Viral! Cuma 17 Menit, Ahok Bisa Tuntaskan Persoalan 33 Warga

Reza Gunadha

Rabu, 03 Mei 2017 | 06:15 WIB
Viral! Cuma 17 Menit, Ahok Bisa Tuntaskan Persoalan 33 Warga
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tengah menerima pengaduan dan menyelesaikan persoalan warga. [Diskominfo]

Suara.com - Menemui warga dan menerima serta memberikan solusi terhadap persoalan yang diadukan mereka, menjadi rutinitas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) setiap pagi di kantornya, Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Bahkan, lima bulan sebelum masa jabatannya habis, warga ibu kota yang datang mengadukan persoalannya ke Ahok justru semakin banyak.

Saking banyaknya, pemprov kekinian membatasi waktu dan jumlah warga yang ingin mengadu. Kebijakan sama juga diberlakukan kepada orang-orang yang sekadar ingin berfoto bareng Ahok.

Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri Pemprov DKI Muhamad Mawardi, Selasa (2/5/2017), mengatakan, kebijakan tersebut mulai diberlakukan sejak Jumat (28/4) pekan lalu.

"Setiap hari, maksimal 30 warga akan diterima pengaduannya. Mereka dilayani sampai pukul 7.30 WIB. Sementara yang ingin berfoto, akan dilayani sampai pukul 08.30 WIB," tuturnya.

Mawardi menuturkan, pembatasan tersebut diberlakukan karena Ahok ingin menyelesaikan sejumlah program sebelum masa jabatannya habis, Oktober 2017.

Tampaknya, meski dibatasi, warga tak perlu mengkhawatirkan persoalannya terbengkalai. Pasalnya, Ahok mampu menyelesaikan masalah-masalah yang diadukan secara cepat.

Itu setidaknya tampak dari rekaman video Ahok saat menerima pengaduan warga. Dirinya, mampu menyelesaikan memberikan solusi kepada puluhan warga hanya dalam hitungan menit.

baca juga

Dalam video yang direkam Dinas Komunikasi dan Informatika DKI tersebut, Ahok menerima dan mengeluarkan keputusan terkait persoalan 33 warga hanya dalam waktu 17 menit.

"Ini pak, saya ada persoalan KJP (Kartu Jakarta Pintar)," tutur seorang ibu dalam video itu.

"Oh, KJP, langsung daftar di sana, akan diselesaikan," tutur Ahok, menjawab sang ibu.

Sembari berjalan menuju pintu masuk kantornya, Ahok terus melayani pengaduan warga.

"Suami saya sakit pak. Mau berobat pakai BPJS, tapi masih ada tunggakan," tutur ibu lainnya.

"Berobatnya di (kamar rawat) kelas berapa?" tanya Ahok. "Kelas tiga pak," timpal si ibu. "Bayarin nih, ya, tolong urus ibu ini. Bayarin, pemprov yang menanggung kalau kelas tiga. Ibu ikut bapak ini ya. Salam buat bapaknya yang sakit, lekas sembuh," tutur Ahok.

Video Ahok menyelesaikan 33 persoalan warga hanya dalam waktu 17 menit tersebut, viral di media-media sosial.

William Liung, warganet, mengomentari video tersebut dengan memberikan perhitungan matematis mengenai jumlah persoalan warga yang mampu diselesaikan Ahok dalam sebulan.

"Jika 33 permasalahan rakyat selesai hanya dalam waktu 17 menit, diasumsikan 1 permasalahan selesai dalam waktu ±0.5 menit. Semisal 1 hari ada 33 masalah dikalikan 25 hari kerja = 825 masalah yang diselesaikan dalam waktu ±425 menit," terangnya.

Banyak pula warganet yang mengkhawatirkan, tradisi menemui dan menyelesaikan persoalan warga tersebut menghilang seusai Ahok dan wakilnya, Djarot Saiful Hidayat, tak lagi bekerja di Balai Kota.

 "Jujur, tidak sanggup menonton (video) sampai selesai, keburu air mata tumpah. Tak terbayang kalau Pak Ahok tak lagi ada di Balai Kota. Warga mau mengadu kemana," tulis Anna Raffa.

Ahok-Djarot dipastikan tidak lagi menjabat Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, per Oktober 2017. Sebab, mereka kalah dalam pertarungan dengan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang digelar hingga dua putaran, 19 Februari dan 19 April.

Selengkapnya, simak video ini:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketimbang Dibakar, Ini Manfaat Karangan Bunga buat Ahok

Ketimbang Dibakar, Ini Manfaat Karangan Bunga buat Ahok

Video | Selasa, 02 Mei 2017 | 22:53 WIB

GNPF Demo Ahok 5 Mei, Ini Nama-nama Tokoh Agama yang Dukung

GNPF Demo Ahok 5 Mei, Ini Nama-nama Tokoh Agama yang Dukung

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 19:55 WIB

Ahok Mulai Batasi Warga yang Ingin Berfoto dan Mengadu

Ahok Mulai Batasi Warga yang Ingin Berfoto dan Mengadu

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 19:44 WIB

GNPF MUI Klaim 3,5 Juta Massa Akan Demo Kasus Ahok ke MA

GNPF MUI Klaim 3,5 Juta Massa Akan Demo Kasus Ahok ke MA

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 19:26 WIB

Ahok Kasihan, Lalu Selamatkan Wajah Anies di Kampung Akuarium

Ahok Kasihan, Lalu Selamatkan Wajah Anies di Kampung Akuarium

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 19:23 WIB

Dikunjungi Habib Sting: Dia Main ke Rumah, Sudah seperti Keluarga

Dikunjungi Habib Sting: Dia Main ke Rumah, Sudah seperti Keluarga

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 18:50 WIB

Ahok Pastikan Tim Transisi Anies-Sandi Tak Bisa Sentuh APBDP 2017

Ahok Pastikan Tim Transisi Anies-Sandi Tak Bisa Sentuh APBDP 2017

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 19:38 WIB

Anies Cari Burung Merpati Hitam di Kios Ahok

Anies Cari Burung Merpati Hitam di Kios Ahok

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 20:05 WIB

Ini Pihak yang Dirugikan saat Karangan Bunga Ahok Dibakar

Ini Pihak yang Dirugikan saat Karangan Bunga Ahok Dibakar

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 19:32 WIB

Polisi Memburu Buruh Pro Anies Pembakar Karangan Bunga Ahok

Polisi Memburu Buruh Pro Anies Pembakar Karangan Bunga Ahok

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 20:01 WIB

Terkini

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB