa, 11 April 2017 | 12:25 WIB

Terkini

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:32 WIB

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:26 WIB

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB